Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Kepala Desa Loa Duri Ulu, Muhammad Arsyad. (Foto: M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan baru-baru ini menerima bantuan pembangunan fasilitas Mandi, Cuci dan Kakus (MCK) dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kutai Kartanegara (Kukar).
Sebanyak 18 warga desa mendapat manfaat dari program tersebut. Bantuan itu merupakan hasil usulan desa yang diajukan pada 2024.
Kepala Desa Loa Duri Ulu, Muhammad Arsyad mengungkapkan bantuan ini sangat berarti bagi warga desa, terutama dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Alhamdulillah tahun ini usulan warga kami dapat bantuan oleh Dinas Perkim. Ada 18 rumah yang menerima bantuan MCK, tersebar di seluruh dusun berdasarkan data DTKS dan masukan dari Ketua RT,” kata Arsyad, Sabtu (11/10/2025).
Ia menilai fasilitas MCK sangat penting untuk menunjang kebersihan dan kesehatan masyarakat. Sanitasi yang buruk menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kasus stunting di wilayah tersebut.
Kata dia, Pemerintah Desa Loa Duri Ulu berkomitmen untuk terus mendorong program yang memberi dampak langsung bagi masyarakat untuk diteruskan hingga ke depannya.
"Warga yang merima bantuan merasa sangat terbantu dan berharap bantuan seperti ini bisa dilanjutkan ke depan agar semakin banyak keluarga yang memiliki akses terhadap sanitasi yang layak," ujarnya.
Pemerintah Desa Loa Duri Ulu, kata Arsyad, akan terus berkomitmen mendorong program yang memberi dampak langsung bagi masyarakat.
Ia juga mengapresiasi Dinas Perkim dan dinas terkait dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga melalui perbaikan sanitasi lingkungan. ''Kami ingin bantuan seperti ini bisa berdampak kepada semua masyarakat di sini,” tutupnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

Kepala Desa Loa Duri Ulu, Muhammad Arsyad. (Foto: M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan baru-baru ini menerima bantuan pembangunan fasilitas Mandi, Cuci dan Kakus (MCK) dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kutai Kartanegara (Kukar).
Sebanyak 18 warga desa mendapat manfaat dari program tersebut. Bantuan itu merupakan hasil usulan desa yang diajukan pada 2024.
Kepala Desa Loa Duri Ulu, Muhammad Arsyad mengungkapkan bantuan ini sangat berarti bagi warga desa, terutama dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Alhamdulillah tahun ini usulan warga kami dapat bantuan oleh Dinas Perkim. Ada 18 rumah yang menerima bantuan MCK, tersebar di seluruh dusun berdasarkan data DTKS dan masukan dari Ketua RT,” kata Arsyad, Sabtu (11/10/2025).
Ia menilai fasilitas MCK sangat penting untuk menunjang kebersihan dan kesehatan masyarakat. Sanitasi yang buruk menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kasus stunting di wilayah tersebut.
Kata dia, Pemerintah Desa Loa Duri Ulu berkomitmen untuk terus mendorong program yang memberi dampak langsung bagi masyarakat untuk diteruskan hingga ke depannya.
"Warga yang merima bantuan merasa sangat terbantu dan berharap bantuan seperti ini bisa dilanjutkan ke depan agar semakin banyak keluarga yang memiliki akses terhadap sanitasi yang layak," ujarnya.
Pemerintah Desa Loa Duri Ulu, kata Arsyad, akan terus berkomitmen mendorong program yang memberi dampak langsung bagi masyarakat.
Ia juga mengapresiasi Dinas Perkim dan dinas terkait dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga melalui perbaikan sanitasi lingkungan. ''Kami ingin bantuan seperti ini bisa berdampak kepada semua masyarakat di sini,” tutupnya. (Adv)
(Sf/Lo)