Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Berau
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Pesatnya perkembangan sektor pariwisata di Kabupaten Berau menjadi angin segar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke berbagai destinasi unggulan turut mendongkrak permintaan terhadap produk-produk lokal dan berdampak pada peningkatan pendapatan pelaku usaha.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita mengatakan tren positif tersebut harus dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas usahanya.
Menurutnya, sektor wisata dan UMKM merupakan dua sektor yang saling mendukung dalam menggerakkan perekonomian daerah.
"Menurut informasi yang kami terima, peningkatannya cukup tinggi. Ini menunjukkan bahwa sektor pariwisata memberikan dampak yang nyata terhadap peningkatan pendapatan UMKM," ujar Eva.
Namun, ia menegaskan peningkatan omzet bukan satu-satunya tujuan yang harus dicapai. Dirinya menilai pelaku usaha perlu fokus meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing dan bertahan di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Selain kualitas produk, kemasan juga menjadi faktor penting dalam menarik minat wisatawan.
"Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah standar kebersihan dan keamanan produk. Selain itu, kemasan yang menarik bisa memberikan kesan positif terhadap produk lokal dan soal rasa nanti mengikuti. Kalau enak, pasti akan kembali," terangnya.
Oleh karena itu, dirinya juga mengatakan pihaknya terus memberikan edukasi kepada pelaku usaha agar produk yang dihasilkan memenuhi standar yang baik dan mampu meningkatkan kepercayaan konsumen.
"Kami terus edukasi tentang kualitas produk, kehigenisan dan harga yang ditawarkan agar tetap wajar," katanya.
Tak hanya itu, untuk mendukung peningkatan kapasitas UMKM, Diskoperindag juga terus menggelar berbagai pelatihan yang mencakup pengolahan produk, pengemasan, pemasaran, hingga manajemen usaha.
"Melalui peningkatan kualitas yang berkelanjutan, kami berharap UMKM lokal tidak hanya memperoleh manfaat dari ramainya kunjungan wisatawan, tetapi juga mampu naik kelas, memperluas pangsa pasar, serta menjadi kekuatan ekonomi yang semakin mandiri dan berdaya saing," tandas Eva. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Berau

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Pesatnya perkembangan sektor pariwisata di Kabupaten Berau menjadi angin segar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke berbagai destinasi unggulan turut mendongkrak permintaan terhadap produk-produk lokal dan berdampak pada peningkatan pendapatan pelaku usaha.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita mengatakan tren positif tersebut harus dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas usahanya.
Menurutnya, sektor wisata dan UMKM merupakan dua sektor yang saling mendukung dalam menggerakkan perekonomian daerah.
"Menurut informasi yang kami terima, peningkatannya cukup tinggi. Ini menunjukkan bahwa sektor pariwisata memberikan dampak yang nyata terhadap peningkatan pendapatan UMKM," ujar Eva.
Namun, ia menegaskan peningkatan omzet bukan satu-satunya tujuan yang harus dicapai. Dirinya menilai pelaku usaha perlu fokus meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing dan bertahan di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Selain kualitas produk, kemasan juga menjadi faktor penting dalam menarik minat wisatawan.
"Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah standar kebersihan dan keamanan produk. Selain itu, kemasan yang menarik bisa memberikan kesan positif terhadap produk lokal dan soal rasa nanti mengikuti. Kalau enak, pasti akan kembali," terangnya.
Oleh karena itu, dirinya juga mengatakan pihaknya terus memberikan edukasi kepada pelaku usaha agar produk yang dihasilkan memenuhi standar yang baik dan mampu meningkatkan kepercayaan konsumen.
"Kami terus edukasi tentang kualitas produk, kehigenisan dan harga yang ditawarkan agar tetap wajar," katanya.
Tak hanya itu, untuk mendukung peningkatan kapasitas UMKM, Diskoperindag juga terus menggelar berbagai pelatihan yang mencakup pengolahan produk, pengemasan, pemasaran, hingga manajemen usaha.
"Melalui peningkatan kualitas yang berkelanjutan, kami berharap UMKM lokal tidak hanya memperoleh manfaat dari ramainya kunjungan wisatawan, tetapi juga mampu naik kelas, memperluas pangsa pasar, serta menjadi kekuatan ekonomi yang semakin mandiri dan berdaya saing," tandas Eva. (Adv)
(Sf/Lo)