Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    UMKM Berau Mulai Adaptasi Digital, Pemasaran Produk Didorong Makin Luas

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    27 Agustus 2026 pukul 13:46 WITA

    Produk UMKM Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Berau mulai menunjukkan perkembangan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pemasaran produk.

    Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau menilai kemampuan pelaku UMKM dalam mengikuti perkembangan teknologi menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan daya saing usaha, terutama di tengah perubahan pola pemasaran yang kini semakin banyak menggunakan platform digital.

    Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, mengatakan saat ini sudah semakin banyak pelaku UMKM yang mulai familiar dengan pemasaran digital. Kondisi tersebut dinilai sebagai perkembangan positif dalam upaya memperluas jangkauan pasar produk lokal.

    "Alhamdulillah, teman-teman UMKM sudah mulai familiar dengan pemasaran digital," kata Eva.

    Menurutnya, pelaku UMKM tidak bisa lagi hanya mengandalkan metode pemasaran konvensional. Pemanfaatan teknologi perlu dilakukan agar produk yang dihasilkan dapat dikenal oleh lebih banyak konsumen, termasuk di luar Kabupaten Berau.

    "Suka tidak suka, mau tidak mau, kalau UMKM ingin bersaing, mereka harus melek teknologi dan mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana pemasaran," ujarnya.

    Sementara itu, ia menjelaskan, media sosial seperti Instagram dan Facebook dapat dimanfaatkan sebagai sarana promosi yang cukup efektif. Melalui platform tersebut, pelaku usaha dapat menampilkan produk sekaligus berkomunikasi langsung dengan calon konsumen.

    "Media sosial seperti Instagram dan Facebook dapat menjadi sarana promosi yang efektif karena mampu menjangkau konsumen tanpa terbatas kondisi geografis," terangnya.

    Untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha, Diskoperindag Berau juga terus memberikan pelatihan terkait pemasaran digital. Pelatihan tersebut diarahkan agar UMKM mampu memahami dan menggunakan teknologi sesuai dengan kebutuhan usahanya.

    "Di era digitalisasi ini tetap kita manfaatkan sesuai dengan kebutuhannya, terutama untuk membantu UMKM menjangkau pemasaran yang lebih luas," tuturnya.

    Terakhir, Eva pun berharap semakin banyak pelaku UMKM di Berau yang mampu memanfaatkan teknologi secara optimal. Dengan begitu, produk-produk lokal tidak hanya dikenal di daerah sendiri, tetapi juga memiliki peluang untuk menembus pasar luar daerah.

    "Kami berharap pemanfaatan teknologi dapat membantu UMKM mengikuti persaingan usaha yang semakin terbuka. Ini juga sebagai strategi kita untuk memperkenalkan produk UMKM kita secara lebih luas," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    UMKM Berau Mulai Adaptasi Digital, Pemasaran Produk Didorong Makin Luas

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    27 Agustus 2026 pukul 13:46 WITA

    Produk UMKM Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Berau mulai menunjukkan perkembangan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pemasaran produk.

    Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau menilai kemampuan pelaku UMKM dalam mengikuti perkembangan teknologi menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan daya saing usaha, terutama di tengah perubahan pola pemasaran yang kini semakin banyak menggunakan platform digital.

    Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, mengatakan saat ini sudah semakin banyak pelaku UMKM yang mulai familiar dengan pemasaran digital. Kondisi tersebut dinilai sebagai perkembangan positif dalam upaya memperluas jangkauan pasar produk lokal.

    "Alhamdulillah, teman-teman UMKM sudah mulai familiar dengan pemasaran digital," kata Eva.

    Menurutnya, pelaku UMKM tidak bisa lagi hanya mengandalkan metode pemasaran konvensional. Pemanfaatan teknologi perlu dilakukan agar produk yang dihasilkan dapat dikenal oleh lebih banyak konsumen, termasuk di luar Kabupaten Berau.

    "Suka tidak suka, mau tidak mau, kalau UMKM ingin bersaing, mereka harus melek teknologi dan mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana pemasaran," ujarnya.

    Sementara itu, ia menjelaskan, media sosial seperti Instagram dan Facebook dapat dimanfaatkan sebagai sarana promosi yang cukup efektif. Melalui platform tersebut, pelaku usaha dapat menampilkan produk sekaligus berkomunikasi langsung dengan calon konsumen.

    "Media sosial seperti Instagram dan Facebook dapat menjadi sarana promosi yang efektif karena mampu menjangkau konsumen tanpa terbatas kondisi geografis," terangnya.

    Untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha, Diskoperindag Berau juga terus memberikan pelatihan terkait pemasaran digital. Pelatihan tersebut diarahkan agar UMKM mampu memahami dan menggunakan teknologi sesuai dengan kebutuhan usahanya.

    "Di era digitalisasi ini tetap kita manfaatkan sesuai dengan kebutuhannya, terutama untuk membantu UMKM menjangkau pemasaran yang lebih luas," tuturnya.

    Terakhir, Eva pun berharap semakin banyak pelaku UMKM di Berau yang mampu memanfaatkan teknologi secara optimal. Dengan begitu, produk-produk lokal tidak hanya dikenal di daerah sendiri, tetapi juga memiliki peluang untuk menembus pasar luar daerah.

    "Kami berharap pemanfaatan teknologi dapat membantu UMKM mengikuti persaingan usaha yang semakin terbuka. Ini juga sebagai strategi kita untuk memperkenalkan produk UMKM kita secara lebih luas," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)