Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Optimalkan Lahan Sempit, Dinas Pangan Berau Kenalkan Budi Daya Tanaman di Pekarangan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    19 Oktober 2026 pukul 20:09 WITA

    Tanaman di stan Dinas Pangan di Berau Expo 2026. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Lahan pekarangan yang terbatas bukan halangan bagi masyarakat untuk mulai menanam tanaman pangan. Dengan memilih jenis tanaman yang sesuai, pekarangan rumah dapat dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

    Hal ini menjadi salah satu edukasi yang diangkat Dinas Pangan Kabupaten Berau melalui stan dalam Berau Expo 2026. Masyarakat diajak mengenali potensi lahan di sekitar rumah agar lebih produktif dan bermanfaat.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pangan Berau, Tentram Rahayu, mengatakan pemanfaatan pekarangan merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mendukung ketahanan pangan dari lingkungan keluarga.

    "Pekarangan rumah bisa dimanfaatkan untuk menanam berbagai kebutuhan pangan keluarga, asalkan jenis tanamannya disesuaikan dengan kondisi lahan. Tidak harus memiliki lahan yang luas untuk mulai menanam," ujar Tenteram.

    Menurutnya, pemilihan jenis tanaman perlu diperhatikan agar sesuai dengan kondisi dan luas pekarangan. Dengan begitu, masyarakat tetap bisa memanfaatkan lahan yang tersedia meskipun tidak memiliki area khusus untuk pertanian.

    Oleh karena itu, dirinya berharap melalui edukasi tersebut, masyarakat semakin memahami bahwa upaya menjaga ketahanan pangan dapat dimulai dari rumah. Tanaman yang dibudidayakan di pekarangan bisa menjadi alternatif untuk memenuhi sebagian kebutuhan dapur sehari-hari.

    "Masyarakat perlu mengetahui jenis tanaman yang sesuai dengan kondisi pekarangannya. Jadi, lahan yang terbatas sekalipun tetap bisa dimanfaatkan dan memberikan manfaat bagi keluarga," tuturnya.

    Selain itu, menurutnya pemanfaatan pekarangan secara produktif juga menjadi salah satu cara untuk mengoptimalkan potensi pangan lokal di Kabupaten Berau. 

    "Jika dilakukan secara konsisten, langkah sederhana ini berpotensi bisa mengurangi ketergantungan keluarga terhadap pasokan bahan pangan tertentu dari luar daerah," katanya.

    Tenteram juga menilai bahwa kehadiran Dinas Pangan dalam Berau Expo 2026 sekaligus menjadi sarana untuk mendekatkan informasi kepada masyarakat. Melalui edukasi tersebut dirinya berharap warga dapat mulai menerapkan kebiasaan menanam di pekarangan sebagai bagian dari upaya mewujudkan keluarga mandiri pangan dan memperkuat ketahanan pangan daerah. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Optimalkan Lahan Sempit, Dinas Pangan Berau Kenalkan Budi Daya Tanaman di Pekarangan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    19 Oktober 2026 pukul 20:09 WITA

    Tanaman di stan Dinas Pangan di Berau Expo 2026. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Lahan pekarangan yang terbatas bukan halangan bagi masyarakat untuk mulai menanam tanaman pangan. Dengan memilih jenis tanaman yang sesuai, pekarangan rumah dapat dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

    Hal ini menjadi salah satu edukasi yang diangkat Dinas Pangan Kabupaten Berau melalui stan dalam Berau Expo 2026. Masyarakat diajak mengenali potensi lahan di sekitar rumah agar lebih produktif dan bermanfaat.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pangan Berau, Tentram Rahayu, mengatakan pemanfaatan pekarangan merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mendukung ketahanan pangan dari lingkungan keluarga.

    "Pekarangan rumah bisa dimanfaatkan untuk menanam berbagai kebutuhan pangan keluarga, asalkan jenis tanamannya disesuaikan dengan kondisi lahan. Tidak harus memiliki lahan yang luas untuk mulai menanam," ujar Tenteram.

    Menurutnya, pemilihan jenis tanaman perlu diperhatikan agar sesuai dengan kondisi dan luas pekarangan. Dengan begitu, masyarakat tetap bisa memanfaatkan lahan yang tersedia meskipun tidak memiliki area khusus untuk pertanian.

    Oleh karena itu, dirinya berharap melalui edukasi tersebut, masyarakat semakin memahami bahwa upaya menjaga ketahanan pangan dapat dimulai dari rumah. Tanaman yang dibudidayakan di pekarangan bisa menjadi alternatif untuk memenuhi sebagian kebutuhan dapur sehari-hari.

    "Masyarakat perlu mengetahui jenis tanaman yang sesuai dengan kondisi pekarangannya. Jadi, lahan yang terbatas sekalipun tetap bisa dimanfaatkan dan memberikan manfaat bagi keluarga," tuturnya.

    Selain itu, menurutnya pemanfaatan pekarangan secara produktif juga menjadi salah satu cara untuk mengoptimalkan potensi pangan lokal di Kabupaten Berau. 

    "Jika dilakukan secara konsisten, langkah sederhana ini berpotensi bisa mengurangi ketergantungan keluarga terhadap pasokan bahan pangan tertentu dari luar daerah," katanya.

    Tenteram juga menilai bahwa kehadiran Dinas Pangan dalam Berau Expo 2026 sekaligus menjadi sarana untuk mendekatkan informasi kepada masyarakat. Melalui edukasi tersebut dirinya berharap warga dapat mulai menerapkan kebiasaan menanam di pekarangan sebagai bagian dari upaya mewujudkan keluarga mandiri pangan dan memperkuat ketahanan pangan daerah. (Adv)

    (Sf/Lo)