Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Bambang Arwanto Gelar Sosialisasi Netralitas ASN di Pilkada Kukar

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    25 November 2024 pukul 19:06 WITA

    Pjs Bupati Kukar, Bambang Arwanto. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Penjabat sementara (Pjs) Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Bambang Arwanto melaksanakan sosialisasi netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pilkada serentak di Kecamatan Loa Janan, Jumat (22/11/2024). 

    Ia mengatakan sosialisasi itu dilakukan untuk memastikan netralitas ASN di Pilkada 2024 agar lebih dipahami dan dimengerti oleh seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di seluruh kecamatan se-Kukar.

    Bambang Arwanto menjelaskan, Kalimantan Timur (Kaltim) merupakan provinsi kelima yang paling tinggi kerawanan Pilkada. 

    "Sekitar 70 persen angka kerawanan di Pilkada Kukar, kita termasuk yang paling tinggi di Kaltim dengan angka sekitar 51,28 persen di tingkat nasional," kata Bambang Arwanto Senin (25/11/2024).

    Menurutnya, hal yang membuat kerawanan Pemilu di Kukar tinggi adalah karena adanya petahana yang mencalonkan kembali dan jumlah pemilih yang besar.

    Ia menekankan, netralitas bagi ASN sangat dipentingkan karena profesi bagi PNS dan PPPK yang bekerja pada instansi pemerintah sebagai pelayan publik. 

    "Kita harus jadi perekat dan pemersatu bangsa yang selalu menjaga netralitasnya," ungkapnya. 

    Kata dia, netralitas merupakan salah satu yang sangat penting untuk diterapkan dalam upaya mewujudkan ASN yang profesional. 

    “Jika ASN tidak menjaga netralitasnya maka akan menimbulkan dampak Ketidakpercayaan Publik” ujarnya.

    Bambang berharap kepada partisipasi masyarakat yang merupakan hal yang penting dalam demokrasi, sehingga keberhasilan pelaksanaan pemilihan adalah tingginya tingkat partisipasi pemilih. 

    "Sudah berapakali pelaksanaan Pilkada di Kukar terhitung tingkat partisipasi masih rendah di bawah 77,05 persen. Kita ingin semua masyarakat Kukar datang ke TPS gunakan hak pilihnya," Pungkasnya. (Adv)

    (Sf/By)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Bambang Arwanto Gelar Sosialisasi Netralitas ASN di Pilkada Kukar

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    25 November 2024 pukul 19:06 WITA

    Pjs Bupati Kukar, Bambang Arwanto. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Penjabat sementara (Pjs) Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Bambang Arwanto melaksanakan sosialisasi netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pilkada serentak di Kecamatan Loa Janan, Jumat (22/11/2024). 

    Ia mengatakan sosialisasi itu dilakukan untuk memastikan netralitas ASN di Pilkada 2024 agar lebih dipahami dan dimengerti oleh seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di seluruh kecamatan se-Kukar.

    Bambang Arwanto menjelaskan, Kalimantan Timur (Kaltim) merupakan provinsi kelima yang paling tinggi kerawanan Pilkada. 

    "Sekitar 70 persen angka kerawanan di Pilkada Kukar, kita termasuk yang paling tinggi di Kaltim dengan angka sekitar 51,28 persen di tingkat nasional," kata Bambang Arwanto Senin (25/11/2024).

    Menurutnya, hal yang membuat kerawanan Pemilu di Kukar tinggi adalah karena adanya petahana yang mencalonkan kembali dan jumlah pemilih yang besar.

    Ia menekankan, netralitas bagi ASN sangat dipentingkan karena profesi bagi PNS dan PPPK yang bekerja pada instansi pemerintah sebagai pelayan publik. 

    "Kita harus jadi perekat dan pemersatu bangsa yang selalu menjaga netralitasnya," ungkapnya. 

    Kata dia, netralitas merupakan salah satu yang sangat penting untuk diterapkan dalam upaya mewujudkan ASN yang profesional. 

    “Jika ASN tidak menjaga netralitasnya maka akan menimbulkan dampak Ketidakpercayaan Publik” ujarnya.

    Bambang berharap kepada partisipasi masyarakat yang merupakan hal yang penting dalam demokrasi, sehingga keberhasilan pelaksanaan pemilihan adalah tingginya tingkat partisipasi pemilih. 

    "Sudah berapakali pelaksanaan Pilkada di Kukar terhitung tingkat partisipasi masih rendah di bawah 77,05 persen. Kita ingin semua masyarakat Kukar datang ke TPS gunakan hak pilihnya," Pungkasnya. (Adv)

    (Sf/By)