Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Bupati Kukar Sebut Tradisi Beseprah di Kutai Jadi Simbol Kesetaraan Sosial 

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    25 September 2025 pukul 13:32 WITA

    Ribuan masyarakat Kukar ikut Beseprah. (Foto: M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri menyebut Beseprah adalah warisan budaya duduk bersama tanpa melihat strata sosial. 

    Ratusan warga Kukar juga ikut meramaikan tradisi tahunan yang digelar di Jalan Diponegoro, Kecamatan Tenggarong, Kamis (25/9/2025). Acara beseprah merupakan rangkaian Erau Adat Kutai yang dilaksanakan sejak 21-29 September 2025 mendatang. 

    Aulia mengatakan tradisi ini mengisyaratkan manusia untuk saling melayani dan bantu membantu satu dengan lainnya. "Beseprah jadi simbol kesetaraan tanpa membedakan kalangan atas dan bawah," kata Aulia. 

    Ia juga mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk dapat memaknai filosofi beseprah agar bisa dipahami dan diimplementasikan dalam pekerjaan sehari-hari. Semangat pemimpin untuk melayani masyarakat menjadi bekal melaksanakan amanah.

    “Pemimpin harus bisa melayani, Kukar harus menjadi daerah aman damai sejahtera. Melalui beseprah ciptakan semangat membangun, kebersamaan untuk membangun daerah sesuai visi misi Kukar Idaman Terbaik yang diharapkan bisa membawa kemakmuran bagi rakyat Kukar,” ucapnya. 

    Dirinya berharap tradisi Beseprah dapat terus dilestarikan dan menjadi spirit pembangunan berkelanjutan di Kukar. 

    "Terima kasih kepada Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, pemerintah, swasta dan masyarakat yang telah berupaya menjaga tradisi dan budaya Kukar," ungkapnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Bupati Kukar Sebut Tradisi Beseprah di Kutai Jadi Simbol Kesetaraan Sosial 

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    25 September 2025 pukul 13:32 WITA

    Ribuan masyarakat Kukar ikut Beseprah. (Foto: M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri menyebut Beseprah adalah warisan budaya duduk bersama tanpa melihat strata sosial. 

    Ratusan warga Kukar juga ikut meramaikan tradisi tahunan yang digelar di Jalan Diponegoro, Kecamatan Tenggarong, Kamis (25/9/2025). Acara beseprah merupakan rangkaian Erau Adat Kutai yang dilaksanakan sejak 21-29 September 2025 mendatang. 

    Aulia mengatakan tradisi ini mengisyaratkan manusia untuk saling melayani dan bantu membantu satu dengan lainnya. "Beseprah jadi simbol kesetaraan tanpa membedakan kalangan atas dan bawah," kata Aulia. 

    Ia juga mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk dapat memaknai filosofi beseprah agar bisa dipahami dan diimplementasikan dalam pekerjaan sehari-hari. Semangat pemimpin untuk melayani masyarakat menjadi bekal melaksanakan amanah.

    “Pemimpin harus bisa melayani, Kukar harus menjadi daerah aman damai sejahtera. Melalui beseprah ciptakan semangat membangun, kebersamaan untuk membangun daerah sesuai visi misi Kukar Idaman Terbaik yang diharapkan bisa membawa kemakmuran bagi rakyat Kukar,” ucapnya. 

    Dirinya berharap tradisi Beseprah dapat terus dilestarikan dan menjadi spirit pembangunan berkelanjutan di Kukar. 

    "Terima kasih kepada Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, pemerintah, swasta dan masyarakat yang telah berupaya menjaga tradisi dan budaya Kukar," ungkapnya. (Adv)

    (Sf/Lo)