Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Usung Tema Kota Tua dan Budaya, Teluk Bayur Unjuk Potensi Unggulan di Berau Expo 2026

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    19 Oktober 2026 pukul 21:34 WITA

    Stan Kecamatan Teluk Bayur di Berau Expo 2026. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Teluk Bayur - Pemerintah Kecamatan Teluk Bayur menyatakan kesiapan dan komitmen penuh dalam menyukseskan Expo 2026 yang berlangsung selama 10 hari, mulai 16 hingga 25 Oktober.

    Camat Teluk Bayur, Edi Baskoro, menyampaikan  apresiasi terhadap kolaborasi erat antara jajaran Pemerintah Kecamatan, Tim Penggerak PKK dan seluruh elemen masyarakat dari empat kampung dan dua kelurahan di Kecamatan Teluk Bayur.

    "Alhamdulillah, pada acara pembukaan kemarin kita bisa tampil maksimal berkat kolaborasi yang luar biasa antara tim Kecamatan Teluk Bayur dan PKK. Kami memboyong serta mempromosikan berbagai macam produk olahan unggulan hasil karya warga dari empat kampung dan dua kelurahan yang ada di wilayah kami," ujar Edi.

    Pada awal pembukaan Expo 2026, di stan pameran Kecamatan Teluk Bayur, para pengunjung disuguhkan beragam aneka kuliner tradisional hingga ragam produk olahan UMKM lokal yang siap tampil setiap harinya. 

    "Kuliner tradisional khas seperti cenil, gado-gado udang, hingga tape khas Teluk Bayur dan jengkol," tambahnya.

    Sementara itu, dirinya pun menyampaikan, pada gelaran Expo 2026 kali ini, Kecamatan Teluk Bayur mengusung tema utama Mengunjungi Kota Tua. Tema ini dipilih secara khusus untuk memperkuat identitas Teluk Bayur sebagai destinasi bersejarah dan kota budaya

    "Tahun ini kami sengaja mengusung tema Mengunjungi Kota Tua sebagai identitas dan sektor unggulan Teluk Bayur. Kami ingin mengajak masyarakat luas  mengenang kembali sejarah dan nostalgia masa-masa awal terbangunnya Teluk Bayur, sekaligus menegaskan peran Teluk Bayur sebagai pusat kota budaya di daerah," tuturnya.

    Tak hanya itu, potensi ekonomi kreatif dari kampung-kampung seperti Labanan Makarti juga menjadi sorotan utama. Ragam jamu tradisional, produk olahan singkong, tempe khas, peyek khas Kampung Labanan, keripik olahan buah-buahan, hingga sajian cokelat khas Labanan Makarti turut dipamerkan sebagai komoditas unggulan sektor UMKM Teluk Bayur

    "Setiap hari selama gelaran Expo, kami menggilir dan menampilkan secara konsisten berbagai produk UMKM unggulan daerah. Mulai dari minuman kesehatan jamu tradisional, olahan tempe, cokelat khas Labanan Makarti, hingga aneka keripik buah. Ini adalah momentum terbaik untuk mengangkat potensi ekonomi lokal warga kami," tandas Edi. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Usung Tema Kota Tua dan Budaya, Teluk Bayur Unjuk Potensi Unggulan di Berau Expo 2026

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    19 Oktober 2026 pukul 21:34 WITA

    Stan Kecamatan Teluk Bayur di Berau Expo 2026. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Teluk Bayur - Pemerintah Kecamatan Teluk Bayur menyatakan kesiapan dan komitmen penuh dalam menyukseskan Expo 2026 yang berlangsung selama 10 hari, mulai 16 hingga 25 Oktober.

    Camat Teluk Bayur, Edi Baskoro, menyampaikan  apresiasi terhadap kolaborasi erat antara jajaran Pemerintah Kecamatan, Tim Penggerak PKK dan seluruh elemen masyarakat dari empat kampung dan dua kelurahan di Kecamatan Teluk Bayur.

    "Alhamdulillah, pada acara pembukaan kemarin kita bisa tampil maksimal berkat kolaborasi yang luar biasa antara tim Kecamatan Teluk Bayur dan PKK. Kami memboyong serta mempromosikan berbagai macam produk olahan unggulan hasil karya warga dari empat kampung dan dua kelurahan yang ada di wilayah kami," ujar Edi.

    Pada awal pembukaan Expo 2026, di stan pameran Kecamatan Teluk Bayur, para pengunjung disuguhkan beragam aneka kuliner tradisional hingga ragam produk olahan UMKM lokal yang siap tampil setiap harinya. 

    "Kuliner tradisional khas seperti cenil, gado-gado udang, hingga tape khas Teluk Bayur dan jengkol," tambahnya.

    Sementara itu, dirinya pun menyampaikan, pada gelaran Expo 2026 kali ini, Kecamatan Teluk Bayur mengusung tema utama Mengunjungi Kota Tua. Tema ini dipilih secara khusus untuk memperkuat identitas Teluk Bayur sebagai destinasi bersejarah dan kota budaya

    "Tahun ini kami sengaja mengusung tema Mengunjungi Kota Tua sebagai identitas dan sektor unggulan Teluk Bayur. Kami ingin mengajak masyarakat luas  mengenang kembali sejarah dan nostalgia masa-masa awal terbangunnya Teluk Bayur, sekaligus menegaskan peran Teluk Bayur sebagai pusat kota budaya di daerah," tuturnya.

    Tak hanya itu, potensi ekonomi kreatif dari kampung-kampung seperti Labanan Makarti juga menjadi sorotan utama. Ragam jamu tradisional, produk olahan singkong, tempe khas, peyek khas Kampung Labanan, keripik olahan buah-buahan, hingga sajian cokelat khas Labanan Makarti turut dipamerkan sebagai komoditas unggulan sektor UMKM Teluk Bayur

    "Setiap hari selama gelaran Expo, kami menggilir dan menampilkan secara konsisten berbagai produk UMKM unggulan daerah. Mulai dari minuman kesehatan jamu tradisional, olahan tempe, cokelat khas Labanan Makarti, hingga aneka keripik buah. Ini adalah momentum terbaik untuk mengangkat potensi ekonomi lokal warga kami," tandas Edi. (Adv)

    (Sf/Lo)