Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Berau
Destinasi wisata Pulau Derawan. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Pertumbuhan sektor pariwisata di Pulau Derawan terus menunjukkan tren positif. Meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung selama musim liburan turut menggerakkan perekonomian masyarakat, mulai dari usaha transportasi laut, homestay, penyewaan sepeda listrik hingga pelaku UMKM.
Di tengah ramainya kunjungan wisatawan, Kepala Kampung Pulau Derawan, Indra Mahardika mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan agar keindahan destinasi wisata tersebut tetap terpelihara. Sejumlah fasilitas tempat sampah telah disediakan di berbagai titik untuk memudahkan pengunjung membuang sampah pada tempatnya.
"Kami mengimbau wisatawan tidak membuang sampah sembarangan. Fasilitas sudah kami siapkan," ujar Kepala Kampung Pulau Derawan.
Menurutnya, kesadaran wisatawan dalam menjaga kebersihan sangat penting karena sampah masih menjadi salah satu ancaman bagi ekosistem pesisir dan laut. Kelestarian lingkungan menjadi faktor utama dalam menjaga daya tarik wisata Derawan.
"Silakan nikmati keindahan alam Derawan, namun tetap jaga kebersihan dan ekosistemnya," tuturnya.
Ia mengatakan meningkatnya aktivitas wisata juga memberikan manfaat ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat setempat. Hampir seluruh sektor usaha lokal merasakan dampak positif dari bertambahnya jumlah pengunjung yang datang ke Derawan.
Oleh karena itu, wisatawan juga diingatkan untuk turut menjaga kelestarian satwa laut yang menjadi daya tarik utama Derawan. Oleh karena itu, pemerintah kampung terus memberikan edukasi agar pengunjung tidak melakukan interaksi berlebihan dengan penyu yang hidup di kawasan perairan tersebut.
"Kami mengingatkan wisatawan agar tidak berlebihan saat berinteraksi dengan penyu," ujarnya.
Indra menegaskan, pertumbuhan sektor pariwisata harus berjalan beriringan dengan upaya konservasi lingkungan. Dengan keseimbangan tersebut, manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat dapat terus berlangsung tanpa mengorbankan kelestarian alam yang menjadi aset utama Pulau Derawan. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Berau

Destinasi wisata Pulau Derawan. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Pertumbuhan sektor pariwisata di Pulau Derawan terus menunjukkan tren positif. Meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung selama musim liburan turut menggerakkan perekonomian masyarakat, mulai dari usaha transportasi laut, homestay, penyewaan sepeda listrik hingga pelaku UMKM.
Di tengah ramainya kunjungan wisatawan, Kepala Kampung Pulau Derawan, Indra Mahardika mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan agar keindahan destinasi wisata tersebut tetap terpelihara. Sejumlah fasilitas tempat sampah telah disediakan di berbagai titik untuk memudahkan pengunjung membuang sampah pada tempatnya.
"Kami mengimbau wisatawan tidak membuang sampah sembarangan. Fasilitas sudah kami siapkan," ujar Kepala Kampung Pulau Derawan.
Menurutnya, kesadaran wisatawan dalam menjaga kebersihan sangat penting karena sampah masih menjadi salah satu ancaman bagi ekosistem pesisir dan laut. Kelestarian lingkungan menjadi faktor utama dalam menjaga daya tarik wisata Derawan.
"Silakan nikmati keindahan alam Derawan, namun tetap jaga kebersihan dan ekosistemnya," tuturnya.
Ia mengatakan meningkatnya aktivitas wisata juga memberikan manfaat ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat setempat. Hampir seluruh sektor usaha lokal merasakan dampak positif dari bertambahnya jumlah pengunjung yang datang ke Derawan.
Oleh karena itu, wisatawan juga diingatkan untuk turut menjaga kelestarian satwa laut yang menjadi daya tarik utama Derawan. Oleh karena itu, pemerintah kampung terus memberikan edukasi agar pengunjung tidak melakukan interaksi berlebihan dengan penyu yang hidup di kawasan perairan tersebut.
"Kami mengingatkan wisatawan agar tidak berlebihan saat berinteraksi dengan penyu," ujarnya.
Indra menegaskan, pertumbuhan sektor pariwisata harus berjalan beriringan dengan upaya konservasi lingkungan. Dengan keseimbangan tersebut, manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat dapat terus berlangsung tanpa mengorbankan kelestarian alam yang menjadi aset utama Pulau Derawan. (Adv)
(Sf/Rs)