Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    10 Persen Petani di Kukar Gagal Panen, Sutikno Sebut Akibat Keterlambatan Penanaman

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    11 Oktober 2023 pukul 19:03 WITA

    Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kukar, Sutikno. (Foto:M.anshori/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Fenomena El Nino melanda sebagian besar wilayah Indonesia dan memberikan dampak negatif kepada para petani, seperti Sumatra, Jawa dan lainnya. 

    Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kukar, Sutikno mengatakan fenomena El Nino yang terjadi di Kabupaten Kukar tidak berdampak terlalu besar bagi pertanian. Meski ada sebagian kecil lahan pertanian mengalami gagal panen, khususnya padi sawah.

    "Untuk di Kukar hanya sebagian kecil saja petani kita yang gagal panen, tidak sampai 10 persen," Kata Sutikno, Rabu (11/10/2023).

    Justru, kata dia, alasan terjadinya gagal panen lebih cenderung karena keterlambatan penanaman akibat keterbatasan alat mesin pertanian (alsintan).

    "Para petani menggunakan alsintan secara bergantian, jadi kalau kelompok petani yang pertama menggunakan alsintan masih sempat panen, tapi kelompok petani yang terakhir menggunakan alsintan keburu El Nino datang dan mengakibatkan lahannya mengering," ungkapnya.

    Akibat dari fenomena tersebut, pihaknya telah berupaya mengantisipasi agar ketahanan pangan di Kukar tetap stabil. "Persoalan itu sudah kita atasi melalui Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada petani yang terdampak," ujar Sutikno. 

    Ia mengaku hingga kini, CPP yang disalurkan belum mencapai 30 persen karena stok ketahanan pangan di Kukar masih aman. 

    Sementara itu, Bupati Kukar menginginkan Diskatapang memiliki aksesbilitas yang tinggikarena tanggung jawabnya sangat besar. "Kita akan terus berupaya menstabilkan dan semoga fenomena El Nino ini segera berakhir," tutupnya. 

    (Sf/By/Adv)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    10 Persen Petani di Kukar Gagal Panen, Sutikno Sebut Akibat Keterlambatan Penanaman

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    11 Oktober 2023 pukul 19:03 WITA

    Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kukar, Sutikno. (Foto:M.anshori/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Fenomena El Nino melanda sebagian besar wilayah Indonesia dan memberikan dampak negatif kepada para petani, seperti Sumatra, Jawa dan lainnya. 

    Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kukar, Sutikno mengatakan fenomena El Nino yang terjadi di Kabupaten Kukar tidak berdampak terlalu besar bagi pertanian. Meski ada sebagian kecil lahan pertanian mengalami gagal panen, khususnya padi sawah.

    "Untuk di Kukar hanya sebagian kecil saja petani kita yang gagal panen, tidak sampai 10 persen," Kata Sutikno, Rabu (11/10/2023).

    Justru, kata dia, alasan terjadinya gagal panen lebih cenderung karena keterlambatan penanaman akibat keterbatasan alat mesin pertanian (alsintan).

    "Para petani menggunakan alsintan secara bergantian, jadi kalau kelompok petani yang pertama menggunakan alsintan masih sempat panen, tapi kelompok petani yang terakhir menggunakan alsintan keburu El Nino datang dan mengakibatkan lahannya mengering," ungkapnya.

    Akibat dari fenomena tersebut, pihaknya telah berupaya mengantisipasi agar ketahanan pangan di Kukar tetap stabil. "Persoalan itu sudah kita atasi melalui Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada petani yang terdampak," ujar Sutikno. 

    Ia mengaku hingga kini, CPP yang disalurkan belum mencapai 30 persen karena stok ketahanan pangan di Kukar masih aman. 

    Sementara itu, Bupati Kukar menginginkan Diskatapang memiliki aksesbilitas yang tinggikarena tanggung jawabnya sangat besar. "Kita akan terus berupaya menstabilkan dan semoga fenomena El Nino ini segera berakhir," tutupnya. 

    (Sf/By/Adv)