Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo dan PWI Berau Perkuat Profesionalisme Wartawan Lewat UKW dan Workshop

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    12 September 2026 pukul 18:05 WITA

    Workshop Relasi Media dan UKW yang digelar di Ruang Rapat RPJMD Bapperida Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    ‎Tanjung Redeb - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Berau memperkuat profesionalisme wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan Workshop Relasi Media, Sabtu (12/9/2026).

    ‎Kegiatan workshop yang dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, tersebut diikuti para wartawan dengan mengusung tema Meningkatkan Profesionalisme Jurnalis melalui UKW. Sebanyak 12 peserta wartawan mengikuti UKW yang terbagi dalam dua kelas jenjang muda.

    ‎Rangkaian pengujian berlangsung selama dua hari, 12-13 September 2026, di Ruang Rapat RPJMD Bapperida Berau. UKW ini menjadi bagian dari upaya PWI Berau meningkatkan kapasitas wartawan, sekaligus memastikan kompetensi mereka sesuai standar profesi jurnalistik.

    ‎Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, mengatakan peningkatan kompetensi menjadi hal penting bagi wartawan dalam menjalankan tugasnya secara profesional. Menurutnya, sertifikasi menjadi salah satu bentuk pembuktian kompetensi dalam menjalankan sebuah profesi.

    ‎"Ini menjadi bagian dari upaya kita bersama untuk meningkatkan kompetensi teman-teman wartawan. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa meningkatkan kualitas teman-teman dalam menjalankan tugas dan profesinya," kata Didi.

    ‎Ia pun menilai media juga memiliki peran penting dalam membantu pemerintah menyebarluaskan informasi kepada masyarakat oleh karena itu workshop relasi media dan UKW ini dianggap penting untuk dilaksanakan.

    ‎"Kerja teman-teman media dan jurnalis sangat membantu kami dalam menyebarluaskan informasi sehingga dapat diketahui masyarakat luas. Dari teman-teman juga kami mendapatkan informasi apa yang harus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Berau," ujarnya.

    ‎Dirinya mengatakan, perkembangan media digital membuat arus informasi semakin cepat. Karena itu, wartawan dituntut mampu mengikuti perkembangan tanpa mengesampingkan akurasi informasi.

    ‎"Wartawan tidak hanya dituntut cepat menghasilkan berita, tetapi juga memastikan informasi yang disampaikan akurat dan berimbang," tutur Didi.

    ‎Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Berau, Yudi Perdana, mengatakan Workshop dan UKW ini menjadi momentum untuk mengukur kemampuan wartawan sekaligus meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.

    ‎Ia mengatakan bahwa, pengalaman bekerja saja belum cukup. Wartawan harus terus mengasah kemampuan, memahami kode etik jurnalistik, serta menjalankan proses pemberitaan sesuai standar profesi.

    ‎"UKW bukan sekadar sertifikat, tetapi bukti profesionalisme wartawan. Tantangan wartawan saat ini semakin kompleks, terutama dengan perkembangan media digital yang membuat informasi tersebar sangat cepat," kata Yudi.

    ‎Dirinya menegaskan, kompetensi wartawan harus dibuktikan melalui karya jurnalistik setelah dinyatakan kompeten. Setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat harus melalui proses verifikasi agar tidak menimbulkan kesalahan informasi.

    ‎"Setelah dinyatakan kompeten, tantangannya justru dimulai. Sertifikat itu harus dibuktikan dengan karya, dengan berita yang akurat, berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan," pungkas Yudi. (Adv)

    ‎(Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo dan PWI Berau Perkuat Profesionalisme Wartawan Lewat UKW dan Workshop

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    12 September 2026 pukul 18:05 WITA

    Workshop Relasi Media dan UKW yang digelar di Ruang Rapat RPJMD Bapperida Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    ‎Tanjung Redeb - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Berau memperkuat profesionalisme wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan Workshop Relasi Media, Sabtu (12/9/2026).

    ‎Kegiatan workshop yang dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, tersebut diikuti para wartawan dengan mengusung tema Meningkatkan Profesionalisme Jurnalis melalui UKW. Sebanyak 12 peserta wartawan mengikuti UKW yang terbagi dalam dua kelas jenjang muda.

    ‎Rangkaian pengujian berlangsung selama dua hari, 12-13 September 2026, di Ruang Rapat RPJMD Bapperida Berau. UKW ini menjadi bagian dari upaya PWI Berau meningkatkan kapasitas wartawan, sekaligus memastikan kompetensi mereka sesuai standar profesi jurnalistik.

    ‎Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, mengatakan peningkatan kompetensi menjadi hal penting bagi wartawan dalam menjalankan tugasnya secara profesional. Menurutnya, sertifikasi menjadi salah satu bentuk pembuktian kompetensi dalam menjalankan sebuah profesi.

    ‎"Ini menjadi bagian dari upaya kita bersama untuk meningkatkan kompetensi teman-teman wartawan. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa meningkatkan kualitas teman-teman dalam menjalankan tugas dan profesinya," kata Didi.

    ‎Ia pun menilai media juga memiliki peran penting dalam membantu pemerintah menyebarluaskan informasi kepada masyarakat oleh karena itu workshop relasi media dan UKW ini dianggap penting untuk dilaksanakan.

    ‎"Kerja teman-teman media dan jurnalis sangat membantu kami dalam menyebarluaskan informasi sehingga dapat diketahui masyarakat luas. Dari teman-teman juga kami mendapatkan informasi apa yang harus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Berau," ujarnya.

    ‎Dirinya mengatakan, perkembangan media digital membuat arus informasi semakin cepat. Karena itu, wartawan dituntut mampu mengikuti perkembangan tanpa mengesampingkan akurasi informasi.

    ‎"Wartawan tidak hanya dituntut cepat menghasilkan berita, tetapi juga memastikan informasi yang disampaikan akurat dan berimbang," tutur Didi.

    ‎Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Berau, Yudi Perdana, mengatakan Workshop dan UKW ini menjadi momentum untuk mengukur kemampuan wartawan sekaligus meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.

    ‎Ia mengatakan bahwa, pengalaman bekerja saja belum cukup. Wartawan harus terus mengasah kemampuan, memahami kode etik jurnalistik, serta menjalankan proses pemberitaan sesuai standar profesi.

    ‎"UKW bukan sekadar sertifikat, tetapi bukti profesionalisme wartawan. Tantangan wartawan saat ini semakin kompleks, terutama dengan perkembangan media digital yang membuat informasi tersebar sangat cepat," kata Yudi.

    ‎Dirinya menegaskan, kompetensi wartawan harus dibuktikan melalui karya jurnalistik setelah dinyatakan kompeten. Setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat harus melalui proses verifikasi agar tidak menimbulkan kesalahan informasi.

    ‎"Setelah dinyatakan kompeten, tantangannya justru dimulai. Sertifikat itu harus dibuktikan dengan karya, dengan berita yang akurat, berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan," pungkas Yudi. (Adv)

    ‎(Sf/Lo)