Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Pelatihan Menjahit Dorong UMKM Baru Tumbuh di Berau

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    08 Oktober 2026 pukul 22:42 WITA

    Pembukaan Pelatihan Menjahit, di Ruang Rapat RPJMD Bapperida, Tanjung Redeb. (Foto: Diskoperindag Berau)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) terus mendorong pertumbuhan UMKM baru melalui peningkatan keterampilan masyarakat.

    Salah satunya dilakukan melalui Pelatihan Menjahit yang digelar 8-10 Oktober 2026 di Ruang Rapat RPJMD Bapperida, Tanjung Redeb. Kegiatan tersebut diikuti 15 peserta yang berasal dari enam kelurahan di Kecamatan Tanjung Redeb.

    Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, mengatakan keterampilan menjahit dapat menjadi modal awal bagi masyarakat untuk membangun usaha mandiri sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga.

    "Pelatihan ini tidak sekadar membekali peserta dengan keterampilan teknis menjahit, tetapi juga bagaimana keterampilan tersebut bisa dikembangkan menjadi sumber pendapatan dan usaha yang berkelanjutan," ujar Eva.

    Menurutnya, kebutuhan terhadap produk fesyen, seragam, maupun kerajinan berbasis tekstil masih cukup terbuka. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi peserta untuk menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi.

    Oleh karena itu, ia mendorong peserta agar dapat memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan dan memasarkan produk. Media sosial dan marketplace dinilai dapat membantu pelaku usaha memperluas jangkauan pasar.

    "Jangan hanya berpikir saya bisa menjahit, tetapi mulailah berpikir bagaimana keterampilan ini menjadi sumber pendapatan dan membuka usaha. Manfaatkan media sosial dan marketplace agar produk yang dihasilkan bisa menjangkau pasar yang lebih luas,"  katanya.

    Sementara itu, untuk menjaga keberlanjutan program, Diskoperindag Berau juga menyiapkan pendampingan setelah pelatihan. Pendampingan tersebut meliputi peningkatan kualitas produk, akses pembiayaan hingga jaringan pemasaran.

    "Kami akan memastikan program ini tidak berhenti pada sesi pelatihan semata. Kami pun berencana memberikan pendampingan berkelanjutan bagi para lulusan pelatihan," tuturnya.

    Eva berharap peserta dapat memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk menjadi pelaku UMKM baru yang mandiri dan berdaya saing, sehingga turut membuka lapangan kerja serta menggerakkan perekonomian daerah.

    "Harapannya, melalui sinergi antara instruktur, peserta yang gigih, dan dukungan pemerintah, kegiatan ini mampu menjadi pijakan awal lahirnya para pelaku usaha baru yang mampu menggerakkan roda perekonomian di Kabupaten Berau," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Pelatihan Menjahit Dorong UMKM Baru Tumbuh di Berau

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    08 Oktober 2026 pukul 22:42 WITA

    Pembukaan Pelatihan Menjahit, di Ruang Rapat RPJMD Bapperida, Tanjung Redeb. (Foto: Diskoperindag Berau)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) terus mendorong pertumbuhan UMKM baru melalui peningkatan keterampilan masyarakat.

    Salah satunya dilakukan melalui Pelatihan Menjahit yang digelar 8-10 Oktober 2026 di Ruang Rapat RPJMD Bapperida, Tanjung Redeb. Kegiatan tersebut diikuti 15 peserta yang berasal dari enam kelurahan di Kecamatan Tanjung Redeb.

    Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, mengatakan keterampilan menjahit dapat menjadi modal awal bagi masyarakat untuk membangun usaha mandiri sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga.

    "Pelatihan ini tidak sekadar membekali peserta dengan keterampilan teknis menjahit, tetapi juga bagaimana keterampilan tersebut bisa dikembangkan menjadi sumber pendapatan dan usaha yang berkelanjutan," ujar Eva.

    Menurutnya, kebutuhan terhadap produk fesyen, seragam, maupun kerajinan berbasis tekstil masih cukup terbuka. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi peserta untuk menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi.

    Oleh karena itu, ia mendorong peserta agar dapat memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan dan memasarkan produk. Media sosial dan marketplace dinilai dapat membantu pelaku usaha memperluas jangkauan pasar.

    "Jangan hanya berpikir saya bisa menjahit, tetapi mulailah berpikir bagaimana keterampilan ini menjadi sumber pendapatan dan membuka usaha. Manfaatkan media sosial dan marketplace agar produk yang dihasilkan bisa menjangkau pasar yang lebih luas,"  katanya.

    Sementara itu, untuk menjaga keberlanjutan program, Diskoperindag Berau juga menyiapkan pendampingan setelah pelatihan. Pendampingan tersebut meliputi peningkatan kualitas produk, akses pembiayaan hingga jaringan pemasaran.

    "Kami akan memastikan program ini tidak berhenti pada sesi pelatihan semata. Kami pun berencana memberikan pendampingan berkelanjutan bagi para lulusan pelatihan," tuturnya.

    Eva berharap peserta dapat memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk menjadi pelaku UMKM baru yang mandiri dan berdaya saing, sehingga turut membuka lapangan kerja serta menggerakkan perekonomian daerah.

    "Harapannya, melalui sinergi antara instruktur, peserta yang gigih, dan dukungan pemerintah, kegiatan ini mampu menjadi pijakan awal lahirnya para pelaku usaha baru yang mampu menggerakkan roda perekonomian di Kabupaten Berau," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)