Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Perkuat Keamanan Data, Diskominfo Berau Tingkatkan Kapasitas Pengelola Sistem

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    13 Oktober 2026 pukul 21:19 WITA

    Bimtek Pengelolaan Insider Siber, di Ruang Rapat RPJMD Bapperida Berau. (Foto: Pemkab Berau)

    Tanjung Redeb - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau meningkatkan kapasitas pengelola sistem elektronik perangkat daerah untuk memperkuat perlindungan data dan mengantisipasi risiko keamanan siber dari lingkungan internal.

    Langkah ini dilakukan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Insider Siber bertema "Membangun Tata Kelola Insider Siber yang Aman Berkelanjutan", yang dibuka Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, di Ruang Rapat RPJMD Bapperida Berau, Senin (12/10/2026).

    Kegiatan tersebut diikuti Tim Tanggap Insider Siber Kabupaten Berau bersama para pengelola sistem elektronik perangkat daerah. Bimtek ini bertujuan membangun pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan keamanan informasi dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik.

    Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi mengatakan, keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh perkembangan teknologi, tetapi juga kesadaran sumber daya manusia (SDM) dan penerapan tata kelola keamanan informasi yang baik.

    "Sistem yang canggih sekalipun bisa goyah jika tata kelola dan kesadaran SDM di dalamnya tidak terbangun dengan kuat," ujar Didi.

    Menurutnya, pengelola sistem elektronik memiliki tanggung jawab penting dalam menjaga keamanan informasi pemerintah daerah. Karena itu, pemahaman mengenai potensi risiko siber internal dan pengelolaan hak akses perlu terus ditingkatkan.

    "Melalui bimtek ini, kita ingin memastikan setiap pengelola sistem elektronik di Berau memiliki pemahaman yang sama untuk menciptakan ekosistem siber yang aman, tangguh, dan berkelanjutan," tuturnya.

    Tah hanya itu, ia menilai pengamanan sistem elektronik juga perlu didukung kedisiplinan dalam menjalankan prosedur keamanan informasi. Setiap pengelola harus memahami batas kewenangan akses serta menjaga kerahasiaan data yang menjadi tanggung jawabnya agar potensi penyalahgunaan informasi dapat diantisipasi sejak dini.

    Didi juga berharap para peserta mampu mengenali potensi ancaman siber dari lingkungan internal organisasi serta menerapkan langkah pengamanan yang sesuai dalam menjalankan tugas masing-masing.

    "Kami berharap melalui bimtek ini, penguatan kapasitas SDM dan tata kelola keamanan siber dapat menjaga keamanan data pemerintah daerah sekaligus memastikan sistem elektronik yang mendukung pelayanan publik dikelola secara aman dan bertanggung jawab," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Perkuat Keamanan Data, Diskominfo Berau Tingkatkan Kapasitas Pengelola Sistem

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    13 Oktober 2026 pukul 21:19 WITA

    Bimtek Pengelolaan Insider Siber, di Ruang Rapat RPJMD Bapperida Berau. (Foto: Pemkab Berau)

    Tanjung Redeb - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau meningkatkan kapasitas pengelola sistem elektronik perangkat daerah untuk memperkuat perlindungan data dan mengantisipasi risiko keamanan siber dari lingkungan internal.

    Langkah ini dilakukan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Insider Siber bertema "Membangun Tata Kelola Insider Siber yang Aman Berkelanjutan", yang dibuka Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, di Ruang Rapat RPJMD Bapperida Berau, Senin (12/10/2026).

    Kegiatan tersebut diikuti Tim Tanggap Insider Siber Kabupaten Berau bersama para pengelola sistem elektronik perangkat daerah. Bimtek ini bertujuan membangun pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan keamanan informasi dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik.

    Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi mengatakan, keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh perkembangan teknologi, tetapi juga kesadaran sumber daya manusia (SDM) dan penerapan tata kelola keamanan informasi yang baik.

    "Sistem yang canggih sekalipun bisa goyah jika tata kelola dan kesadaran SDM di dalamnya tidak terbangun dengan kuat," ujar Didi.

    Menurutnya, pengelola sistem elektronik memiliki tanggung jawab penting dalam menjaga keamanan informasi pemerintah daerah. Karena itu, pemahaman mengenai potensi risiko siber internal dan pengelolaan hak akses perlu terus ditingkatkan.

    "Melalui bimtek ini, kita ingin memastikan setiap pengelola sistem elektronik di Berau memiliki pemahaman yang sama untuk menciptakan ekosistem siber yang aman, tangguh, dan berkelanjutan," tuturnya.

    Tah hanya itu, ia menilai pengamanan sistem elektronik juga perlu didukung kedisiplinan dalam menjalankan prosedur keamanan informasi. Setiap pengelola harus memahami batas kewenangan akses serta menjaga kerahasiaan data yang menjadi tanggung jawabnya agar potensi penyalahgunaan informasi dapat diantisipasi sejak dini.

    Didi juga berharap para peserta mampu mengenali potensi ancaman siber dari lingkungan internal organisasi serta menerapkan langkah pengamanan yang sesuai dalam menjalankan tugas masing-masing.

    "Kami berharap melalui bimtek ini, penguatan kapasitas SDM dan tata kelola keamanan siber dapat menjaga keamanan data pemerintah daerah sekaligus memastikan sistem elektronik yang mendukung pelayanan publik dikelola secara aman dan bertanggung jawab," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)