Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Berau
Kepala DPMPTSP Berau, Nanang Bakran. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus mendorong percepatan investasi baru di sektor gas yang akan berlokasi di wilayah Birang, Kecamatan Gunung Tabur. Investasi tersebut dijalankan oleh PT National Energy Solutions (NES) yang masih mengurus proses administrasi.
Kepala DPMPTSP Berau, Nanang Bakran, mengatakan perusahaan menargetkan kegiatan operasional dapat dimulai tahun ini. Pemerintah daerah juga terus berkomunikasi dengan pihak perusahaan untuk mendukung kelancaran proses investasi.
"Untuk Investasi baru ini ada gas, PT NES. Mereka lagi mengurus administrasi. Target mereka tahun ini bisa operasi," ujar Nanang.
Menurutnya, percepatan investasi menjadi perhatian pemerintah daerah karena realisasi penanaman modal turut berkaitan dengan pencapaian target investasi Berau. Untuk itu, komunikasi dengan perusahaan akan terus dilakukan selama proses berjalan.
"Ini lagi berproses. Perusahaan ini kan harus berkomunikasi dengan daerah," katanya.
Oleh karena itu, ia berharap investasi tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, salah satunya melalui terbukanya lapangan pekerjaan. Ia juga melihat peluang tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah membantu menyerap tenaga kerja yang sebelumnya terdampak PHK.
"Harapan kita cepat, biar tenaga kerja kita juga bisa terserap. Yang kemarin ada yang di-PHK, bisa masuk. Kita kan mencari solusi aja di penanaman modal," ungkapnya.
Sementara itu, ia pun menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memberikan kemudahan bagi investor dalam hal-hal yang menjadi kewenangannya. Namun, dukungan tersebut tetap diarahkan agar investasi yang masuk dapat memberikan manfaat bagi daerah.
"Yang penting kita memberikan kemudahan, apa yang bisa kita berikan, yang terbaik untuk daerah, tetapi tetap sesuai dengan ketentuan," ujarnya.
Terkait tenaga kerja, dirinya menjelaskan bahwa perusahaan dapat mempekerjakan tenaga lokal maupun tenaga kerja dari luar daerah. Dalam pencatatan investasi, penyerapan tenaga kerja dihitung dalam cakupan nasional sehingga tidak hanya berdasarkan asal daerah pekerja.
Meski demikian, Nanang tetap berharap masyarakat lokal mendapat kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan investasi tersebut. Dengan begitu, kehadiran investasi gas di Birang tidak hanya meningkatkan aktivitas penanaman modal, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Berau

Kepala DPMPTSP Berau, Nanang Bakran. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus mendorong percepatan investasi baru di sektor gas yang akan berlokasi di wilayah Birang, Kecamatan Gunung Tabur. Investasi tersebut dijalankan oleh PT National Energy Solutions (NES) yang masih mengurus proses administrasi.
Kepala DPMPTSP Berau, Nanang Bakran, mengatakan perusahaan menargetkan kegiatan operasional dapat dimulai tahun ini. Pemerintah daerah juga terus berkomunikasi dengan pihak perusahaan untuk mendukung kelancaran proses investasi.
"Untuk Investasi baru ini ada gas, PT NES. Mereka lagi mengurus administrasi. Target mereka tahun ini bisa operasi," ujar Nanang.
Menurutnya, percepatan investasi menjadi perhatian pemerintah daerah karena realisasi penanaman modal turut berkaitan dengan pencapaian target investasi Berau. Untuk itu, komunikasi dengan perusahaan akan terus dilakukan selama proses berjalan.
"Ini lagi berproses. Perusahaan ini kan harus berkomunikasi dengan daerah," katanya.
Oleh karena itu, ia berharap investasi tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, salah satunya melalui terbukanya lapangan pekerjaan. Ia juga melihat peluang tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah membantu menyerap tenaga kerja yang sebelumnya terdampak PHK.
"Harapan kita cepat, biar tenaga kerja kita juga bisa terserap. Yang kemarin ada yang di-PHK, bisa masuk. Kita kan mencari solusi aja di penanaman modal," ungkapnya.
Sementara itu, ia pun menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memberikan kemudahan bagi investor dalam hal-hal yang menjadi kewenangannya. Namun, dukungan tersebut tetap diarahkan agar investasi yang masuk dapat memberikan manfaat bagi daerah.
"Yang penting kita memberikan kemudahan, apa yang bisa kita berikan, yang terbaik untuk daerah, tetapi tetap sesuai dengan ketentuan," ujarnya.
Terkait tenaga kerja, dirinya menjelaskan bahwa perusahaan dapat mempekerjakan tenaga lokal maupun tenaga kerja dari luar daerah. Dalam pencatatan investasi, penyerapan tenaga kerja dihitung dalam cakupan nasional sehingga tidak hanya berdasarkan asal daerah pekerja.
Meski demikian, Nanang tetap berharap masyarakat lokal mendapat kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan investasi tersebut. Dengan begitu, kehadiran investasi gas di Birang tidak hanya meningkatkan aktivitas penanaman modal, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. (Adv)
(Sf/Lo)