Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Disbudpar Optimistis Wisata Susur Sungai Pulau Besing jadi Destinasi Unggulan Berau, Evaluasi dan Retribusi Disiapkan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    27 Juli 2026 pukul 16:53 WITA

    Destinasi susur sungai Pulau Besing, Kabupaten Berau. (Foto: wisatapulaubesing)

    Tanjung Redeb - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau optimistis wisata susur sungai di Kampung Pulau Besing dapat berkembang menjadi salah satu destinasi unggulan daerah. Untuk mewujudkan hal tersebut, Disbudpar masih melakukan tahap uji coba kawasan sekaligus menyiapkan evaluasi menyeluruh sebelum penerapan retribusi wisata.

    Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa, mengatakan secara umum fasilitas yang dibangun di kawasan wisata susur sungai telah memadai. Namun, pihaknya masih ingin memastikan seluruh sarana dan prasarana berfungsi optimal agar wisatawan mendapatkan pengalaman berkunjung yang nyaman.

    "Masih ada beberapa yang perlu disempurnakan, sehingga saat ini kawasan wisata masih dalam tahap uji coba," ujar Yudha.

    Ia menyampaikan, dalam satu hingga dua bulan ke depan Disbudpar berencana akan turun langsung ke Kampung Pulau Besing untuk melakukan evaluasi sekaligus menghimpun berbagai data operasional. Hasil evaluasi itu yang akan menjadi dasar penyempurnaan tata kelola kawasan, termasuk kesiapan pemberlakuan Peraturan Daerah (Perda) tentang retribusi tempat rekreasi.

    Meski demikian, dirinya menegaskan bahwa penarikan retribusi tidak akan dilakukan sebelum proses sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha selesai dilaksanakan. Langkah tersebut dinilai penting agar penerapan aturan berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari seluruh pihak.

    "Dalam waktu satu sampai dua bulan ini kami akan melakukan evaluasi di lapangan. Setelah sosialisasi terkait retribusi selesai, baru aturan tersebut akan diberlakukan," terangnya.

    Oleh karena itu, Yudha menyampaikan, setelah seluruh tahapan evaluasi dan sosialisasi rampung, Disbudpar akan menggencarkan promosi wisata susur sungai Pulau Besing. Dimana, ia menilai destinasi ini memiliki potensi besar karena menawarkan panorama hutan bakau yang masih alami serta keanekaragaman satwa endemik Kalimantan, seperti bekantan dan kalong, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

    "Melalui pengelolaan yang semakin matang dan promosi yang berkelanjutan, kami berharap wisata susur sungai Kampung Pulau Besing bisa menjadi ikon ekowisata baru di Kabupaten Berau serta menjadi daya tarik tersendiri sehingga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat setempat," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Disbudpar Optimistis Wisata Susur Sungai Pulau Besing jadi Destinasi Unggulan Berau, Evaluasi dan Retribusi Disiapkan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    27 Juli 2026 pukul 16:53 WITA

    Destinasi susur sungai Pulau Besing, Kabupaten Berau. (Foto: wisatapulaubesing)

    Tanjung Redeb - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau optimistis wisata susur sungai di Kampung Pulau Besing dapat berkembang menjadi salah satu destinasi unggulan daerah. Untuk mewujudkan hal tersebut, Disbudpar masih melakukan tahap uji coba kawasan sekaligus menyiapkan evaluasi menyeluruh sebelum penerapan retribusi wisata.

    Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa, mengatakan secara umum fasilitas yang dibangun di kawasan wisata susur sungai telah memadai. Namun, pihaknya masih ingin memastikan seluruh sarana dan prasarana berfungsi optimal agar wisatawan mendapatkan pengalaman berkunjung yang nyaman.

    "Masih ada beberapa yang perlu disempurnakan, sehingga saat ini kawasan wisata masih dalam tahap uji coba," ujar Yudha.

    Ia menyampaikan, dalam satu hingga dua bulan ke depan Disbudpar berencana akan turun langsung ke Kampung Pulau Besing untuk melakukan evaluasi sekaligus menghimpun berbagai data operasional. Hasil evaluasi itu yang akan menjadi dasar penyempurnaan tata kelola kawasan, termasuk kesiapan pemberlakuan Peraturan Daerah (Perda) tentang retribusi tempat rekreasi.

    Meski demikian, dirinya menegaskan bahwa penarikan retribusi tidak akan dilakukan sebelum proses sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha selesai dilaksanakan. Langkah tersebut dinilai penting agar penerapan aturan berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari seluruh pihak.

    "Dalam waktu satu sampai dua bulan ini kami akan melakukan evaluasi di lapangan. Setelah sosialisasi terkait retribusi selesai, baru aturan tersebut akan diberlakukan," terangnya.

    Oleh karena itu, Yudha menyampaikan, setelah seluruh tahapan evaluasi dan sosialisasi rampung, Disbudpar akan menggencarkan promosi wisata susur sungai Pulau Besing. Dimana, ia menilai destinasi ini memiliki potensi besar karena menawarkan panorama hutan bakau yang masih alami serta keanekaragaman satwa endemik Kalimantan, seperti bekantan dan kalong, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

    "Melalui pengelolaan yang semakin matang dan promosi yang berkelanjutan, kami berharap wisata susur sungai Kampung Pulau Besing bisa menjadi ikon ekowisata baru di Kabupaten Berau serta menjadi daya tarik tersendiri sehingga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat setempat," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)