Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Produksi Ikan Tinggi, Pemkab Berau Dorong Perbaikan Dermaga PPI Sambaliung

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    06 Juli 2026 pukul 09:37 WITA

    Dermaga PPI Sambaliung. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus mengawal upaya perbaikan Dermaga Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sambaliung kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Langkah ini dilakukan untuk mendukung aktivitas perikanan yang terus meningkat sekaligus memperkuat infrastruktur sektor perikanan di Bumi Batiwakkal.

    Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Berau, Abdul Majid, mengatakan usulan perbaikan perlu segera direalisasikan mengingat kondisi dermaga yang masih menggunakan konstruksi kayu dan telah berusia cukup lama. Sementara itu, aktivitas bongkar muat ikan di PPI Sambaliung terus menunjukkan volume yang cukup tinggi.

    "Di PPI Sambaliung itu per hari bisa sekitar dua hingga tiga ton. Kalau dikalikan dengan 20 hari aktif, itu baru yang di PPI Sambaliung saja. Sedangkan di pasar, satu agen bisa memasok enam ton per hari dan ada tiga agen besar, sehingga perputaran ikan mencapai sekitar 20 ton per hari," kata Majid.

    Menurutnya, besarnya produksi tersebut menjadi alasan kuat agar fasilitas pendaratan ikan dapat ditingkatkan. Dermaga yang lebih kokoh diyakini akan memberikan kenyamanan dan keamanan bagi nelayan maupun pelaku usaha perikanan.

    Ia pun menyampaikan, sejak kewenangan pengelolaan PPI beralih ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Pemkab Berau tetap aktif memperjuangkan pembangunan dermaga agar masuk dalam prioritas program provinsi.

    "Bangunan ini masih bangunan lama dan kewenangannya sekarang ada di provinsi. Karena itu kita usulkan dan kita dorong ke Pak Gubernur untuk memperbaiki dermaga ini. Harapan kita, dermaga kayu ini bisa diganti menjadi beton agar lebih representatif dan kokoh," katanya.

    Selain itu, dirinya mengatakan bahwa pihaknya juga menjalankan program Pasar Ikan Murah untuk menjaga daya beli masyarakat. Program tersebut diharapkan mampu menekan inflasi daerah sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan ikan segar dengan harga yang lebih terjangkau.

    "Melalui program Pasar Ikan Murah, kami berharap dapat menekan inflasi dan menjaga kestabilan harga pasar, sekaligus memastikan masyarakat bisa memperoleh ikan segar dengan harga yang lebih murah," tuturnya.

    Majid berharap melalui perbaikan infrastruktur PPI Sambaliung dan penguatan distribusi melalui Pasar Ikan Murah, sektor perikanan di Berau dapat semakin berkembang. 

    "Kami terus berupaya dan semoga upaya ini dapat terus didukung oleh pemerintah sehingga dengan ini juga dapat meningkatkan pelayanan bagi nelayan, memperlancar distribusi hasil tangkapan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Produksi Ikan Tinggi, Pemkab Berau Dorong Perbaikan Dermaga PPI Sambaliung

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    06 Juli 2026 pukul 09:37 WITA

    Dermaga PPI Sambaliung. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus mengawal upaya perbaikan Dermaga Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sambaliung kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Langkah ini dilakukan untuk mendukung aktivitas perikanan yang terus meningkat sekaligus memperkuat infrastruktur sektor perikanan di Bumi Batiwakkal.

    Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Berau, Abdul Majid, mengatakan usulan perbaikan perlu segera direalisasikan mengingat kondisi dermaga yang masih menggunakan konstruksi kayu dan telah berusia cukup lama. Sementara itu, aktivitas bongkar muat ikan di PPI Sambaliung terus menunjukkan volume yang cukup tinggi.

    "Di PPI Sambaliung itu per hari bisa sekitar dua hingga tiga ton. Kalau dikalikan dengan 20 hari aktif, itu baru yang di PPI Sambaliung saja. Sedangkan di pasar, satu agen bisa memasok enam ton per hari dan ada tiga agen besar, sehingga perputaran ikan mencapai sekitar 20 ton per hari," kata Majid.

    Menurutnya, besarnya produksi tersebut menjadi alasan kuat agar fasilitas pendaratan ikan dapat ditingkatkan. Dermaga yang lebih kokoh diyakini akan memberikan kenyamanan dan keamanan bagi nelayan maupun pelaku usaha perikanan.

    Ia pun menyampaikan, sejak kewenangan pengelolaan PPI beralih ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Pemkab Berau tetap aktif memperjuangkan pembangunan dermaga agar masuk dalam prioritas program provinsi.

    "Bangunan ini masih bangunan lama dan kewenangannya sekarang ada di provinsi. Karena itu kita usulkan dan kita dorong ke Pak Gubernur untuk memperbaiki dermaga ini. Harapan kita, dermaga kayu ini bisa diganti menjadi beton agar lebih representatif dan kokoh," katanya.

    Selain itu, dirinya mengatakan bahwa pihaknya juga menjalankan program Pasar Ikan Murah untuk menjaga daya beli masyarakat. Program tersebut diharapkan mampu menekan inflasi daerah sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan ikan segar dengan harga yang lebih terjangkau.

    "Melalui program Pasar Ikan Murah, kami berharap dapat menekan inflasi dan menjaga kestabilan harga pasar, sekaligus memastikan masyarakat bisa memperoleh ikan segar dengan harga yang lebih murah," tuturnya.

    Majid berharap melalui perbaikan infrastruktur PPI Sambaliung dan penguatan distribusi melalui Pasar Ikan Murah, sektor perikanan di Berau dapat semakin berkembang. 

    "Kami terus berupaya dan semoga upaya ini dapat terus didukung oleh pemerintah sehingga dengan ini juga dapat meningkatkan pelayanan bagi nelayan, memperlancar distribusi hasil tangkapan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)