Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Pemanfaatan Budaya Lokal Jadi Strategi Sambaliung Kembangkan Ekonomi

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    28 Juli 2026 pukul 12:54 WITA

    Festival Neppa Pade Kampung Inaran, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kecamatan Sambaliung terus mendorong pemanfaatan budaya lokal sebagai salah satu strategi pengembangan ekonomi masyarakat. Melalui penyelenggaraan kegiatan adat dan budaya di tingkat kampung, pemerintah berharap pelestarian tradisi dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan warga.

    Camat Sambaliung, Noor Alam, mengatakan pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan adat, terutama yang dirangkaikan dengan peringatan hari ulang tahun kampung. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wadah menjaga nilai-nilai budaya, tetapi juga mampu menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM.

    "Kami sangat mendukung acara adat seperti ini, apalagi dalam momen ulang tahun kampung. Dengan adanya acara ini bisa menghidupkan kampung dan ekonomi kecil seperti UMKM bisa tumbuh dan berjalan," ujar Noor Alam.

    Ia menjelaskan, setiap kegiatan budaya yang digelar di kampung berpotensi menarik kedatangan masyarakat dari berbagai daerah. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk kuliner, kerajinan, hingga hasil usaha lainnya sehingga memberikan dampak positif terhadap perekonomian kampung.

    Sementara itu, dirinya juga mengapresiasi dukungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau yang selama ini aktif mendukung pelaksanaan berbagai agenda budaya di wilayah Kecamatan Sambaliung. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam mengembangkan potensi wisata berbasis budaya.

    "Alhamdulillah, selama ini selalu mendapat dukungan dari Dinas Pariwisata, seperti halnya kegiatan di Tumbit Dayak. Tentu kami berharap dukungan ini bisa terus berlanjut," katanya.

    Noor Alam menegaskan bahwa pemerintah kecamatan juga terus mengoptimalkan promosi melalui media sosial agar informasi mengenai kegiatan adat dapat menjangkau masyarakat lebih luas. Publikasi yang baik dinilai mampu meningkatkan jumlah pengunjung sekaligus memperkenalkan potensi wisata budaya yang dimiliki setiap kampung.

    "Promosi itu sangat penting agar masyarakat luas tahu ada kegiatan di suatu kampung. Jadi mereka bisa mengatur jadwal untuk datang menyaksikan. Ke depan, pelestarian budaya ini harus terus berjalan seiring dengan publikasi yang masif," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Pemanfaatan Budaya Lokal Jadi Strategi Sambaliung Kembangkan Ekonomi

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    28 Juli 2026 pukul 12:54 WITA

    Festival Neppa Pade Kampung Inaran, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kecamatan Sambaliung terus mendorong pemanfaatan budaya lokal sebagai salah satu strategi pengembangan ekonomi masyarakat. Melalui penyelenggaraan kegiatan adat dan budaya di tingkat kampung, pemerintah berharap pelestarian tradisi dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan warga.

    Camat Sambaliung, Noor Alam, mengatakan pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan adat, terutama yang dirangkaikan dengan peringatan hari ulang tahun kampung. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wadah menjaga nilai-nilai budaya, tetapi juga mampu menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM.

    "Kami sangat mendukung acara adat seperti ini, apalagi dalam momen ulang tahun kampung. Dengan adanya acara ini bisa menghidupkan kampung dan ekonomi kecil seperti UMKM bisa tumbuh dan berjalan," ujar Noor Alam.

    Ia menjelaskan, setiap kegiatan budaya yang digelar di kampung berpotensi menarik kedatangan masyarakat dari berbagai daerah. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk kuliner, kerajinan, hingga hasil usaha lainnya sehingga memberikan dampak positif terhadap perekonomian kampung.

    Sementara itu, dirinya juga mengapresiasi dukungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau yang selama ini aktif mendukung pelaksanaan berbagai agenda budaya di wilayah Kecamatan Sambaliung. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam mengembangkan potensi wisata berbasis budaya.

    "Alhamdulillah, selama ini selalu mendapat dukungan dari Dinas Pariwisata, seperti halnya kegiatan di Tumbit Dayak. Tentu kami berharap dukungan ini bisa terus berlanjut," katanya.

    Noor Alam menegaskan bahwa pemerintah kecamatan juga terus mengoptimalkan promosi melalui media sosial agar informasi mengenai kegiatan adat dapat menjangkau masyarakat lebih luas. Publikasi yang baik dinilai mampu meningkatkan jumlah pengunjung sekaligus memperkenalkan potensi wisata budaya yang dimiliki setiap kampung.

    "Promosi itu sangat penting agar masyarakat luas tahu ada kegiatan di suatu kampung. Jadi mereka bisa mengatur jadwal untuk datang menyaksikan. Ke depan, pelestarian budaya ini harus terus berjalan seiring dengan publikasi yang masif," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)