Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskoperindag Berau Dorong Pengurus KDMP Lebih Proaktif Kembangkan Usaha

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    22 Agustus 2026 pukul 17:55 WITA

    Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita. (Foto:Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau mendorong para pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) agar lebih proaktif dalam menentukan dan mengembangkan kegiatan usaha koperasi di wilayah masing-masing.

    Dorongan tersebut disampaikan setelah sejumlah KDMP mulai menjalankan unit bisnis secara mandiri. Dari enam KDMP yang saat ini telah memiliki gerai fisik, empat di antaranya sudah memiliki badan hukum.

    Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, mengatakan pihaknya berharap pengurus tidak hanya menunggu arahan pemerintah, tetapi mampu melihat peluang usaha yang dapat dikembangkan melalui koperasi.

    "Sebenarnya kita harapkan seperti itu. Kita harapkan pengurus-pengurus koperasi itu bisa lebih punya inisiatif dan proaktif terhadap mau diapakan koperasi ini, dibawa ke mana koperasi ini, dibentuk dan sebagainya," ujar Eva.

    Menurutnya, keberanian pengurus untuk mulai menjalankan bisnis secara mandiri merupakan langkah positif dalam menghidupkan perekonomian di tingkat kampung.

    Ia juga menyebut, seluruh administrasi pembentukan badan hukum KDMP untuk target 100 kampung dan 10 kelurahan yang mana dengan total 109 koperasi telah diselesaikan. Sementara itu, enam lokasi telah memiliki gerai fisik.

    "Administrasi semuanya sudah dibentuk badan hukum KDMP. Target kita untuk 100 kampung kemudian 10 kelurahan itu sudah clear. Dari itu ada enam yang sudah memiliki gerai, dan dari enam yang memiliki gerai, baru empat yang sudah memiliki badan hukum," jelasnya.

    Sementara itu, dirinya juga memberikan apresiasi kepada beberapa pengurus KDMP yang telah mengambil inisiatif menjalankan usaha tanpa menunggu instruksi teknis dari pemerintah.

    "Kami luar biasa mengapresiasi teman-teman pengurus KDMP yang bisnisnya sudah mulai berjalan. Tanpa menunggu instruksi, mereka sudah bisa memanfaatkan koperasi sesuai peruntukannya," katanya.

    Ia mengakui, pada awal pembentukan program KDMP sempat muncul pro dan kontra di tengah masyarakat. Namun, mulai berjalannya kegiatan usaha di sejumlah koperasi menjadi bukti bahwa program tersebut mulai direalisasikan.

    "Kita akui pembentukannya memang sempat pro kontra. Tapi terlepas dari itu, ternyata empat dari sekian KDMP sudah berjalan. Artinya, kami luar biasa mengapresiasi kepada teman-teman koperasi KDMP yang bisnisnya berjalan," tuturnya.

    Selain mendorong pengurus lebih aktif mengembangkan usaha, Eva juga mengingatkan pentingnya menjaga fasilitas gerai yang telah dibangun. Menurutnya, keberadaan gerai harus diikuti dengan pengelolaan yang baik dan berkelanjutan.

    "Mudah-mudahan nanti pada saat gerai itu sudah selesai dan dijalankan di daerahnya, mereka bisa menjaga sebaik mungkin," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskoperindag Berau Dorong Pengurus KDMP Lebih Proaktif Kembangkan Usaha

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    22 Agustus 2026 pukul 17:55 WITA

    Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita. (Foto:Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau mendorong para pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) agar lebih proaktif dalam menentukan dan mengembangkan kegiatan usaha koperasi di wilayah masing-masing.

    Dorongan tersebut disampaikan setelah sejumlah KDMP mulai menjalankan unit bisnis secara mandiri. Dari enam KDMP yang saat ini telah memiliki gerai fisik, empat di antaranya sudah memiliki badan hukum.

    Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, mengatakan pihaknya berharap pengurus tidak hanya menunggu arahan pemerintah, tetapi mampu melihat peluang usaha yang dapat dikembangkan melalui koperasi.

    "Sebenarnya kita harapkan seperti itu. Kita harapkan pengurus-pengurus koperasi itu bisa lebih punya inisiatif dan proaktif terhadap mau diapakan koperasi ini, dibawa ke mana koperasi ini, dibentuk dan sebagainya," ujar Eva.

    Menurutnya, keberanian pengurus untuk mulai menjalankan bisnis secara mandiri merupakan langkah positif dalam menghidupkan perekonomian di tingkat kampung.

    Ia juga menyebut, seluruh administrasi pembentukan badan hukum KDMP untuk target 100 kampung dan 10 kelurahan yang mana dengan total 109 koperasi telah diselesaikan. Sementara itu, enam lokasi telah memiliki gerai fisik.

    "Administrasi semuanya sudah dibentuk badan hukum KDMP. Target kita untuk 100 kampung kemudian 10 kelurahan itu sudah clear. Dari itu ada enam yang sudah memiliki gerai, dan dari enam yang memiliki gerai, baru empat yang sudah memiliki badan hukum," jelasnya.

    Sementara itu, dirinya juga memberikan apresiasi kepada beberapa pengurus KDMP yang telah mengambil inisiatif menjalankan usaha tanpa menunggu instruksi teknis dari pemerintah.

    "Kami luar biasa mengapresiasi teman-teman pengurus KDMP yang bisnisnya sudah mulai berjalan. Tanpa menunggu instruksi, mereka sudah bisa memanfaatkan koperasi sesuai peruntukannya," katanya.

    Ia mengakui, pada awal pembentukan program KDMP sempat muncul pro dan kontra di tengah masyarakat. Namun, mulai berjalannya kegiatan usaha di sejumlah koperasi menjadi bukti bahwa program tersebut mulai direalisasikan.

    "Kita akui pembentukannya memang sempat pro kontra. Tapi terlepas dari itu, ternyata empat dari sekian KDMP sudah berjalan. Artinya, kami luar biasa mengapresiasi kepada teman-teman koperasi KDMP yang bisnisnya berjalan," tuturnya.

    Selain mendorong pengurus lebih aktif mengembangkan usaha, Eva juga mengingatkan pentingnya menjaga fasilitas gerai yang telah dibangun. Menurutnya, keberadaan gerai harus diikuti dengan pengelolaan yang baik dan berkelanjutan.

    "Mudah-mudahan nanti pada saat gerai itu sudah selesai dan dijalankan di daerahnya, mereka bisa menjaga sebaik mungkin," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)