Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Perkuat Persatuan Antaretnis, Pagelaran Budaya 2026 Siap Semarakkan Berau

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    19 Juni 2026 pukul 14:37 WITA

    Rapat persiapan Pagelaran Budaya Tahun 2026, di Ruang Rapat Kakaban Setda Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) terus memperkuat semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat. 

    Salah satunya melalui Pagelaran Budaya Tahun 2026 yang akan digelar pada 28 Juni 2026, di Tepian Segah, Tanjung Redeb.

    Sebagai bentuk kesiapan pelaksanaan, Kesbangpol Berau menggelar rapat persiapan bersama Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), organisasi perangkat daerah, serta panitia pelaksana di Ruang Rapat Kakaban Setda Berau, Jumat (19/6/2026). Rapat tersebut membahas kesiapan teknis hingga rangkaian acara yang akan ditampilkan dalam pagelaran budaya.

    Sekretaris Badan Kesbangpol Berau, Aidil Fitri, mengatakan Pagelaran Budaya merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan bersama FPK sebagai mitra pemerintah daerah dalam memperkuat persatuan di tengah masyarakat yang terdiri dari berbagai suku dan etnis.

    "FPK merupakan mitra Pemerintah Kabupaten Berau yang beranggotakan tokoh-tokoh dari berbagai suku dan etnis. Tahun ini merupakan pelaksanaan yang kedua. Tahun lalu kegiatan ini berjalan sukses," ujar Aidil.

    Ia menyampaikan, kegiatan tersebut mengusung tema "Bersatu dalam Keberagaman, Melestarikan Budaya, Mengokohkan Pancasila di Bumi Batiwakkal." Tema itu dipilih sebagai upaya mengokohkan nilai-nilai Pancasila melalui pelestarian seni dan budaya, sekaligus mempererat persaudaraan antaretnis di Kabupaten Berau.

    "Tujuan kegiatan ini adalah mengokohkan nilai-nilai Pancasila melalui pelestarian seni budaya yang sekaligus merekatkan tali persaudaraan antar suku dan etnis yang ada di Kabupaten Berau. Kami ingin budaya menjadi media untuk memperkuat persatuan masyarakat," katanya.

    Ia menjelaskan, pagelaran budaya nantinya akan diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya Parade Bhinneka Adat Nusantara, tari kolosal budaya Berau, orasi kebangsaan Pancasila, serta pentas seni hiburan yang menampilkan kekayaan budaya dari berbagai paguyuban di Berau.

    "Kami berharap penyelenggaraan tahun ini dapat berlangsung lancar serta mendapat dukungan dari seluruh masyarakat seperti tahun sebelumnya," tambah Aidil.

    Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Berau, M Hendratno, menyebut Forum Pembauran Kebangsaan telah menunjukkan kontribusi nyata dalam menjaga keharmonisan masyarakat Berau. Bahkan, kiprah FPK Berau kini telah dikenal hingga tingkat nasional.

    "Sejak berdiri, forum ini berhasil menjaga hubungan harmonis antar suku di Kabupaten Berau. Anggotanya merupakan tokoh adat dan tokoh suku yang terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat," ungkapnya.

    Menurut Hendratno, Pagelaran Budaya Pancasila memiliki tujuan yang berbeda dengan festival budaya yang diselenggarakan untuk mendukung sektor pariwisata. 

    "Kegiatan ini lebih menitikberatkan pada penguatan nasionalisme, solidaritas dan implementasi nilai-nilai Pancasila melalui pendekatan seni dan budaya," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Perkuat Persatuan Antaretnis, Pagelaran Budaya 2026 Siap Semarakkan Berau

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    19 Juni 2026 pukul 14:37 WITA

    Rapat persiapan Pagelaran Budaya Tahun 2026, di Ruang Rapat Kakaban Setda Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) terus memperkuat semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat. 

    Salah satunya melalui Pagelaran Budaya Tahun 2026 yang akan digelar pada 28 Juni 2026, di Tepian Segah, Tanjung Redeb.

    Sebagai bentuk kesiapan pelaksanaan, Kesbangpol Berau menggelar rapat persiapan bersama Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), organisasi perangkat daerah, serta panitia pelaksana di Ruang Rapat Kakaban Setda Berau, Jumat (19/6/2026). Rapat tersebut membahas kesiapan teknis hingga rangkaian acara yang akan ditampilkan dalam pagelaran budaya.

    Sekretaris Badan Kesbangpol Berau, Aidil Fitri, mengatakan Pagelaran Budaya merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan bersama FPK sebagai mitra pemerintah daerah dalam memperkuat persatuan di tengah masyarakat yang terdiri dari berbagai suku dan etnis.

    "FPK merupakan mitra Pemerintah Kabupaten Berau yang beranggotakan tokoh-tokoh dari berbagai suku dan etnis. Tahun ini merupakan pelaksanaan yang kedua. Tahun lalu kegiatan ini berjalan sukses," ujar Aidil.

    Ia menyampaikan, kegiatan tersebut mengusung tema "Bersatu dalam Keberagaman, Melestarikan Budaya, Mengokohkan Pancasila di Bumi Batiwakkal." Tema itu dipilih sebagai upaya mengokohkan nilai-nilai Pancasila melalui pelestarian seni dan budaya, sekaligus mempererat persaudaraan antaretnis di Kabupaten Berau.

    "Tujuan kegiatan ini adalah mengokohkan nilai-nilai Pancasila melalui pelestarian seni budaya yang sekaligus merekatkan tali persaudaraan antar suku dan etnis yang ada di Kabupaten Berau. Kami ingin budaya menjadi media untuk memperkuat persatuan masyarakat," katanya.

    Ia menjelaskan, pagelaran budaya nantinya akan diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya Parade Bhinneka Adat Nusantara, tari kolosal budaya Berau, orasi kebangsaan Pancasila, serta pentas seni hiburan yang menampilkan kekayaan budaya dari berbagai paguyuban di Berau.

    "Kami berharap penyelenggaraan tahun ini dapat berlangsung lancar serta mendapat dukungan dari seluruh masyarakat seperti tahun sebelumnya," tambah Aidil.

    Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Berau, M Hendratno, menyebut Forum Pembauran Kebangsaan telah menunjukkan kontribusi nyata dalam menjaga keharmonisan masyarakat Berau. Bahkan, kiprah FPK Berau kini telah dikenal hingga tingkat nasional.

    "Sejak berdiri, forum ini berhasil menjaga hubungan harmonis antar suku di Kabupaten Berau. Anggotanya merupakan tokoh adat dan tokoh suku yang terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat," ungkapnya.

    Menurut Hendratno, Pagelaran Budaya Pancasila memiliki tujuan yang berbeda dengan festival budaya yang diselenggarakan untuk mendukung sektor pariwisata. 

    "Kegiatan ini lebih menitikberatkan pada penguatan nasionalisme, solidaritas dan implementasi nilai-nilai Pancasila melalui pendekatan seni dan budaya," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)