Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Disbun Lakukan Pendampingan pada Petani Kakau di Loa Kulu dan Kota Bangun

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    11 Maret 2024 pukul 15:58 WITA

    Kepala Dinas Perkebunan (Disbun), Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Muhammad Taufik. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Dinas Perkebunan (Disbun) Kukar terus melakukan pendampingan terhadap petani kakao yang berada di Kecamatan Loa Kulu dan Kota Bangun.

    Kepala Disbun Kukar, Muhammad Taufik mengaku sesuai dengan intruksi Bupati Kular, pihaknya diminta untuk melakukan pendampingan terhadap petani kakau tersebut agar petani kakau tidak alami gagal panen.

    "Pada perkebunan kakau ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi petani gagal panen, seperti hama dan lainnya," kata Muhammad Taufik, Senin (11/3/2024).

    Ia menyebut lahan perkebunan kakao berada di Jonggon Desa, Kecamatan Loa Kulu mdncapai 120 hektare. "Alhamdulillah untuk produksi kakau selama ini berjalan dengan baik," sebutnya.

    Pemerintah daerah pun berkomitmen memajukan dan mendukung sektor perkebunan, termasuk kakao. Bentuk dukungan yang diberikan adalah menyediakan obat hama dan lainnya.

    "Kita terus dorong pengembangan kakao di Kukar, seperti di Kota Bangun," ungkapnya.

    Kata dia, kakao merupakan buah yang banyak diminati. Untuk pemasarannya sendiri sangat mudah dengan harga stabil. Selama ini para petani kakau menjual hasil kebunnya ke Samarinda.

    Pihaknya juga bersinergi dengan Dinas Koperasi dan UMKM untuk memasarkan hasil perkebunan kakau, baik dijual langsung maupun diolah lebih lanjut, sehingga hasil perkebunan kakau memiliki nilai tambah.

    "Jadi pemerintah daerah tak hanya fokus pada produksi saja, tapi juga memikirkan hasil produk tersebut akan dijadikan apa dan dijual kemana," pungkasnya. (adv)

    (Sf/By)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Disbun Lakukan Pendampingan pada Petani Kakau di Loa Kulu dan Kota Bangun

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    11 Maret 2024 pukul 15:58 WITA

    Kepala Dinas Perkebunan (Disbun), Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Muhammad Taufik. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Dinas Perkebunan (Disbun) Kukar terus melakukan pendampingan terhadap petani kakao yang berada di Kecamatan Loa Kulu dan Kota Bangun.

    Kepala Disbun Kukar, Muhammad Taufik mengaku sesuai dengan intruksi Bupati Kular, pihaknya diminta untuk melakukan pendampingan terhadap petani kakau tersebut agar petani kakau tidak alami gagal panen.

    "Pada perkebunan kakau ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi petani gagal panen, seperti hama dan lainnya," kata Muhammad Taufik, Senin (11/3/2024).

    Ia menyebut lahan perkebunan kakao berada di Jonggon Desa, Kecamatan Loa Kulu mdncapai 120 hektare. "Alhamdulillah untuk produksi kakau selama ini berjalan dengan baik," sebutnya.

    Pemerintah daerah pun berkomitmen memajukan dan mendukung sektor perkebunan, termasuk kakao. Bentuk dukungan yang diberikan adalah menyediakan obat hama dan lainnya.

    "Kita terus dorong pengembangan kakao di Kukar, seperti di Kota Bangun," ungkapnya.

    Kata dia, kakao merupakan buah yang banyak diminati. Untuk pemasarannya sendiri sangat mudah dengan harga stabil. Selama ini para petani kakau menjual hasil kebunnya ke Samarinda.

    Pihaknya juga bersinergi dengan Dinas Koperasi dan UMKM untuk memasarkan hasil perkebunan kakau, baik dijual langsung maupun diolah lebih lanjut, sehingga hasil perkebunan kakau memiliki nilai tambah.

    "Jadi pemerintah daerah tak hanya fokus pada produksi saja, tapi juga memikirkan hasil produk tersebut akan dijadikan apa dan dijual kemana," pungkasnya. (adv)

    (Sf/By)