Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Berau
Camat Biatan, Rusdiansyah. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Pemerintah Kecamatan Biatan menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi pemerintah kampung dalam mengembangkan potensi lokal yang dimiliki. Pendampingan tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai inovasi yang berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Kampung (PAK) serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
Camat Biatan, Rusdiansyah, mengatakan setiap kampung memiliki potensi yang dapat dikembangkan menjadi sumber ekonomi baru. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah kampung dituntut lebih kreatif dalam menggali dan mengelola potensi yang ada, baik di sektor pariwisata, pertanian, perikanan, maupun sektor unggulan lainnya.
"Apalagi dengan adanya efisiensi seperti saat ini. Kami dari pihak kecamatan terus mendorong bagaimana supaya kampung itu bisa berinovasi. Jika suatu kampung memiliki potensi pariwisata, maka sektor itulah yang harus kita tonjolkan," ujar Rusdiansyah.
Menurutnya, keberhasilan Kampung Biatan Bapinang menjadi bukti bahwa pengelolaan potensi lokal mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan kampung. Melalui pengembangan objek wisata Air Panas Pempapak, kampung tersebut kini telah memperoleh PAK yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program pembangunan.
Ia juga menilai setiap kampung memiliki keunggulan yang berbeda sehingga perlu dipetakan dan dikembangkan sesuai karakteristik wilayah masing-masing. Dirinya mengatakan, keberhasilan pembangunan kampung tidak hanya bergantung pada besarnya potensi yang dimiliki, tetapi juga pada kemampuan pemerintah kampung dalam mengelolanya menjadi kegiatan yang produktif dan bernilai ekonomi.
"Potensi yang dimiliki setiap kampung tentu berbeda-beda. Yang terpenting adalah bagaimana potensi itu bisa dikelola dengan baik, melibatkan masyarakat, sehingga memberikan nilai tambah dan menjadi sumber pendapatan bagi kampung," katanya.
Rusdiansyah pun menegaskan bahwa Pemerintah Kecamatan Biatan tidak hanya memberikan dorongan, tetapi juga siap melakukan pendampingan agar setiap kampung mampu menemukan dan mengembangkan potensi unggulannya. Dengan begitu, kampung diharapkan memiliki sumber pendapatan yang berkelanjutan dan tidak hanya bergantung pada sektor perkebunan kelapa sawit.
"Kami selalu mendorong dan mensupport kampung-kampung supaya melakukan inovasi-inovasi yang bisa menghasilkan pendapatan kampung. Kami siap mendampingi agar potensi yang dimiliki setiap kampung dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat," tandasnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Berau

Camat Biatan, Rusdiansyah. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Pemerintah Kecamatan Biatan menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi pemerintah kampung dalam mengembangkan potensi lokal yang dimiliki. Pendampingan tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai inovasi yang berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Kampung (PAK) serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
Camat Biatan, Rusdiansyah, mengatakan setiap kampung memiliki potensi yang dapat dikembangkan menjadi sumber ekonomi baru. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah kampung dituntut lebih kreatif dalam menggali dan mengelola potensi yang ada, baik di sektor pariwisata, pertanian, perikanan, maupun sektor unggulan lainnya.
"Apalagi dengan adanya efisiensi seperti saat ini. Kami dari pihak kecamatan terus mendorong bagaimana supaya kampung itu bisa berinovasi. Jika suatu kampung memiliki potensi pariwisata, maka sektor itulah yang harus kita tonjolkan," ujar Rusdiansyah.
Menurutnya, keberhasilan Kampung Biatan Bapinang menjadi bukti bahwa pengelolaan potensi lokal mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan kampung. Melalui pengembangan objek wisata Air Panas Pempapak, kampung tersebut kini telah memperoleh PAK yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program pembangunan.
Ia juga menilai setiap kampung memiliki keunggulan yang berbeda sehingga perlu dipetakan dan dikembangkan sesuai karakteristik wilayah masing-masing. Dirinya mengatakan, keberhasilan pembangunan kampung tidak hanya bergantung pada besarnya potensi yang dimiliki, tetapi juga pada kemampuan pemerintah kampung dalam mengelolanya menjadi kegiatan yang produktif dan bernilai ekonomi.
"Potensi yang dimiliki setiap kampung tentu berbeda-beda. Yang terpenting adalah bagaimana potensi itu bisa dikelola dengan baik, melibatkan masyarakat, sehingga memberikan nilai tambah dan menjadi sumber pendapatan bagi kampung," katanya.
Rusdiansyah pun menegaskan bahwa Pemerintah Kecamatan Biatan tidak hanya memberikan dorongan, tetapi juga siap melakukan pendampingan agar setiap kampung mampu menemukan dan mengembangkan potensi unggulannya. Dengan begitu, kampung diharapkan memiliki sumber pendapatan yang berkelanjutan dan tidak hanya bergantung pada sektor perkebunan kelapa sawit.
"Kami selalu mendorong dan mensupport kampung-kampung supaya melakukan inovasi-inovasi yang bisa menghasilkan pendapatan kampung. Kami siap mendampingi agar potensi yang dimiliki setiap kampung dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat," tandasnya. (Adv)
(Sf/Rs)