Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Tak Hanya AIS, Dishub Berau akan Usulkan CCTV hingga Pembangunan Dermaga Balai Kukup

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    18 Oktober 2026 pukul 22:29 WITA

    Kepala Dishub Berau, Rusnan Hefni. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau mengusulkan sejumlah peningkatan fasilitas transportasi laut kepada pemerintah pusat. Mulai dari pemasangan sistem pelacakan kapal atau Automatic Identification System (AIS), CCTV di dermaga, hingga pembangunan dermaga di kawasan Balai Kukup, Kecamatan Biduk-Biduk.

    Kepala Dishub Berau, Rusnan Hefni, mengatakan usulan tersebut akan disampaikan kepada Kementerian Perhubungan, khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pengawasan sekaligus mendukung keselamatan dan keamanan pelayaran di wilayah Berau.

    Sebelumnya, Dishub Berau telah melakukan pertemuan dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Selanjutnya, pihaknya berencana kembali berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk membahas kebutuhan transportasi laut.

    "Dalam waktu dekat, mudah-mudahan minggu depan ini kami bisa kembali ke pemerintah pusat, kali ini ke Dirjen Perhubungan Laut. Namun, jadwalnya masih belum ada kepastian dari Kementerian," ujar Rusnan kepada seputarfakta.com.

    Ia pun menyampaikan salah satu usulan yang menjadi perhatian ialah pemasangan AIS pada speedboat. Sistem tersebut diharapkan dapat membantu memantau perjalanan kapal, termasuk pada rute Tanjung Redeb menuju Maratua.

    "Nanti kami mengusulkan AIS, semacam sistem pelacakan seperti GPS yang dipasang di speedboat. Dengan harapan, perjalanan bisa kita kontrol dari Tanjung Redeb sampai ke Maratua," terangnya.

    Selain itu, Dishub Berau mengusulkan pemasangan CCTV di setiap dermaga untuk mendukung pengawasan aktivitas pelayaran. Saat ini, fasilitas tersebut baru tersedia di Dermaga Sanggam, sedangkan Dermaga Tanjung Batu dan dermaga di wilayah Biduk-Biduk belum dilengkapi kamera pengawas.

    "CCTV itu salah satu standar keselamatan pelayaran, selain untuk keamanan. Di Sanggam sudah ada, tetapi di Tanjung Batu dan Biduk-Biduk belum. Itu juga yang kami upayakan," ungkapnya.

    Dishub Berau juga mendorong optimalisasi Dermaga Sanggam dan Dermaga Maratua yang saat ini belum dimanfaatkan secara optimal. Di samping itu, pembangunan dermaga di kawasan Balai Kukup, Kecamatan Biduk-Biduk, turut diusulkan kepada pemerintah pusat.

    Menurut Rusnan, penambahan dan optimalisasi fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan transportasi laut masyarakat, khususnya di kawasan pesisir dan kepulauan Berau.

    Meski demikian, realisasi seluruh usulan masih bergantung pada dukungan pemerintah pusat. Kondisi keuangan pemerintah pusat dan daerah yang sama-sama menerapkan efisiensi anggaran menjadi salah satu tantangan dalam pemenuhan kebutuhan infrastruktur tersebut.

    "Kita lihat nanti mana yang bisa didapatkan dari usulan tersebut. Kondisi keuangan pusat maupun daerah saat ini sama-sama dalam kondisi efisiensi. Kita berharap semoga usulan yang disampaikan bisa terealisasi," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Tak Hanya AIS, Dishub Berau akan Usulkan CCTV hingga Pembangunan Dermaga Balai Kukup

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    18 Oktober 2026 pukul 22:29 WITA

    Kepala Dishub Berau, Rusnan Hefni. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau mengusulkan sejumlah peningkatan fasilitas transportasi laut kepada pemerintah pusat. Mulai dari pemasangan sistem pelacakan kapal atau Automatic Identification System (AIS), CCTV di dermaga, hingga pembangunan dermaga di kawasan Balai Kukup, Kecamatan Biduk-Biduk.

    Kepala Dishub Berau, Rusnan Hefni, mengatakan usulan tersebut akan disampaikan kepada Kementerian Perhubungan, khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pengawasan sekaligus mendukung keselamatan dan keamanan pelayaran di wilayah Berau.

    Sebelumnya, Dishub Berau telah melakukan pertemuan dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Selanjutnya, pihaknya berencana kembali berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk membahas kebutuhan transportasi laut.

    "Dalam waktu dekat, mudah-mudahan minggu depan ini kami bisa kembali ke pemerintah pusat, kali ini ke Dirjen Perhubungan Laut. Namun, jadwalnya masih belum ada kepastian dari Kementerian," ujar Rusnan kepada seputarfakta.com.

    Ia pun menyampaikan salah satu usulan yang menjadi perhatian ialah pemasangan AIS pada speedboat. Sistem tersebut diharapkan dapat membantu memantau perjalanan kapal, termasuk pada rute Tanjung Redeb menuju Maratua.

    "Nanti kami mengusulkan AIS, semacam sistem pelacakan seperti GPS yang dipasang di speedboat. Dengan harapan, perjalanan bisa kita kontrol dari Tanjung Redeb sampai ke Maratua," terangnya.

    Selain itu, Dishub Berau mengusulkan pemasangan CCTV di setiap dermaga untuk mendukung pengawasan aktivitas pelayaran. Saat ini, fasilitas tersebut baru tersedia di Dermaga Sanggam, sedangkan Dermaga Tanjung Batu dan dermaga di wilayah Biduk-Biduk belum dilengkapi kamera pengawas.

    "CCTV itu salah satu standar keselamatan pelayaran, selain untuk keamanan. Di Sanggam sudah ada, tetapi di Tanjung Batu dan Biduk-Biduk belum. Itu juga yang kami upayakan," ungkapnya.

    Dishub Berau juga mendorong optimalisasi Dermaga Sanggam dan Dermaga Maratua yang saat ini belum dimanfaatkan secara optimal. Di samping itu, pembangunan dermaga di kawasan Balai Kukup, Kecamatan Biduk-Biduk, turut diusulkan kepada pemerintah pusat.

    Menurut Rusnan, penambahan dan optimalisasi fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan transportasi laut masyarakat, khususnya di kawasan pesisir dan kepulauan Berau.

    Meski demikian, realisasi seluruh usulan masih bergantung pada dukungan pemerintah pusat. Kondisi keuangan pemerintah pusat dan daerah yang sama-sama menerapkan efisiensi anggaran menjadi salah satu tantangan dalam pemenuhan kebutuhan infrastruktur tersebut.

    "Kita lihat nanti mana yang bisa didapatkan dari usulan tersebut. Kondisi keuangan pusat maupun daerah saat ini sama-sama dalam kondisi efisiensi. Kita berharap semoga usulan yang disampaikan bisa terealisasi," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)