Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Dinsos Kukar Sebut Banyak Anak Terlantar  Yang Tinggal Dirumah

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Rusdianto
    09 Maret 2025 pukul 16:14 WITA

    Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kukar, Yuliandris. (Foto: M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Anak terlantar sering dianggap sebagai gelandangan yang hidup di jalanan tanpa orang tua atau tempat tinggal. Padahal, banyak yang masih tinggal bersama keluarga di rumah, tetapi bisa dikatakan terlantar.

    "Banyak yang masih kurang paham dengan kata anak terlantar ini. Mereka mengira, terlantar itu hidupnya cuma dijalan, anak terlantar itu ada juga anak yang tinggal di rumah tapi kondisi kurangnya perhatian dari orang tua atau keluarga. Itu bisa dikatakan terlantar," kata Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kukar, Yuliandris Minggu (9/3/2025).

    Ia menyebut, keterlantaran anak bisa terjadi karena faktor ekonomi, perceraian, perlakuan salah yang diterima anak, pendidikan orang tua yang rendah, itu semua berpengaruh kepada pola asuh yang kurang baik. 

    Yuliandris mengaku, pihaknya kini telah menjalankan berbagai program bantuan bagi anak-anak yang membutuhkan seperti bantuan tunai, bantuan makanan, serta pembinaan bagi anak-anak ini. 

    Kata dia, sekitar 18 lembaga kesejahteraan sosial anak yang telah dikelola oleh masyarakat. Lembaga ini berperan dalam memberikan perlindungan, pembinaan serta pengasuhan kepda anak yang tidak mendapatkan perhatian cukup dari keluarga.

    "Kita juga punya Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Sosial Loka Bina Karya di Bukit Biru yang menangani anak-anak terlantar," sebutnya. 

    Panti ini sebelumnya sempat ditutup selama beberapa tahun karena kewenangannya diambil alih oleh pihak provinsi, ini menyebabkan jumlah anak yang bisa ditampung menjadi terbatas.

    "Kalau sekarang disitu ada sekitar 12 orang anak. Fasilitasnya lama tak diurus, kita akan rehab pantinya. Saya juga berharap kerja samanya dengan masyarakat kalau melihat anak-anak terlantar segera laporkan ke saja kepada kami,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Dinsos Kukar Sebut Banyak Anak Terlantar  Yang Tinggal Dirumah

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Rusdianto
    09 Maret 2025 pukul 16:14 WITA

    Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kukar, Yuliandris. (Foto: M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Anak terlantar sering dianggap sebagai gelandangan yang hidup di jalanan tanpa orang tua atau tempat tinggal. Padahal, banyak yang masih tinggal bersama keluarga di rumah, tetapi bisa dikatakan terlantar.

    "Banyak yang masih kurang paham dengan kata anak terlantar ini. Mereka mengira, terlantar itu hidupnya cuma dijalan, anak terlantar itu ada juga anak yang tinggal di rumah tapi kondisi kurangnya perhatian dari orang tua atau keluarga. Itu bisa dikatakan terlantar," kata Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kukar, Yuliandris Minggu (9/3/2025).

    Ia menyebut, keterlantaran anak bisa terjadi karena faktor ekonomi, perceraian, perlakuan salah yang diterima anak, pendidikan orang tua yang rendah, itu semua berpengaruh kepada pola asuh yang kurang baik. 

    Yuliandris mengaku, pihaknya kini telah menjalankan berbagai program bantuan bagi anak-anak yang membutuhkan seperti bantuan tunai, bantuan makanan, serta pembinaan bagi anak-anak ini. 

    Kata dia, sekitar 18 lembaga kesejahteraan sosial anak yang telah dikelola oleh masyarakat. Lembaga ini berperan dalam memberikan perlindungan, pembinaan serta pengasuhan kepda anak yang tidak mendapatkan perhatian cukup dari keluarga.

    "Kita juga punya Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Sosial Loka Bina Karya di Bukit Biru yang menangani anak-anak terlantar," sebutnya. 

    Panti ini sebelumnya sempat ditutup selama beberapa tahun karena kewenangannya diambil alih oleh pihak provinsi, ini menyebabkan jumlah anak yang bisa ditampung menjadi terbatas.

    "Kalau sekarang disitu ada sekitar 12 orang anak. Fasilitasnya lama tak diurus, kita akan rehab pantinya. Saya juga berharap kerja samanya dengan masyarakat kalau melihat anak-anak terlantar segera laporkan ke saja kepada kami,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)