Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Berau
Pasar Ikan Murah di PPI Sambaliung, Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Berau terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Pasar Ikan Murah di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sambaliung.
Kegiatan yang kini memasuki pelaksanaan ketiga tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menjaga keterjangkauan harga ikan bagi masyarakat.
Evaluasi dilakukan dengan melihat kondisi harga di lapangan serta masukan dari masyarakat. Hal ini dinilai penting agar program yang dijalankan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi konsumen tanpa mengganggu keberlangsungan usaha nelayan dan pelaku distribusi ikan.
Kepala Diskan Kabupaten Berau, Abdul Majid, mengatakan masukan masyarakat menjadi salah satu bahan evaluasi, terutama terkait perbedaan harga ikan dalam kegiatan pasar murah dengan harga yang berlaku secara umum.
"Evaluasinya jelas mungkin dari sisi harga. Ibu-ibu menyampaikan kalau harganya masih belum terlalu jauh berbeda. Ini tentu menjadi bahan evaluasi kita ke depan," kata Majid.
Menurutnya, persoalan harga tidak dapat dilepaskan dari rantai pasok perikanan yang melibatkan sejumlah pihak. Mulai dari nelayan, agen, hingga pengusaha perikanan memiliki keterkaitan dalam menentukan kelancaran distribusi dan harga komoditas.
"Makanya kita terus menjalin kerja sama agar pelaksanaan program ini dapat berjalan secara seimbang, tidak memberatkan nelayan, tidak memberatkan agen dan juga tidak memberatkan masyarakat," terangnya.
Ia menyampaikan evaluasi tersebut juga dilakukan agar pelaksanaan Pasar Ikan Murah ke depan dapat semakin tepat sasaran dan mampu memberikan manfaat yang lebih dirasakan oleh masyarakat. Menurutnya, pemerintah perlu melihat kondisi di lapangan secara menyeluruh sebelum menentukan langkah lanjutan dalam pelaksanaan program.
"Kita lihat terus perkembangannya di lapangan. Apa yang menjadi masukan dari masyarakat maupun pelaku usaha tentu menjadi perhatian kita untuk memperbaiki pelaksanaan kegiatan berikutnya," ujarnya.
Selain itu, Majid menegaskan pemerintah juga memiliki perhatian terhadap kesinambungan pasokan ikan. Ketersediaan komoditas perikanan tersebut menjadi hal penting agar kebutuhan pangan masyarakat dapat terus terpenuhi.
"Dari pihak dinas, kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dalam memenuhi kebutuhan pangan perikanan bagi masyarakat secara berkelanjutan," pungkasnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Berau

Pasar Ikan Murah di PPI Sambaliung, Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Berau terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Pasar Ikan Murah di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sambaliung.
Kegiatan yang kini memasuki pelaksanaan ketiga tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menjaga keterjangkauan harga ikan bagi masyarakat.
Evaluasi dilakukan dengan melihat kondisi harga di lapangan serta masukan dari masyarakat. Hal ini dinilai penting agar program yang dijalankan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi konsumen tanpa mengganggu keberlangsungan usaha nelayan dan pelaku distribusi ikan.
Kepala Diskan Kabupaten Berau, Abdul Majid, mengatakan masukan masyarakat menjadi salah satu bahan evaluasi, terutama terkait perbedaan harga ikan dalam kegiatan pasar murah dengan harga yang berlaku secara umum.
"Evaluasinya jelas mungkin dari sisi harga. Ibu-ibu menyampaikan kalau harganya masih belum terlalu jauh berbeda. Ini tentu menjadi bahan evaluasi kita ke depan," kata Majid.
Menurutnya, persoalan harga tidak dapat dilepaskan dari rantai pasok perikanan yang melibatkan sejumlah pihak. Mulai dari nelayan, agen, hingga pengusaha perikanan memiliki keterkaitan dalam menentukan kelancaran distribusi dan harga komoditas.
"Makanya kita terus menjalin kerja sama agar pelaksanaan program ini dapat berjalan secara seimbang, tidak memberatkan nelayan, tidak memberatkan agen dan juga tidak memberatkan masyarakat," terangnya.
Ia menyampaikan evaluasi tersebut juga dilakukan agar pelaksanaan Pasar Ikan Murah ke depan dapat semakin tepat sasaran dan mampu memberikan manfaat yang lebih dirasakan oleh masyarakat. Menurutnya, pemerintah perlu melihat kondisi di lapangan secara menyeluruh sebelum menentukan langkah lanjutan dalam pelaksanaan program.
"Kita lihat terus perkembangannya di lapangan. Apa yang menjadi masukan dari masyarakat maupun pelaku usaha tentu menjadi perhatian kita untuk memperbaiki pelaksanaan kegiatan berikutnya," ujarnya.
Selain itu, Majid menegaskan pemerintah juga memiliki perhatian terhadap kesinambungan pasokan ikan. Ketersediaan komoditas perikanan tersebut menjadi hal penting agar kebutuhan pangan masyarakat dapat terus terpenuhi.
"Dari pihak dinas, kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dalam memenuhi kebutuhan pangan perikanan bagi masyarakat secara berkelanjutan," pungkasnya. (Adv)
(Sf/Lo)