Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Perkenalkan Potensi Desa, Produk BUMK Berau Akan Dipamerkan di Harganas Kaltim

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    25 Juni 2026 pukul 08:30 WITA

    Kepala DPMK Berau, Tenteram Rahayu. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau akan memanfaatkan perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Provinsi Kalimantan Timur sebagai ajang untuk memperkenalkan potensi ekonomi desa melalui berbagai produk unggulan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK). Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Kabupaten Berau pada 29 Juni 2026 dan dihadiri peserta serta tamu dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.

    Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Tenteram Rahayu, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah produk hasil BUMK yang akan ditampilkan selama pelaksanaan Harganas.

    "Momentum Harganas ini menjadi kesempatan strategis untuk kita memperkenalkan hasil karya kampung kepada masyarakat yang lebih luas, tentu kita akan tampilkan beberapa hasil produksi BUMK," ujar Tenteram.

    Menurutnya, Kehadiran peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur diharapkan dapat menjadi sarana promosi yang efektif bagi produk-produk lokal Berau.

    Meski tidak seluruh pelaku usaha kampung dapat hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut, DPMK memastikan produk unggulan mereka tetap akan ditampilkan kepada pengunjung.

    "Walaupun pelaku usaha tidak hadir, minimal produk dan hasil karya mereka bisa kita tampilkan," katanya.

    Ia menjelaskan, konsep tersebut dipilih sebagai langkah yang lebih praktis dan efisien dalam pelaksanaan pameran. Dengan menampilkan produk tanpa harus menghadirkan seluruh pelaku usaha, tujuan promosi tetap dapat tercapai secara maksimal.

    "Jadi lebih simpel untuk pelaksanaan dan kita harus siap. Keterlibatan BUMK dalam Harganas tingkat provinsi ini kan merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan ekonomi berbasis kampung," terangnya.

    Oleh karena itu, dirinya menilai bahwa melalui promosi dalam kegiatan berskala besar tersebut, Pemkab Berau berharap produk-produk kampung dapat semakin dikenal masyarakat luas dan membuka peluang pasar baru bagi para pelaku usaha. Selain itu, promosi yang berkelanjutan juga diharapkan mampu mendorong masyarakat kampung untuk terus berinovasi dalam mengembangkan produk unggulan daerah.

    "Selama ini, sejumlah BUMK di Berau telah menghasilkan berbagai produk unggulan, mulai dari olahan pangan, kerajinan tangan hingga produk berbasis potensi lokal yang memiliki nilai jual dan daya saing," tuturnya.

    Tenteram pun berharap dengan menjadikan Harganas sebagai wadah promosi potensi desa, kegiatan ini tidak hanya sukses sebagai agenda tahunan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat hingga ke tingkat kampung. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Perkenalkan Potensi Desa, Produk BUMK Berau Akan Dipamerkan di Harganas Kaltim

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    25 Juni 2026 pukul 08:30 WITA

    Kepala DPMK Berau, Tenteram Rahayu. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau akan memanfaatkan perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Provinsi Kalimantan Timur sebagai ajang untuk memperkenalkan potensi ekonomi desa melalui berbagai produk unggulan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK). Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Kabupaten Berau pada 29 Juni 2026 dan dihadiri peserta serta tamu dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.

    Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Tenteram Rahayu, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah produk hasil BUMK yang akan ditampilkan selama pelaksanaan Harganas.

    "Momentum Harganas ini menjadi kesempatan strategis untuk kita memperkenalkan hasil karya kampung kepada masyarakat yang lebih luas, tentu kita akan tampilkan beberapa hasil produksi BUMK," ujar Tenteram.

    Menurutnya, Kehadiran peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur diharapkan dapat menjadi sarana promosi yang efektif bagi produk-produk lokal Berau.

    Meski tidak seluruh pelaku usaha kampung dapat hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut, DPMK memastikan produk unggulan mereka tetap akan ditampilkan kepada pengunjung.

    "Walaupun pelaku usaha tidak hadir, minimal produk dan hasil karya mereka bisa kita tampilkan," katanya.

    Ia menjelaskan, konsep tersebut dipilih sebagai langkah yang lebih praktis dan efisien dalam pelaksanaan pameran. Dengan menampilkan produk tanpa harus menghadirkan seluruh pelaku usaha, tujuan promosi tetap dapat tercapai secara maksimal.

    "Jadi lebih simpel untuk pelaksanaan dan kita harus siap. Keterlibatan BUMK dalam Harganas tingkat provinsi ini kan merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan ekonomi berbasis kampung," terangnya.

    Oleh karena itu, dirinya menilai bahwa melalui promosi dalam kegiatan berskala besar tersebut, Pemkab Berau berharap produk-produk kampung dapat semakin dikenal masyarakat luas dan membuka peluang pasar baru bagi para pelaku usaha. Selain itu, promosi yang berkelanjutan juga diharapkan mampu mendorong masyarakat kampung untuk terus berinovasi dalam mengembangkan produk unggulan daerah.

    "Selama ini, sejumlah BUMK di Berau telah menghasilkan berbagai produk unggulan, mulai dari olahan pangan, kerajinan tangan hingga produk berbasis potensi lokal yang memiliki nilai jual dan daya saing," tuturnya.

    Tenteram pun berharap dengan menjadikan Harganas sebagai wadah promosi potensi desa, kegiatan ini tidak hanya sukses sebagai agenda tahunan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat hingga ke tingkat kampung. (Adv)

    (Sf/Rs)