Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Dermaga PPI Sambaliung Segera Dibenahi, Perbaikan Fisik Ditargetkan 2027

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    16 Agustus 2026 pukul 19:46 WITA

    Dermaga PPI Sambaliung, Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menunjukkan perhatian terhadap kondisi infrastruktur dermaga Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sambaliung, Kabupaten Berau. Perbaikan fasilitas tersebut kini mulai memasuki tahapan perencanaan teknis dan ditargetkan dapat direalisasikan pada 2027 mendatang.

    Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Gubernur Kalimantan Timur beserta jajaran ke Kabupaten Berau pada Juli 2026 lalu. Dalam kunjungan itu, kondisi fisik dermaga PPI Sambaliung turut menjadi perhatian karena menjadi salah satu fasilitas penting dalam mendukung aktivitas nelayan dan bongkar muat hasil perikanan.

    Kepala UPT TPI Sambaliung dan TPI Tanjung Batu, Fredrik Sibulo, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti arahan yang disampaikan dalam kunjungan tersebut. 

    "Proposal dan usulan dari teman-teman Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Berau tanggal 27 Juli sudah kami tindak lanjuti dan dikirim, termasuk surat yang siap ditandatangani oleh Bupati sesuai target waktu satu minggu yang diminta," ujar Fredrik.

    Ia pun menyampaikan bahwa tindak lanjut tersebut pun mendapat respons positif dari Pemerintah Provinsi Kaltim. Dinas Perikanan Provinsi Kaltim telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk melihat kondisi dermaga sekaligus mengetahui kebutuhan pembenahan yang diperlukan.

    "Rencananya, tahun ini masuk tahap perencanaan teknis, dan perbaikan fisik kita targetkan dapat berjalan tahun depan," terangnya.

    Dirinya menyebut pembenahan dermaga menjadi kebutuhan yang cukup mendesak. Sebab, fasilitas tersebut telah berdiri sekitar 20 tahun dan konstruksinya masih menggunakan material kayu yang semakin rentan akibat usia.

    "Dermaga ini merupakan fasilitas pokok pelabuhan yang telah berdiri sekitar 20 tahun dan masih berbahan kayu," katanya.

    Selain memperkuat fasilitas bagi nelayan, peningkatan dermaga juga dinilai memiliki dampak terhadap perekonomian daerah. Infrastruktur yang lebih memadai diyakini dapat meningkatkan aktivitas bongkar muat ikan sehingga turut membuka peluang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik untuk Kabupaten Berau maupun Provinsi Kaltim.

    "Jika diperbaiki dan ditingkatkan, sarana ini akan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik bagi kabupaten maupun provinsi. Saya optimis Dinas Perikanan Provinsi Kaltim akan merealisasikannya," tuturnya.

    Oleh karena itu, Fredrik berharap pembenahan tersebut nantinya mampu membuat aktivitas bongkar muat hasil perikanan di PPI Sambaliung berjalan lebih optimal. 

    "Saya berharap dengan dukungan infrastruktur yang memadai, distribusi hasil laut dapat semakin lancar dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Berau," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Dermaga PPI Sambaliung Segera Dibenahi, Perbaikan Fisik Ditargetkan 2027

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    16 Agustus 2026 pukul 19:46 WITA

    Dermaga PPI Sambaliung, Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menunjukkan perhatian terhadap kondisi infrastruktur dermaga Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sambaliung, Kabupaten Berau. Perbaikan fasilitas tersebut kini mulai memasuki tahapan perencanaan teknis dan ditargetkan dapat direalisasikan pada 2027 mendatang.

    Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Gubernur Kalimantan Timur beserta jajaran ke Kabupaten Berau pada Juli 2026 lalu. Dalam kunjungan itu, kondisi fisik dermaga PPI Sambaliung turut menjadi perhatian karena menjadi salah satu fasilitas penting dalam mendukung aktivitas nelayan dan bongkar muat hasil perikanan.

    Kepala UPT TPI Sambaliung dan TPI Tanjung Batu, Fredrik Sibulo, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti arahan yang disampaikan dalam kunjungan tersebut. 

    "Proposal dan usulan dari teman-teman Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Berau tanggal 27 Juli sudah kami tindak lanjuti dan dikirim, termasuk surat yang siap ditandatangani oleh Bupati sesuai target waktu satu minggu yang diminta," ujar Fredrik.

    Ia pun menyampaikan bahwa tindak lanjut tersebut pun mendapat respons positif dari Pemerintah Provinsi Kaltim. Dinas Perikanan Provinsi Kaltim telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk melihat kondisi dermaga sekaligus mengetahui kebutuhan pembenahan yang diperlukan.

    "Rencananya, tahun ini masuk tahap perencanaan teknis, dan perbaikan fisik kita targetkan dapat berjalan tahun depan," terangnya.

    Dirinya menyebut pembenahan dermaga menjadi kebutuhan yang cukup mendesak. Sebab, fasilitas tersebut telah berdiri sekitar 20 tahun dan konstruksinya masih menggunakan material kayu yang semakin rentan akibat usia.

    "Dermaga ini merupakan fasilitas pokok pelabuhan yang telah berdiri sekitar 20 tahun dan masih berbahan kayu," katanya.

    Selain memperkuat fasilitas bagi nelayan, peningkatan dermaga juga dinilai memiliki dampak terhadap perekonomian daerah. Infrastruktur yang lebih memadai diyakini dapat meningkatkan aktivitas bongkar muat ikan sehingga turut membuka peluang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik untuk Kabupaten Berau maupun Provinsi Kaltim.

    "Jika diperbaiki dan ditingkatkan, sarana ini akan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik bagi kabupaten maupun provinsi. Saya optimis Dinas Perikanan Provinsi Kaltim akan merealisasikannya," tuturnya.

    Oleh karena itu, Fredrik berharap pembenahan tersebut nantinya mampu membuat aktivitas bongkar muat hasil perikanan di PPI Sambaliung berjalan lebih optimal. 

    "Saya berharap dengan dukungan infrastruktur yang memadai, distribusi hasil laut dapat semakin lancar dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Berau," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)