Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, Joko Sampurno. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Kegiatan Jambore dan Musyawarah Besar (Mubes) Bunda PAUD Kutai Kartanegara (Kukar) 2025 resmi ditutup pada Sabtu (29/6/2025), di Landasan Pesawat, Kecamatan Kota Bangun.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, Joko Sampurno mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan PAUD berkelanjutan di seluruh wilayah Kukar.
“Selama tiga hari pelaksanaan kemarin, kita sudah tukar gagasan dan meneguhkan kembali tujuan bersama, memberikan pendidikan terbaik untuk anak sejak usia dini,” kata Joko, Selasa (1/7/2205).
Ia menilai, Jambore dan Mubes itu bukan hanya sekadar acara seremonial, tapi menjadi tonggak penting untuk memperkuat komitmen terhadap dunia pendidikan.
Sementara, dalam kegiatan ini Kecamatan Loa Janan berhasil meraih juara berkat partisipasi aktif dan capaian luar biasa dalam berbagai kegiatan jambore. Selain itu seluruh pemenang dari kategori lomba lainnya juga menerima piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.
Joko Sampurno juga menyoroti pentingnya peran Bunda PAUD di setiap level pemerintahan, mulai dari nasional hingga desa.
“Bunda PAUD ini garda terdepan yang menjembatani aspirasi masyarakat dan pemerintah, serta menjadi mitra strategis guru PAUD,” ujarnya.
Kata dia, melalui jambore dan mubes ini, para Bunda PAUD, guru dan tenaga kependidikan mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi, saling berbagi modul pelatihan, hingga memperkuat jaringan kolaborasi yang solid.
“Kita perlu memastikan setiap pendidik PAUD di Kukar memiliki akses yang sama terhadap sumber daya dan pelatihan berkualitas,” tegas Joko.
Joko juga berharap, kegiatan seperti ini mampu memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan, termasuk organisasi profesi yang punya peran vital dalam ekosistem PAUD.
“Melalui pertukaran ide dan praktik selama jambore dan mubes, kita membuka jalan menuju sistem pembelajaran yang tidak hanya efektif, tapi juga menyenangkan dan relevan,” tutupnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, Joko Sampurno. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Kegiatan Jambore dan Musyawarah Besar (Mubes) Bunda PAUD Kutai Kartanegara (Kukar) 2025 resmi ditutup pada Sabtu (29/6/2025), di Landasan Pesawat, Kecamatan Kota Bangun.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, Joko Sampurno mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan PAUD berkelanjutan di seluruh wilayah Kukar.
“Selama tiga hari pelaksanaan kemarin, kita sudah tukar gagasan dan meneguhkan kembali tujuan bersama, memberikan pendidikan terbaik untuk anak sejak usia dini,” kata Joko, Selasa (1/7/2205).
Ia menilai, Jambore dan Mubes itu bukan hanya sekadar acara seremonial, tapi menjadi tonggak penting untuk memperkuat komitmen terhadap dunia pendidikan.
Sementara, dalam kegiatan ini Kecamatan Loa Janan berhasil meraih juara berkat partisipasi aktif dan capaian luar biasa dalam berbagai kegiatan jambore. Selain itu seluruh pemenang dari kategori lomba lainnya juga menerima piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.
Joko Sampurno juga menyoroti pentingnya peran Bunda PAUD di setiap level pemerintahan, mulai dari nasional hingga desa.
“Bunda PAUD ini garda terdepan yang menjembatani aspirasi masyarakat dan pemerintah, serta menjadi mitra strategis guru PAUD,” ujarnya.
Kata dia, melalui jambore dan mubes ini, para Bunda PAUD, guru dan tenaga kependidikan mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi, saling berbagi modul pelatihan, hingga memperkuat jaringan kolaborasi yang solid.
“Kita perlu memastikan setiap pendidik PAUD di Kukar memiliki akses yang sama terhadap sumber daya dan pelatihan berkualitas,” tegas Joko.
Joko juga berharap, kegiatan seperti ini mampu memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan, termasuk organisasi profesi yang punya peran vital dalam ekosistem PAUD.
“Melalui pertukaran ide dan praktik selama jambore dan mubes, kita membuka jalan menuju sistem pembelajaran yang tidak hanya efektif, tapi juga menyenangkan dan relevan,” tutupnya. (Adv)
(Sf/Lo)