Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Optimalisasi Pengelolaan Pasar SAD, Diskoperindag Berau Dukung Wacana Keterlibatan Perusda

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    14 Agustus 2026 pukul 16:37 WITA

    Pasar SAD, Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau menyambut positif wacana keterlibatan perusahaan daerah (Perusda) dalam pengelolaan Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD) yang ada di Berau.

    Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, mengatakan wacana tersebut masih berada pada tahap awal dan belum dibahas secara resmi. Gagasan itu sebelumnya disampaikan pihak legislatif yang menilai pengelolaan pasar SAD dapat dilakukan oleh Perusda.

    "Kalau namanya wacana, berarti masih sebatas pemikiran dan belum ditindaklanjuti dalam forum resmi. Tapi kami merespons positif karena memang sejak awal saya masuk sebagai kepala Diskoperindag, saya sudah berpikir bagaimana supaya pengelolaan pasar ini bisa lebih optimal dan penerimaan daerah juga lebih baik," ujar Eva.

    Menurutnya pengelolaan pasar SAD oleh pihak ketiga dapat menjadi salah satu pilihan untuk mendorong pengelolaan pasar secara lebih profesional. Selain Perusda, kerja sama dengan pihak swasta juga dinilai dapat menjadi alternatif yang bisa dipertimbangkan pemerintah daerah.

    Sementara itu, ia pun mengakui bahwa pengelolaan pasar membutuhkan perhatian khusus, dimana beban kerja Diskoperindag saat ini cukup besar karena menangani berbagai urusan lintas sektor.

    "Dengan beban kerja Diskoperindag yang cukup besar empat bahkan lima kementerian yang kami tangani itu tidak akan maksimal kalau harus mengelola pasar sedemikian rupa. Makanya kalau memang bisa dikelola oleh pihak yang lebih fokus, baik Perusda maupun pihak ketiga lainnya, tentu kami menyambut baik," katanya.

    Meski demikian, Eva menegaskan bahwa tindak lanjut mengenai wacana tersebut tetap menunggu arahan dan keputusan dari pimpinan daerah. Jika wacana tersebut nantinya dibahas lebih lanjut, Diskoperindag pun siap mendukung dengan menyiapkan data dan kebutuhan lainnya.

    "Kalau memang ini ditindaklanjuti, kami siap menyiapkan data dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan. Prinsipnya, kami siap mendukung selama tujuannya untuk membuat pengelolaan pasar SAD lebih optimal dan memberikan manfaat bagi daerah," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Optimalisasi Pengelolaan Pasar SAD, Diskoperindag Berau Dukung Wacana Keterlibatan Perusda

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    14 Agustus 2026 pukul 16:37 WITA

    Pasar SAD, Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau menyambut positif wacana keterlibatan perusahaan daerah (Perusda) dalam pengelolaan Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD) yang ada di Berau.

    Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, mengatakan wacana tersebut masih berada pada tahap awal dan belum dibahas secara resmi. Gagasan itu sebelumnya disampaikan pihak legislatif yang menilai pengelolaan pasar SAD dapat dilakukan oleh Perusda.

    "Kalau namanya wacana, berarti masih sebatas pemikiran dan belum ditindaklanjuti dalam forum resmi. Tapi kami merespons positif karena memang sejak awal saya masuk sebagai kepala Diskoperindag, saya sudah berpikir bagaimana supaya pengelolaan pasar ini bisa lebih optimal dan penerimaan daerah juga lebih baik," ujar Eva.

    Menurutnya pengelolaan pasar SAD oleh pihak ketiga dapat menjadi salah satu pilihan untuk mendorong pengelolaan pasar secara lebih profesional. Selain Perusda, kerja sama dengan pihak swasta juga dinilai dapat menjadi alternatif yang bisa dipertimbangkan pemerintah daerah.

    Sementara itu, ia pun mengakui bahwa pengelolaan pasar membutuhkan perhatian khusus, dimana beban kerja Diskoperindag saat ini cukup besar karena menangani berbagai urusan lintas sektor.

    "Dengan beban kerja Diskoperindag yang cukup besar empat bahkan lima kementerian yang kami tangani itu tidak akan maksimal kalau harus mengelola pasar sedemikian rupa. Makanya kalau memang bisa dikelola oleh pihak yang lebih fokus, baik Perusda maupun pihak ketiga lainnya, tentu kami menyambut baik," katanya.

    Meski demikian, Eva menegaskan bahwa tindak lanjut mengenai wacana tersebut tetap menunggu arahan dan keputusan dari pimpinan daerah. Jika wacana tersebut nantinya dibahas lebih lanjut, Diskoperindag pun siap mendukung dengan menyiapkan data dan kebutuhan lainnya.

    "Kalau memang ini ditindaklanjuti, kami siap menyiapkan data dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan. Prinsipnya, kami siap mendukung selama tujuannya untuk membuat pengelolaan pasar SAD lebih optimal dan memberikan manfaat bagi daerah," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)