Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Perputaran Ekonomi Gerakan Pangan Ikan Daerah Berau Capai Rp1,3 Miliar dalam 10 Bulan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    24 Oktober 2026 pukul 19:12 WITA

    Pasar Ikan Murah di PPI Sambaliung. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Program Gerakan Pangan Ikan Daerah (Gerai Indah) yang dijalankan Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Berau mencatat potensi perputaran ekonomi mencapai Rp1,32 miliar selama Januari hingga Oktober 2026.

    Program yang bertujuan menyediakan ikan berkualitas dengan harga terjangkau tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendukung pengendalian inflasi, sekaligus memperluas pemasaran hasil perikanan lokal.

    Berdasarkan data yang ditampilkan pada stan Diskan Berau, penjualan ikan melalui kegiatan Gerai Indah mencapai 40.700 kilogram atau 40,7 ton. Kegiatan ini juga menarik sekitar 12.750 pengunjung selama periode tersebut.

    Kepala Diskan Berau, Abdul Majid, mendorong agar program Gerai Indah dapat terus memperluas akses masyarakat terhadap ikan dengan harga yang bersaing. Selain itu, program ini diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi nelayan dan pelaku usaha perikanan.

    "Gerai Indah diharapkan dapat memudahkan masyarakat mendapatkan ikan dengan harga terjangkau, sekaligus membantu memperluas pemasaran hasil perikanan lokal. Dengan begitu, manfaatnya bisa dirasakan oleh konsumen maupun pelaku usaha perikanan," ujar Majid.

    Menurutnya, keterjangkauan harga ikan menjadi salah satu hal penting dalam menjaga daya beli masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat memiliki alternatif untuk mendapatkan bahan pangan bergizi tanpa harus mengeluarkan biaya yang terlalu besar.

    Selain itu, Gerai Indah turut membuka peluang bagi produk perikanan lokal untuk menjangkau konsumen lebih luas. Aktivitas jual beli yang berlangsung dalam program ini juga berpotensi menggerakkan perekonomian pelaku usaha di sektor perikanan.

    "Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani," katanya.

    Majid pun mengatakan konsumsi ikan yang cukup dan diimbangi pola makan bergizi seimbang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga, khususnya anak-anak dalam masa pertumbuhan. Upaya ini juga dapat mendukung pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi yang baik.

    "Kami berharap ke depan, keberlanjutan Gerai Indah dapat menjaga keterjangkauan harga pangan, memperluas pasar hasil perikanan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi sektor perikanan di Kabupaten Berau," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Perputaran Ekonomi Gerakan Pangan Ikan Daerah Berau Capai Rp1,3 Miliar dalam 10 Bulan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    24 Oktober 2026 pukul 19:12 WITA

    Pasar Ikan Murah di PPI Sambaliung. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Program Gerakan Pangan Ikan Daerah (Gerai Indah) yang dijalankan Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Berau mencatat potensi perputaran ekonomi mencapai Rp1,32 miliar selama Januari hingga Oktober 2026.

    Program yang bertujuan menyediakan ikan berkualitas dengan harga terjangkau tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendukung pengendalian inflasi, sekaligus memperluas pemasaran hasil perikanan lokal.

    Berdasarkan data yang ditampilkan pada stan Diskan Berau, penjualan ikan melalui kegiatan Gerai Indah mencapai 40.700 kilogram atau 40,7 ton. Kegiatan ini juga menarik sekitar 12.750 pengunjung selama periode tersebut.

    Kepala Diskan Berau, Abdul Majid, mendorong agar program Gerai Indah dapat terus memperluas akses masyarakat terhadap ikan dengan harga yang bersaing. Selain itu, program ini diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi nelayan dan pelaku usaha perikanan.

    "Gerai Indah diharapkan dapat memudahkan masyarakat mendapatkan ikan dengan harga terjangkau, sekaligus membantu memperluas pemasaran hasil perikanan lokal. Dengan begitu, manfaatnya bisa dirasakan oleh konsumen maupun pelaku usaha perikanan," ujar Majid.

    Menurutnya, keterjangkauan harga ikan menjadi salah satu hal penting dalam menjaga daya beli masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat memiliki alternatif untuk mendapatkan bahan pangan bergizi tanpa harus mengeluarkan biaya yang terlalu besar.

    Selain itu, Gerai Indah turut membuka peluang bagi produk perikanan lokal untuk menjangkau konsumen lebih luas. Aktivitas jual beli yang berlangsung dalam program ini juga berpotensi menggerakkan perekonomian pelaku usaha di sektor perikanan.

    "Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani," katanya.

    Majid pun mengatakan konsumsi ikan yang cukup dan diimbangi pola makan bergizi seimbang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga, khususnya anak-anak dalam masa pertumbuhan. Upaya ini juga dapat mendukung pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi yang baik.

    "Kami berharap ke depan, keberlanjutan Gerai Indah dapat menjaga keterjangkauan harga pangan, memperluas pasar hasil perikanan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi sektor perikanan di Kabupaten Berau," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)