Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri menegaskan pentingnya rapat koordinasi sekaligus evaluasi pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Kukar agar ditetapkan berjalan lancar dan efektif.
“Rakor itu sekaligus merumuskan rencana prioritas pembangunan 2026 mendatang. Kalau Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sudah disahkan, semua program harus disesuaikan dan menjadi fokus untuk ke depannya nanti, termasuk kebijakan pembangunan jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat," kata Aulia, Rabu (17/9/2025).
Ia mengingatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melibatkan masyarakat agar program yang diusulkan sesuai dengan keinginan mereka.
Menurutnya jalur penghubung antara kecamatan dan desa, serta akses menuju pusat layanan publik harus menjadi salah satu agenda penting dalam program tersebut.
Perbaikan jalan dari wilayah Muara Wis, Muara Muntai dan Kembang Janggut, kemudian jalan menuju sekolah, puskesmas, pasar, termasuk akses dari sentra pertanian ke pusat ekonomi hingga kawasan wisata harus dipastikan dalam kondisi baik dan terhubung.
Aulia menekankan, pentingnya pembangunan jalan dengan kualitas yang terjamin agar tidak cepat mengalami kerusakan. Penanganan kondisi darurat seperti longsor harus dilakukan segera tanpa menunda.
“Selain membangun, kita juga harus memikirkan penanganannya supaya ada peningkatan kualitas dan permasalahan bisa diatasi secara tuntas,” tegasnya.
Ia menilai seluruh perangkat daerah telah memahami langkah yang harus ditempuh untuk memformulasikan kriteria prioritas jalan yang harus lebih dulu dibangun.
"Saya harap sinergi ini membuahkan hasil sesuai dengan yang diinginkan, agar benar-benar mampu membuka roda perekonomian untuk masyarakat, khususnya di Kabupaten Kukar,” tutupnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri menegaskan pentingnya rapat koordinasi sekaligus evaluasi pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Kukar agar ditetapkan berjalan lancar dan efektif.
“Rakor itu sekaligus merumuskan rencana prioritas pembangunan 2026 mendatang. Kalau Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sudah disahkan, semua program harus disesuaikan dan menjadi fokus untuk ke depannya nanti, termasuk kebijakan pembangunan jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat," kata Aulia, Rabu (17/9/2025).
Ia mengingatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melibatkan masyarakat agar program yang diusulkan sesuai dengan keinginan mereka.
Menurutnya jalur penghubung antara kecamatan dan desa, serta akses menuju pusat layanan publik harus menjadi salah satu agenda penting dalam program tersebut.
Perbaikan jalan dari wilayah Muara Wis, Muara Muntai dan Kembang Janggut, kemudian jalan menuju sekolah, puskesmas, pasar, termasuk akses dari sentra pertanian ke pusat ekonomi hingga kawasan wisata harus dipastikan dalam kondisi baik dan terhubung.
Aulia menekankan, pentingnya pembangunan jalan dengan kualitas yang terjamin agar tidak cepat mengalami kerusakan. Penanganan kondisi darurat seperti longsor harus dilakukan segera tanpa menunda.
“Selain membangun, kita juga harus memikirkan penanganannya supaya ada peningkatan kualitas dan permasalahan bisa diatasi secara tuntas,” tegasnya.
Ia menilai seluruh perangkat daerah telah memahami langkah yang harus ditempuh untuk memformulasikan kriteria prioritas jalan yang harus lebih dulu dibangun.
"Saya harap sinergi ini membuahkan hasil sesuai dengan yang diinginkan, agar benar-benar mampu membuka roda perekonomian untuk masyarakat, khususnya di Kabupaten Kukar,” tutupnya. (Adv)
(Sf/Lo)