Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Kepala Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang, Yahya. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pemerintah Desa (Pemdes) Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang terus berupaya memanfaatkan lahan eks pertambangan batubara untuk tamanan jagung.
Kepala Desa Embalut, Yahya mengatakan jagung yang memanfaatkan lahan eks tambang ini bukan pertama kalinya dilakukan, tapi sudah keempat kallinya.
Luas lahan pasca tambang yang dapat dimannfaatkan mencapai 200 Hektare (Ha).
"Kita selalu optimis dengan apa yang sudah dilakuan ini akan membuahkan hasil yang baik," kata Yahya Senin (25/11/2024).
Kata dia, penanaman jagung di lahan eks tambang ini menjadi bukti keberhasilan para petani jagung.
Ia berharap hasil produksi jagung ini terus meningkat dan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di desa tersebut, terutama bagi kelompok tani jagung.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah atas alokasi lahan itu, Dulu sangat sulit untuk menjual jagung, karena tidak adanya pasar. Tapi sekarang sudah ada permintaan yang cukup besar,” tutupnya. (Adv)
(Sf/By)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

Kepala Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang, Yahya. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pemerintah Desa (Pemdes) Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang terus berupaya memanfaatkan lahan eks pertambangan batubara untuk tamanan jagung.
Kepala Desa Embalut, Yahya mengatakan jagung yang memanfaatkan lahan eks tambang ini bukan pertama kalinya dilakukan, tapi sudah keempat kallinya.
Luas lahan pasca tambang yang dapat dimannfaatkan mencapai 200 Hektare (Ha).
"Kita selalu optimis dengan apa yang sudah dilakuan ini akan membuahkan hasil yang baik," kata Yahya Senin (25/11/2024).
Kata dia, penanaman jagung di lahan eks tambang ini menjadi bukti keberhasilan para petani jagung.
Ia berharap hasil produksi jagung ini terus meningkat dan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di desa tersebut, terutama bagi kelompok tani jagung.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah atas alokasi lahan itu, Dulu sangat sulit untuk menjual jagung, karena tidak adanya pasar. Tapi sekarang sudah ada permintaan yang cukup besar,” tutupnya. (Adv)
(Sf/By)