Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Bupati Kukar Pastikan Persiapan Erau Adat Kutai 2026 Berjalan Sesuai Rencana

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    16 September 2026 pukul 13:26 WITA

    Pemkab Kukar bersama Kesultanan saat menggelar rapat besar terkait persiapan pelaksanaan Erau 2026 (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Erau Adat Kutai 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 20-27 September 2026 mendatang.

    Persiapan itu dibahas dalam rapat besar yang dipimpin langsung Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-21, Aji Muhammad Arifin dan Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri bersama jajaran terkait di Gedung Eks Wanita, Kecamatan Tenggarong, Selasa (15/9/2026).

    Rapat itu digelar bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan, baik sakral maupun seremonial dapat berjalan sesuai rencana.

    “Kemarin kita melaksanakan rapat akbar atau rapat besar terkait dengan persiapan Erau Adat Kutai 2026. Kami memimpin langsung proses rapat ini untuk memastikan seluruh proses berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Aulia, Rabu (16/9/2026).

    Menurutnya, Erau merupakan salah satu agenda besar di Kukar yang tidak hanya menjadi kegiatan pemerintah, tapi juga bagian dari pelestarian adat dan budaya masyarakat Kukar.

    “Erau ini adalah milik seluruh warga masyarakat Kukar. Melalui kegiatan Erau ini, kita menjaga adat, istiadat dan budaya warga masyarakat Kukar,” terangnya.

    Aulia menegaskan seluruh pihak terus dilibatkan dalam persiapan agar pelaksanaan Erau tahun ini dapat berlangsung lancar. Ia berharap tidak ada kendala berarti selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.

    Pelaksanaan Erau tahun ini diketahui tidak mengalami perubahan yang signifikan, baik kegiatan sakral maupun seremonial tetap dilaksanakan sebagaimana yang telah direncanakan dan mengikuti rangkaian pada tahun-tahun sebelumnya.

    “Sampai sejauh ini seluruh kegiatan, baik itu sakral maupun seremonial, berjalan sebagaimana sesuai dengan apa yang kita rencanakan, sebagaimana yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

    Kini, Pemkab Kukar masih melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat terkait kehadiran sejumlah pejabat dalam pelaksanaan Erau 2026.

    Aulia menyebut Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah mengonfirmasi kehadiran dalam kegiatan tersebut, namun kehadiran Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana masih diupayakan.

    “Dari Kemenpar sudah mengonfirmasi untuk hadir. Ibu Menteri masih kami upayakan untuk hadir. Besok, kami zoom meeting langsung dengan Ibu Menteri terkait dengan kegiatan ini,” ungkapnya.

    Selain Kemenpar, Pemkab Kukar juga masih menunggu konfirmasi dari Kementerian Kebudayaan terkait kehadiran dalam rangkaian Erau Adat Kutai 2026.

    Mengenai lokasi pelaksanaan, Aulia memastikan sejauh ini tidak terdapat kendala. Namun, kondisi kualitas udara tetap menjadi perhatian pemerintah di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kukar.

    Pemkab Kukar terus memantau Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) untuk memastikan kondisi udara aman bagi pelaksanaan kegiatan, khususnya yang digelar di luar ruangan.

    “Bagaimana kualitas udara di tempat kita, tentunya kalau seandainya kualitas udaranya tidak memungkinkan untuk pelaksanaan di luar ruangan, ya kita akan berupaya untuk menyesuaikan,” ujarnya.

    Berdasarkan data ISPU yang dipantau hingga saat ini, kondisi udara masih memungkinkan untuk pelaksanaan kegiatan Erau di luar ruangan.

    “Tapi sampai sejauh ini, berdasarkan data ISPU kita, itu masih memungkinkan untuk kita melaksanakan kegiatan di luar ruangan,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Bupati Kukar Pastikan Persiapan Erau Adat Kutai 2026 Berjalan Sesuai Rencana

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    16 September 2026 pukul 13:26 WITA

    Pemkab Kukar bersama Kesultanan saat menggelar rapat besar terkait persiapan pelaksanaan Erau 2026 (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Erau Adat Kutai 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 20-27 September 2026 mendatang.

    Persiapan itu dibahas dalam rapat besar yang dipimpin langsung Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-21, Aji Muhammad Arifin dan Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri bersama jajaran terkait di Gedung Eks Wanita, Kecamatan Tenggarong, Selasa (15/9/2026).

    Rapat itu digelar bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan, baik sakral maupun seremonial dapat berjalan sesuai rencana.

    “Kemarin kita melaksanakan rapat akbar atau rapat besar terkait dengan persiapan Erau Adat Kutai 2026. Kami memimpin langsung proses rapat ini untuk memastikan seluruh proses berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Aulia, Rabu (16/9/2026).

    Menurutnya, Erau merupakan salah satu agenda besar di Kukar yang tidak hanya menjadi kegiatan pemerintah, tapi juga bagian dari pelestarian adat dan budaya masyarakat Kukar.

    “Erau ini adalah milik seluruh warga masyarakat Kukar. Melalui kegiatan Erau ini, kita menjaga adat, istiadat dan budaya warga masyarakat Kukar,” terangnya.

    Aulia menegaskan seluruh pihak terus dilibatkan dalam persiapan agar pelaksanaan Erau tahun ini dapat berlangsung lancar. Ia berharap tidak ada kendala berarti selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.

    Pelaksanaan Erau tahun ini diketahui tidak mengalami perubahan yang signifikan, baik kegiatan sakral maupun seremonial tetap dilaksanakan sebagaimana yang telah direncanakan dan mengikuti rangkaian pada tahun-tahun sebelumnya.

    “Sampai sejauh ini seluruh kegiatan, baik itu sakral maupun seremonial, berjalan sebagaimana sesuai dengan apa yang kita rencanakan, sebagaimana yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

    Kini, Pemkab Kukar masih melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat terkait kehadiran sejumlah pejabat dalam pelaksanaan Erau 2026.

    Aulia menyebut Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah mengonfirmasi kehadiran dalam kegiatan tersebut, namun kehadiran Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana masih diupayakan.

    “Dari Kemenpar sudah mengonfirmasi untuk hadir. Ibu Menteri masih kami upayakan untuk hadir. Besok, kami zoom meeting langsung dengan Ibu Menteri terkait dengan kegiatan ini,” ungkapnya.

    Selain Kemenpar, Pemkab Kukar juga masih menunggu konfirmasi dari Kementerian Kebudayaan terkait kehadiran dalam rangkaian Erau Adat Kutai 2026.

    Mengenai lokasi pelaksanaan, Aulia memastikan sejauh ini tidak terdapat kendala. Namun, kondisi kualitas udara tetap menjadi perhatian pemerintah di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kukar.

    Pemkab Kukar terus memantau Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) untuk memastikan kondisi udara aman bagi pelaksanaan kegiatan, khususnya yang digelar di luar ruangan.

    “Bagaimana kualitas udara di tempat kita, tentunya kalau seandainya kualitas udaranya tidak memungkinkan untuk pelaksanaan di luar ruangan, ya kita akan berupaya untuk menyesuaikan,” ujarnya.

    Berdasarkan data ISPU yang dipantau hingga saat ini, kondisi udara masih memungkinkan untuk pelaksanaan kegiatan Erau di luar ruangan.

    “Tapi sampai sejauh ini, berdasarkan data ISPU kita, itu masih memungkinkan untuk kita melaksanakan kegiatan di luar ruangan,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)