Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Hadapi Efesiensi, Disdukcapil Berau Buka Ruang Usaha Pegawai lewat UMKM 6403

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    07 Oktober 2026 pukul 12:35 WITA

    Inovasi pelayanan publik UMKM 6403, di area Kantor Disdukcapil Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Berau mendorong pegawainya mengembangkan jiwa kewirausahaan melalui inovasi pelayanan publik UMKM 6403.

    Program tersebut menjadi salah satu upaya Disdukcapil dalam menyikapi masa efisiensi anggaran dengan mendorong kegiatan produktif yang dapat memberikan tambahan pendapatan bagi pegawai secara sah, tanpa mengganggu tugas pelayanan kepada masyarakat.

    Kepala Disdukcapil Berau, David Pamuji, mengatakan UMKM 6403 berawal dari keinginan untuk mengubah pola pikir aparatur agar mampu merespons kondisi efisiensi dengan kreativitas yang tetap menjunjung integritas.

    "Dengan adanya efisiensi ini, kita harus berpikir kreatif. Jangan sampai ada tindakan korupsi atau pungli," ujar David.

    Melalui program tersebut, pegawai diajak memproduksi berbagai produk UMKM yang dapat dikerjakan secara mandiri maupun bersama keluarga. Produk kemudian dipasarkan di lingkungan kantor kepada sesama pegawai maupun masyarakat yang datang mengurus dokumen kependudukan.

    "Teman-teman pegawai kita ajak untuk memproduksi produk UMKM, bisa ditekuni sendiri atau bersama keluarga lalu dijual di lingkungan kantor untuk menambah pendapatan harian secara sah," katanya.

    Ia pun menyebutkan, program tersebut mengusung tagline "Dari Kami untuk Kita". Dan untuk pelaksanaannya dijadwalkan rutin setiap dua minggu sekali, tepatnya setiap Rabu di area Kantor Disdukcapil Berau.

    Meski memberikan ruang bagi pegawai untuk berwirausaha, dirinya menegaskan kegiatan tersebut tidak boleh mengganggu pekerjaan utama. Pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi tanggung jawab yang harus diutamakan.

    "Pegawai boleh berwirausaha asal tidak mengganggu pekerjaan utama. Jam kerja tetap dipatuhi sesuai ketentuan dan tidak boleh mengurangi komitmen terhadap pelayanan publik," tegasnya.

    Ia pun berharap keberadaan lapak UMKM tersebut juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar kompleks Kantor Bupati Berau. Terlebih, kawasan tersebut dinilai masih cukup jauh dari fasilitas kantin maupun tempat penjualan makanan.

    Tak hanya itu, David juga menyebut, Disdukcapil Berau kedepannya berencana memperluas manfaat program melalui kolaborasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, termasuk Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag).

    "Nanti kita bisa kolaborasikan dengan Diskoperindag, seperti yang dulu pernah kita lakukan dengan menyediakan program kerja sama sembako murah untuk masyarakat," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Hadapi Efesiensi, Disdukcapil Berau Buka Ruang Usaha Pegawai lewat UMKM 6403

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    07 Oktober 2026 pukul 12:35 WITA

    Inovasi pelayanan publik UMKM 6403, di area Kantor Disdukcapil Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Berau mendorong pegawainya mengembangkan jiwa kewirausahaan melalui inovasi pelayanan publik UMKM 6403.

    Program tersebut menjadi salah satu upaya Disdukcapil dalam menyikapi masa efisiensi anggaran dengan mendorong kegiatan produktif yang dapat memberikan tambahan pendapatan bagi pegawai secara sah, tanpa mengganggu tugas pelayanan kepada masyarakat.

    Kepala Disdukcapil Berau, David Pamuji, mengatakan UMKM 6403 berawal dari keinginan untuk mengubah pola pikir aparatur agar mampu merespons kondisi efisiensi dengan kreativitas yang tetap menjunjung integritas.

    "Dengan adanya efisiensi ini, kita harus berpikir kreatif. Jangan sampai ada tindakan korupsi atau pungli," ujar David.

    Melalui program tersebut, pegawai diajak memproduksi berbagai produk UMKM yang dapat dikerjakan secara mandiri maupun bersama keluarga. Produk kemudian dipasarkan di lingkungan kantor kepada sesama pegawai maupun masyarakat yang datang mengurus dokumen kependudukan.

    "Teman-teman pegawai kita ajak untuk memproduksi produk UMKM, bisa ditekuni sendiri atau bersama keluarga lalu dijual di lingkungan kantor untuk menambah pendapatan harian secara sah," katanya.

    Ia pun menyebutkan, program tersebut mengusung tagline "Dari Kami untuk Kita". Dan untuk pelaksanaannya dijadwalkan rutin setiap dua minggu sekali, tepatnya setiap Rabu di area Kantor Disdukcapil Berau.

    Meski memberikan ruang bagi pegawai untuk berwirausaha, dirinya menegaskan kegiatan tersebut tidak boleh mengganggu pekerjaan utama. Pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi tanggung jawab yang harus diutamakan.

    "Pegawai boleh berwirausaha asal tidak mengganggu pekerjaan utama. Jam kerja tetap dipatuhi sesuai ketentuan dan tidak boleh mengurangi komitmen terhadap pelayanan publik," tegasnya.

    Ia pun berharap keberadaan lapak UMKM tersebut juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar kompleks Kantor Bupati Berau. Terlebih, kawasan tersebut dinilai masih cukup jauh dari fasilitas kantin maupun tempat penjualan makanan.

    Tak hanya itu, David juga menyebut, Disdukcapil Berau kedepannya berencana memperluas manfaat program melalui kolaborasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, termasuk Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag).

    "Nanti kita bisa kolaborasikan dengan Diskoperindag, seperti yang dulu pernah kita lakukan dengan menyediakan program kerja sama sembako murah untuk masyarakat," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)