Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Buka Festival Ramadan di Maluhu, Bupati Edi: Saya ingin ini ada di kelurahan lain juga

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Rusdianto
    23 Maret 2024 pukul 10:10 WITA

    Bupati Kukar, Edi Damansyah saat membuka Festival Ramadan 1445 Hijriah di Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Festival Ramadan yang di gelar di Masjid Al-Musyawarah, Jalan Anggana, Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong resmi dibuka, Jumat (22/3/2024) malam. 

    Pembukaan festival tersebut diresmikan oleh Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah yang ditandai dengan pemukulan beduk. 

    Berbagai lomba digelar dalam festival ramadan ini diantaranya, lomba Adzan, bacaan surat pendek Al Qur'an, Tartil, kaligrafi, Habsyi dan gerbek sahur. 

    Festival yang digelar oleh sejumlah unsur yang ada di Kelurahan Maluhu ini pun mendapat apresiasi oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah.

    "Saya mengapresiasi, karena kegiatan festival ini tidak bergerak sendiri. Peserta muncul karena ada pembinaan di lingkungan RT Maluhu," ucap Edi Damansyah.

    Ia menyebutkan kegiatan ini juga disebut bagian dari pada pembinaan yang dapat memotivasi pemuda-pemuda di Kelurahan Maluhu.

     

    Bahkan, kata dia, kegiatan ini juga dapat menjadi contoh bagi kelurahan/desa lain untuk dapat di tiru. Apalagi ini merupakan kegiatan yang sangat positif. 

    Tak hanya itu, Baznas Kukar juga ikut berkolaborasi memberikan bantuan 10 gerobak bagi pelaku UMKM dan membagikan sembako untuk warga.

    “Saya juga berterimakasih kepada Baznas Kukar yang ikut berkolaborasi dalam Festival Ramadan ini, saya ingin ini berjalan tidak hanya di Kelurahan Maluhu saja, tetapi juga bisa ke beberapa kelurahan lainnya di Tenggarong sebagai percontohan,” sebutnya.

    Edi mengimbau agar kegiatan Festival Ramadan ini tetap bernuansa islami dan dalam pelaksanaanya berjalan sukses dan lancar. 

    "Yang paling penting adalah, meski menggelar kegiatan untuk memeriahkan ramadan, jangan sampi mengesampingkan ibadah utamanya," tutupnya.

    (Adv/Sf/By)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Buka Festival Ramadan di Maluhu, Bupati Edi: Saya ingin ini ada di kelurahan lain juga

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Rusdianto
    23 Maret 2024 pukul 10:10 WITA

    Bupati Kukar, Edi Damansyah saat membuka Festival Ramadan 1445 Hijriah di Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Festival Ramadan yang di gelar di Masjid Al-Musyawarah, Jalan Anggana, Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong resmi dibuka, Jumat (22/3/2024) malam. 

    Pembukaan festival tersebut diresmikan oleh Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah yang ditandai dengan pemukulan beduk. 

    Berbagai lomba digelar dalam festival ramadan ini diantaranya, lomba Adzan, bacaan surat pendek Al Qur'an, Tartil, kaligrafi, Habsyi dan gerbek sahur. 

    Festival yang digelar oleh sejumlah unsur yang ada di Kelurahan Maluhu ini pun mendapat apresiasi oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah.

    "Saya mengapresiasi, karena kegiatan festival ini tidak bergerak sendiri. Peserta muncul karena ada pembinaan di lingkungan RT Maluhu," ucap Edi Damansyah.

    Ia menyebutkan kegiatan ini juga disebut bagian dari pada pembinaan yang dapat memotivasi pemuda-pemuda di Kelurahan Maluhu.

     

    Bahkan, kata dia, kegiatan ini juga dapat menjadi contoh bagi kelurahan/desa lain untuk dapat di tiru. Apalagi ini merupakan kegiatan yang sangat positif. 

    Tak hanya itu, Baznas Kukar juga ikut berkolaborasi memberikan bantuan 10 gerobak bagi pelaku UMKM dan membagikan sembako untuk warga.

    “Saya juga berterimakasih kepada Baznas Kukar yang ikut berkolaborasi dalam Festival Ramadan ini, saya ingin ini berjalan tidak hanya di Kelurahan Maluhu saja, tetapi juga bisa ke beberapa kelurahan lainnya di Tenggarong sebagai percontohan,” sebutnya.

    Edi mengimbau agar kegiatan Festival Ramadan ini tetap bernuansa islami dan dalam pelaksanaanya berjalan sukses dan lancar. 

    "Yang paling penting adalah, meski menggelar kegiatan untuk memeriahkan ramadan, jangan sampi mengesampingkan ibadah utamanya," tutupnya.

    (Adv/Sf/By)