Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Verifikasi Masuki Tahap Akhir, Bantuan Perkebunan 400 Hektare untuk Petani Berau Segera Disalurkan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    03 Agustus 2026 pukul 17:26 WITA

    Sekretaris Disbun Berau, Mansur Tanca. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Berau memastikan proses verifikasi calon penerima bantuan pengembangan perkebunan dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI telah memasuki tahap akhir. 

    Program tersebut mencakup alokasi lahan seluas 400 hektare yang diperuntukkan bagi pengembangan komoditas kakao dan kelapa dalam.

    Sekretaris Disbun Berau, Mansur Tanca, mengatakan masing-masing komoditas mendapat alokasi seluas 200 hektare. Saat ini, pihaknya hanya menyelesaikan finalisasi data petani dan lahan sebelum program direalisasikan oleh pemerintah pusat.

    "Untuk kelapa dalam ada 200 hektare, dan kakao juga 200 hektare dari Kementerian Pertanian. Saat ini tinggal tahap finalisasi data petani serta lahannya, dan sudah kami ajukan ke kementerian. Insyaallah tahun ini bisa terealisasi," ujar Mansur.

    Meski demikian, penyaluran bantuan bibit kepada kelompok tani belum dapat dilakukan dalam waktu dekat. Mansur menjelaskan proses pengadaan masih berlangsung di tingkat Kementerian Pertanian sehingga pemerintah daerah masih menunggu hasil lelang.

    "Penyaluran belum dilakukan karena masih dalam proses lelang. Pihak daerah nantinya tinggal menerima dan mendistribusikan barang yang dialokasikan," terangnya.

    Ia pun menyampaikan bahwa pihaknya sltelah memetakan wilayah penerima bantuan sesuai karakteristik komoditas yang mana Kakao akan dipusatkan di Kecamatan Gunung Tabur, sedangkan kelapa dalam akan dikembangkan di kawasan pesisir, terutama Kecamatan Talisayan dan Kecamatan Biduk-Biduk.

    Mansur pun optimistis bantuan tersebut akan menjadi salah satu upaya memperkuat sektor perkebunan daerah. Selain meningkatkan produktivitas tanaman, program ini juga diharapkan mampu menambah pendapatan dan kesejahteraan petani.

    "Kami berharap melalui bantuan ini produktivitas tanaman perkebunan di Berau dapat meningkat serta mendorong kesejahteraan para petani lokal secara berkelanjutan," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Verifikasi Masuki Tahap Akhir, Bantuan Perkebunan 400 Hektare untuk Petani Berau Segera Disalurkan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    03 Agustus 2026 pukul 17:26 WITA

    Sekretaris Disbun Berau, Mansur Tanca. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Berau memastikan proses verifikasi calon penerima bantuan pengembangan perkebunan dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI telah memasuki tahap akhir. 

    Program tersebut mencakup alokasi lahan seluas 400 hektare yang diperuntukkan bagi pengembangan komoditas kakao dan kelapa dalam.

    Sekretaris Disbun Berau, Mansur Tanca, mengatakan masing-masing komoditas mendapat alokasi seluas 200 hektare. Saat ini, pihaknya hanya menyelesaikan finalisasi data petani dan lahan sebelum program direalisasikan oleh pemerintah pusat.

    "Untuk kelapa dalam ada 200 hektare, dan kakao juga 200 hektare dari Kementerian Pertanian. Saat ini tinggal tahap finalisasi data petani serta lahannya, dan sudah kami ajukan ke kementerian. Insyaallah tahun ini bisa terealisasi," ujar Mansur.

    Meski demikian, penyaluran bantuan bibit kepada kelompok tani belum dapat dilakukan dalam waktu dekat. Mansur menjelaskan proses pengadaan masih berlangsung di tingkat Kementerian Pertanian sehingga pemerintah daerah masih menunggu hasil lelang.

    "Penyaluran belum dilakukan karena masih dalam proses lelang. Pihak daerah nantinya tinggal menerima dan mendistribusikan barang yang dialokasikan," terangnya.

    Ia pun menyampaikan bahwa pihaknya sltelah memetakan wilayah penerima bantuan sesuai karakteristik komoditas yang mana Kakao akan dipusatkan di Kecamatan Gunung Tabur, sedangkan kelapa dalam akan dikembangkan di kawasan pesisir, terutama Kecamatan Talisayan dan Kecamatan Biduk-Biduk.

    Mansur pun optimistis bantuan tersebut akan menjadi salah satu upaya memperkuat sektor perkebunan daerah. Selain meningkatkan produktivitas tanaman, program ini juga diharapkan mampu menambah pendapatan dan kesejahteraan petani.

    "Kami berharap melalui bantuan ini produktivitas tanaman perkebunan di Berau dapat meningkat serta mendorong kesejahteraan para petani lokal secara berkelanjutan," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)