Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Berau
Kawasan Wisata Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Kebersihan kawasan wisata menjadi perhatian serius Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau.
Sebagai langkah nyata, Disbudpar akan menggelar aksi gotong royong massal di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan pada Minggu ini dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dan instansi terkait.
Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Berau usai meninjau kawasan Dermaga Tanjung Batu. Menurutnya, kondisi lingkungan yang bersih menjadi salah satu faktor penting dalam memberikan kenyamanan bagi wisatawan sekaligus menjaga citra pariwisata daerah.
"Kebersihan kawasan wisata tidak bisa dipisahkan dari pengembangan pariwisata. Sebagai leading sector, kami mengambil inisiatif untuk menggerakkan semua pihak agar bersama-sama menangani persoalan sampah di kawasan ini," ujar Yudha.
Ia menjelaskan aksi bersih-bersih tersebut akan difokuskan di sekitar Dermaga Tanjung Batu dan jalur menuju kawasan wisata. Kegiatan tersebut melibatkan OPD teknis terkait, UPT, Kecamatan Pulau Derawan, Koramil, Polsek, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), pelaku usaha pariwisata, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pengelola penginapan, pemilik kios, hingga masyarakat dan para ketua RT.
"Besok hari Minggu kita gotong royong. Kami juga sudah bersurat ke DLHK untuk meminta dukungan personel dan peralatan kebersihan, seperti dump truck, sapu, sekop dan cangkul sehingga proses pembersihan dapat berjalan lebih maksimal," tuturnya.
Sementara itu, dirinya mengungkapkan, antusiasme masyarakat dalam mendukung aksi gotong royong tersebut cukup tinggi. Pengelola penginapan, pemilik kios, pokdarwis, hingga RT di sekitar kawasan telah menyatakan kesiapannya untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan wisata.
"Alhamdulillah, seluruh unsur masyarakat di sekitar kawasan memberikan respons yang sangat baik. Semua yang disana kita libatkan termasuk kampung RT-nya yang diluar dermaga mereka gotong royong di lingkungannya. Tapi yang dekat dermaga ya arahnya disitu kita kumpulkan di kawasan Dermaga itu," ungkapnya.
Yudha pun berharap kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya peduli lingkungan di kawasan wisata. Menurutnya, keberhasilan pengembangan pariwisata tidak hanya ditentukan oleh keindahan destinasi, tetapi juga kebersihan dan kenyamanan yang dirasakan wisatawan.
"Kalau kawasan wisata bersih, wisatawan akan merasa nyaman untuk datang dan kembali berkunjung. Ini yang ingin terus kami jaga bersama demi kemajuan pariwisata Kabupaten Berau," tutupnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Berau

Kawasan Wisata Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Kebersihan kawasan wisata menjadi perhatian serius Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau.
Sebagai langkah nyata, Disbudpar akan menggelar aksi gotong royong massal di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan pada Minggu ini dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dan instansi terkait.
Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Berau usai meninjau kawasan Dermaga Tanjung Batu. Menurutnya, kondisi lingkungan yang bersih menjadi salah satu faktor penting dalam memberikan kenyamanan bagi wisatawan sekaligus menjaga citra pariwisata daerah.
"Kebersihan kawasan wisata tidak bisa dipisahkan dari pengembangan pariwisata. Sebagai leading sector, kami mengambil inisiatif untuk menggerakkan semua pihak agar bersama-sama menangani persoalan sampah di kawasan ini," ujar Yudha.
Ia menjelaskan aksi bersih-bersih tersebut akan difokuskan di sekitar Dermaga Tanjung Batu dan jalur menuju kawasan wisata. Kegiatan tersebut melibatkan OPD teknis terkait, UPT, Kecamatan Pulau Derawan, Koramil, Polsek, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), pelaku usaha pariwisata, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pengelola penginapan, pemilik kios, hingga masyarakat dan para ketua RT.
"Besok hari Minggu kita gotong royong. Kami juga sudah bersurat ke DLHK untuk meminta dukungan personel dan peralatan kebersihan, seperti dump truck, sapu, sekop dan cangkul sehingga proses pembersihan dapat berjalan lebih maksimal," tuturnya.
Sementara itu, dirinya mengungkapkan, antusiasme masyarakat dalam mendukung aksi gotong royong tersebut cukup tinggi. Pengelola penginapan, pemilik kios, pokdarwis, hingga RT di sekitar kawasan telah menyatakan kesiapannya untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan wisata.
"Alhamdulillah, seluruh unsur masyarakat di sekitar kawasan memberikan respons yang sangat baik. Semua yang disana kita libatkan termasuk kampung RT-nya yang diluar dermaga mereka gotong royong di lingkungannya. Tapi yang dekat dermaga ya arahnya disitu kita kumpulkan di kawasan Dermaga itu," ungkapnya.
Yudha pun berharap kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya peduli lingkungan di kawasan wisata. Menurutnya, keberhasilan pengembangan pariwisata tidak hanya ditentukan oleh keindahan destinasi, tetapi juga kebersihan dan kenyamanan yang dirasakan wisatawan.
"Kalau kawasan wisata bersih, wisatawan akan merasa nyaman untuk datang dan kembali berkunjung. Ini yang ingin terus kami jaga bersama demi kemajuan pariwisata Kabupaten Berau," tutupnya. (Adv)
(Sf/Lo)