Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Jaga Mutu Hasil Panen, DTPHP Berau Bangun Gudang Gabah Tahun Ini di Buyung-Buyung

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    25 Agustus 2026 pukul 19:23 WITA

    Kepala DTPHP Kabupaten Berau, Lita Handini. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Berau menyiapkan pembangunan gudang penyimpanan gabah di Kampung Buyung-Buyung, Kecamatan Tabalar pada tahun anggaran 2026. 

    Fasilitas tersebut disiapkan untuk menjaga mutu hasil panen, sekaligus mengatasi keterbatasan tempat penyimpanan bagi petani.

    Kepala DTPHP Kabupaten Berau, Lita Handini, mengatakan pembangunan gudang tersebut nantinya berada dalam satu kawasan dengan rumah dryer yang sudah tersedia di Buyung-Buyung. Keberadaan gudang dinilai penting karena hasil gabah yang telah melalui proses pengeringan dan penggilingan membutuhkan tempat penyimpanan yang memadai.

    "Itu nanti jadi area sepaket. Di situ juga sudah ada rumah dryer dan penggilingan gabah jadi beras. Mereka kekurangan tempat untuk menumpuk yang sudah digiling, jadi kita bangunkan gudang tahun ini di dekat dryer itu," kata Lita.

    Ia menyampaikan, pembangunan gudang masih dalam tahap perencanaan. DTPHP Berau juga telah melakukan peninjauan lokasi dan menargetkan pekerjaan fisik dapat dimulai dalam waktu dekat.

    "Ini sudah proses perencanaan, kemarin kita sudah tinjau lokasi. Insyaallah bulan depan mungkin sudah mulai pembangunan," ujarnya.

    Sementara itu, ia menjelaskan, Buyung-Buyung dipilih sebagai lokasi pembangunan karena merupakan salah satu sentra produksi padi terbesar di Kabupaten Berau. 

    Oleh karena itu, tingginya produksi padi membuat kebutuhan terhadap fasilitas penyimpanan juga semakin besar. Menurutnya, penyimpanan yang tidak dilakukan dengan baik dapat menyebabkan mutu gabah mengalami penurunan.

    "Buyung-Buyung memang sentra terbesar di Berau, di situ ada 500 hektare, petaninya banyak dan konsisten. Mereka juga kekurangan tempat untuk menyimpan, karena kalau tidak disimpan di tempat yang baik, mutu gabah menurun," jelasnya.

    Lita pun berharap dengan pembangunan gudang ini dapat memperkuat fasilitas pascapanen di kawasan sentra padi tersebut. Dengan lokasi yang berdekatan dengan rumah dryer, pengelolaan hasil panen dapat dilakukan lebih terintegrasi, mulai dari proses pengeringan, penggilingan hingga penyimpanan.

    Ia menegaskan, pembangunan gudang tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk mendukung petani sekaligus mempertahankan kualitas hasil pertanian.

    "Jadi salah satu strateginya memang pembangunan gabah ini untuk meningkatkan kualitas gabah itu sendiri," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Jaga Mutu Hasil Panen, DTPHP Berau Bangun Gudang Gabah Tahun Ini di Buyung-Buyung

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    25 Agustus 2026 pukul 19:23 WITA

    Kepala DTPHP Kabupaten Berau, Lita Handini. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Berau menyiapkan pembangunan gudang penyimpanan gabah di Kampung Buyung-Buyung, Kecamatan Tabalar pada tahun anggaran 2026. 

    Fasilitas tersebut disiapkan untuk menjaga mutu hasil panen, sekaligus mengatasi keterbatasan tempat penyimpanan bagi petani.

    Kepala DTPHP Kabupaten Berau, Lita Handini, mengatakan pembangunan gudang tersebut nantinya berada dalam satu kawasan dengan rumah dryer yang sudah tersedia di Buyung-Buyung. Keberadaan gudang dinilai penting karena hasil gabah yang telah melalui proses pengeringan dan penggilingan membutuhkan tempat penyimpanan yang memadai.

    "Itu nanti jadi area sepaket. Di situ juga sudah ada rumah dryer dan penggilingan gabah jadi beras. Mereka kekurangan tempat untuk menumpuk yang sudah digiling, jadi kita bangunkan gudang tahun ini di dekat dryer itu," kata Lita.

    Ia menyampaikan, pembangunan gudang masih dalam tahap perencanaan. DTPHP Berau juga telah melakukan peninjauan lokasi dan menargetkan pekerjaan fisik dapat dimulai dalam waktu dekat.

    "Ini sudah proses perencanaan, kemarin kita sudah tinjau lokasi. Insyaallah bulan depan mungkin sudah mulai pembangunan," ujarnya.

    Sementara itu, ia menjelaskan, Buyung-Buyung dipilih sebagai lokasi pembangunan karena merupakan salah satu sentra produksi padi terbesar di Kabupaten Berau. 

    Oleh karena itu, tingginya produksi padi membuat kebutuhan terhadap fasilitas penyimpanan juga semakin besar. Menurutnya, penyimpanan yang tidak dilakukan dengan baik dapat menyebabkan mutu gabah mengalami penurunan.

    "Buyung-Buyung memang sentra terbesar di Berau, di situ ada 500 hektare, petaninya banyak dan konsisten. Mereka juga kekurangan tempat untuk menyimpan, karena kalau tidak disimpan di tempat yang baik, mutu gabah menurun," jelasnya.

    Lita pun berharap dengan pembangunan gudang ini dapat memperkuat fasilitas pascapanen di kawasan sentra padi tersebut. Dengan lokasi yang berdekatan dengan rumah dryer, pengelolaan hasil panen dapat dilakukan lebih terintegrasi, mulai dari proses pengeringan, penggilingan hingga penyimpanan.

    Ia menegaskan, pembangunan gudang tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk mendukung petani sekaligus mempertahankan kualitas hasil pertanian.

    "Jadi salah satu strateginya memang pembangunan gabah ini untuk meningkatkan kualitas gabah itu sendiri," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)