Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskoperindag Berau Sebut Geopark Nasional Bukan Sekadar Pengakuan, Tapi Peluang Ekonomi Masyarakat

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    07 Juli 2026 pukul 07:47 WITA

    Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau menilai penetapan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat sebagai Geopark Nasional tidak hanya menjadi bentuk pengakuan atas kekayaan geologi, keanekaragaman hayati, dan budaya yang dimiliki daerah. Lebih dari itu, status tersebut diharapkan mampu membuka peluang yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

    Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, mengatakan keberadaan geopark memiliki potensi besar untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Kondisi ini akan berdampak positif terhadap perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), industri kreatif, dan sektor perdagangan yang memasarkan berbagai produk khas Berau.

    "Ini yang harus kita siapkan bersama. Geopark memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi lokal. Ketika kunjungan wisata meningkat, produk-produk unggulan Berau seperti kerajinan, kuliner, dan hasil olahan masyarakat juga memiliki peluang pasar yang lebih luas," ujar Eva.

    Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan pelaku UMKM mampu memanfaatkan peluang tersebut. Pembinaan terus dilakukan melalui peningkatan kualitas produk, pengemasan yang lebih menarik, serta penguatan strategi pemasaran agar produk lokal memiliki daya saing dan menjadi pilihan wisatawan.

    "Kami akan terus mendorong peningkatan kualitas produk UMKM melalui pembinaan, pengemasan yang lebih menarik, hingga penguatan pemasaran agar mampu bersaing dan menjadi oleh-oleh unggulan bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat," katanya.

    Menurut Eva, status Geopark Nasional harus menjadi momentum untuk memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar manfaat geopark tidak hanya dirasakan pada sektor pariwisata, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

    "Kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama mendukung pengembangan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat. Dengan menjaga kelestarian alam sekaligus mengembangkan potensi ekonomi masyarakat, manfaat geopark akan dirasakan secara berkelanjutan, baik bagi generasi sekarang maupun yang akan datang," tutupnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskoperindag Berau Sebut Geopark Nasional Bukan Sekadar Pengakuan, Tapi Peluang Ekonomi Masyarakat

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    07 Juli 2026 pukul 07:47 WITA

    Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau menilai penetapan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat sebagai Geopark Nasional tidak hanya menjadi bentuk pengakuan atas kekayaan geologi, keanekaragaman hayati, dan budaya yang dimiliki daerah. Lebih dari itu, status tersebut diharapkan mampu membuka peluang yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

    Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, mengatakan keberadaan geopark memiliki potensi besar untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Kondisi ini akan berdampak positif terhadap perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), industri kreatif, dan sektor perdagangan yang memasarkan berbagai produk khas Berau.

    "Ini yang harus kita siapkan bersama. Geopark memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi lokal. Ketika kunjungan wisata meningkat, produk-produk unggulan Berau seperti kerajinan, kuliner, dan hasil olahan masyarakat juga memiliki peluang pasar yang lebih luas," ujar Eva.

    Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan pelaku UMKM mampu memanfaatkan peluang tersebut. Pembinaan terus dilakukan melalui peningkatan kualitas produk, pengemasan yang lebih menarik, serta penguatan strategi pemasaran agar produk lokal memiliki daya saing dan menjadi pilihan wisatawan.

    "Kami akan terus mendorong peningkatan kualitas produk UMKM melalui pembinaan, pengemasan yang lebih menarik, hingga penguatan pemasaran agar mampu bersaing dan menjadi oleh-oleh unggulan bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat," katanya.

    Menurut Eva, status Geopark Nasional harus menjadi momentum untuk memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar manfaat geopark tidak hanya dirasakan pada sektor pariwisata, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

    "Kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama mendukung pengembangan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat. Dengan menjaga kelestarian alam sekaligus mengembangkan potensi ekonomi masyarakat, manfaat geopark akan dirasakan secara berkelanjutan, baik bagi generasi sekarang maupun yang akan datang," tutupnya. (Adv)

    (Sf/Rs)