Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Era Digital, UMKM Berau Diminta Maksimalkan Teknologi untuk Pemasaran

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    10 Agustus 2026 pukul 11:51 WITA

    Produk UMKM Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi dalam kegiatan pemasaran. 

    Hal ini dinilai penting seiring perubahan pola pemasaran yang semakin mengarah ke platform digital. Dimana pelaku UMKM dituntut mampu beradaptasi agar produk yang dihasilkan dapat dikenal lebih luas dan memiliki daya saing.

    Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, mengatakan digitalisasi menjadi kebutuhan bagi pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usahanya. Pemanfaatan media sosial dan berbagai platform digital dapat membuka akses pasar yang sebelumnya terbatas oleh jarak dan wilayah.

    "Era sekarang ini era digitalisasi. Suka tidak suka, mau tidak mau, kalau UMKM ingin bersaing, mereka harus melek teknologi dan mampu mengaplikasikan sistem digital untuk dimanfaatkan sebaik mungkin sebagai sarana pemasaran," ujar Eva.

    Ia menyebut, pemanfaatan teknologi dalam pemasaran juga mulai terlihat dari aktivitas pelaku UMKM di media sosial. Oleh karena itu, pihaknya juga terus mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui berbagai pelatihan pemasaran digital. Materi yang diberikan disesuaikan dengan perkembangan teknologi sehingga UMKM dapat lebih mudah mengikuti perubahan dalam dunia usaha.

    "Teman-teman UMKM sekarang sudah mulai familiar dengan pemasaran digital. Kita bisa saksikan sendiri di Instagram atau Facebook mereka, rata-rata sudah mulai menggunakan teknologi untuk memperkenalkan produknya," katanya.

    Sementara itu, dirinya juga menilai bahwa berbagai teknologi pendukung, termasuk kecerdasan buatan atau AI, dapat dimanfaatkan untuk membantu proses pemasaran. Namun, penggunaannya tetap harus ditempatkan sebagai alat pendukung agar kreativitas dan peran pelaku usaha tetap menjadi bagian utama.

    "Teknologi itu tetap kita manfaatkan sesuai dengan kebutuhannya. AI hanya sebagai pembantu, bukan pengganti, sehingga penggunaannya harus diarahkan untuk mendukung pemasaran dan pengembangan produk UMKM," terangnya.

    Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Eva pun berharap kemampuan digital yang dimiliki pelaku UMKM dapat terus berkembang sehingga produk lokal Berau tidak hanya mampu bersaing di pasar daerah, tetapi juga memiliki peluang untuk menjangkau konsumen di luar daerah.

    "Selain pemasaran melalui platform digital, kami juga tetap mendorong promosi secara langsung melalui berbagai kegiatan gelar produk dan kegiatan lainnya sebagai bagian dari upaya memperluas akses pasar UMKM agar lebih dikenal," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Era Digital, UMKM Berau Diminta Maksimalkan Teknologi untuk Pemasaran

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    10 Agustus 2026 pukul 11:51 WITA

    Produk UMKM Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi dalam kegiatan pemasaran. 

    Hal ini dinilai penting seiring perubahan pola pemasaran yang semakin mengarah ke platform digital. Dimana pelaku UMKM dituntut mampu beradaptasi agar produk yang dihasilkan dapat dikenal lebih luas dan memiliki daya saing.

    Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, mengatakan digitalisasi menjadi kebutuhan bagi pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usahanya. Pemanfaatan media sosial dan berbagai platform digital dapat membuka akses pasar yang sebelumnya terbatas oleh jarak dan wilayah.

    "Era sekarang ini era digitalisasi. Suka tidak suka, mau tidak mau, kalau UMKM ingin bersaing, mereka harus melek teknologi dan mampu mengaplikasikan sistem digital untuk dimanfaatkan sebaik mungkin sebagai sarana pemasaran," ujar Eva.

    Ia menyebut, pemanfaatan teknologi dalam pemasaran juga mulai terlihat dari aktivitas pelaku UMKM di media sosial. Oleh karena itu, pihaknya juga terus mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui berbagai pelatihan pemasaran digital. Materi yang diberikan disesuaikan dengan perkembangan teknologi sehingga UMKM dapat lebih mudah mengikuti perubahan dalam dunia usaha.

    "Teman-teman UMKM sekarang sudah mulai familiar dengan pemasaran digital. Kita bisa saksikan sendiri di Instagram atau Facebook mereka, rata-rata sudah mulai menggunakan teknologi untuk memperkenalkan produknya," katanya.

    Sementara itu, dirinya juga menilai bahwa berbagai teknologi pendukung, termasuk kecerdasan buatan atau AI, dapat dimanfaatkan untuk membantu proses pemasaran. Namun, penggunaannya tetap harus ditempatkan sebagai alat pendukung agar kreativitas dan peran pelaku usaha tetap menjadi bagian utama.

    "Teknologi itu tetap kita manfaatkan sesuai dengan kebutuhannya. AI hanya sebagai pembantu, bukan pengganti, sehingga penggunaannya harus diarahkan untuk mendukung pemasaran dan pengembangan produk UMKM," terangnya.

    Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Eva pun berharap kemampuan digital yang dimiliki pelaku UMKM dapat terus berkembang sehingga produk lokal Berau tidak hanya mampu bersaing di pasar daerah, tetapi juga memiliki peluang untuk menjangkau konsumen di luar daerah.

    "Selain pemasaran melalui platform digital, kami juga tetap mendorong promosi secara langsung melalui berbagai kegiatan gelar produk dan kegiatan lainnya sebagai bagian dari upaya memperluas akses pasar UMKM agar lebih dikenal," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)