Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Berau
Gerakan Cetak Sawah Rakyat di Kampung Melati Jaya, Kecamatan Gunung Tabur. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Program Cetak Sawah Rakyat di Kampung Melati Jaya, Kecamatan Gunung Tabur, terus menunjukkan progres. Lahan seluas 111 hektare yang menjadi bagian dari program cetak sawah di Kabupaten Berau mulai dioptimalkan melalui Gerakan Tanam Padi Sawah Serempak secara nasional sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.
Gerakan tanam tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Berau, Gamalis pada Jumat (31/7/2026). Penanaman perdana dilakukan secara simbolis di lahan seluas dua hektare bersama unsur Forkopimda, pemerintah kampung, dan kelompok tani. Kegiatan itu merupakan bagian dari program pusat dalam percepatan tanam pada lahan Cetak Sawah Rakyat seluas 50 hektare.
Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Berau, Lita Handini, mengatakan Kabupaten Berau telah mencetak sawah rakyat seluas 425 hektare melalui kerja sama dengan Kodim pada 2025. Dari total tersebut, Kampung Melati Jaya menjadi salah satu lokasi terbesar dengan luas mencapai 111 hektare.
"Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena Kampung Melati Jaya dipilih sebagai lokasi gerakan tanam serempak. Sebagai informasi, pada tahun 2025 Kabupaten Berau telah mencetak sawah rakyat seluas 425 hektare dan 111 hektare berada di kampung ini," ujar Lita.
Menurutnya, lahan di Kampung Melati Jaya sebenarnya telah selesai dicetak sekitar tujuh hingga delapan bulan lalu. Namun, proses penanaman baru dimulai sehingga menjadi momentum penting untuk mengoptimalkan seluruh areal sawah yang tersedia.
"Lahan ini sudah dicetak hampir tujuh sampai delapan bulan yang lalu, tetapi baru hari ini kita melakukan launching penanaman dua hektare. Alhamdulillah, ini menjadi awal yang baik karena selama ini 111 hektare tersebut menjadi perhatian kami agar segera dimanfaatkan," katanya.
Ia pun berharap komitmen pemerintah kampung bersama para petani dapat mempercepat pembukaan lahan sehingga seluruh areal sawah bisa ditanami dalam waktu bertahap. Menurutnya, apabila seluruh lahan tersebut produktif, maka akan memberikan kontribusi terhadap peningkatan cadangan beras Kabupaten Berau.
Gerakan Cetak Sawah Rakyat di Kampung Melati Jaya, Kecamatan Gunung Tabur. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
"Kalau 111 hektare ini bisa tertanam, walaupun belum langsung mencapai swasembada, paling tidak akan menambah cadangan beras Kabupaten Berau. Sedikit demi sedikit kita optimistis ketahanan pangan daerah akan semakin kuat," ungkapnya.
Lita juga menegaskan bahwa keberhasilan program cetak sawah membutuhkan dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Selain bantuan Brigade Pangan, Pemkab Berau juga telah menyediakan sarana pendukung seperti drone pertanian yang dibeli melalui APBD untuk membantu kegiatan budidaya.
"Kami berharap dukungan dari APBD maupun pemerintah pusat terus mengalir agar petani semakin termotivasi. Dengan kerja sama semua pihak, kami optimistis program cetak sawah rakyat dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung program strategis pemerintah di Kabupaten Berau," pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Berau

Gerakan Cetak Sawah Rakyat di Kampung Melati Jaya, Kecamatan Gunung Tabur. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Program Cetak Sawah Rakyat di Kampung Melati Jaya, Kecamatan Gunung Tabur, terus menunjukkan progres. Lahan seluas 111 hektare yang menjadi bagian dari program cetak sawah di Kabupaten Berau mulai dioptimalkan melalui Gerakan Tanam Padi Sawah Serempak secara nasional sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.
Gerakan tanam tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Berau, Gamalis pada Jumat (31/7/2026). Penanaman perdana dilakukan secara simbolis di lahan seluas dua hektare bersama unsur Forkopimda, pemerintah kampung, dan kelompok tani. Kegiatan itu merupakan bagian dari program pusat dalam percepatan tanam pada lahan Cetak Sawah Rakyat seluas 50 hektare.
Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Berau, Lita Handini, mengatakan Kabupaten Berau telah mencetak sawah rakyat seluas 425 hektare melalui kerja sama dengan Kodim pada 2025. Dari total tersebut, Kampung Melati Jaya menjadi salah satu lokasi terbesar dengan luas mencapai 111 hektare.
"Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena Kampung Melati Jaya dipilih sebagai lokasi gerakan tanam serempak. Sebagai informasi, pada tahun 2025 Kabupaten Berau telah mencetak sawah rakyat seluas 425 hektare dan 111 hektare berada di kampung ini," ujar Lita.
Menurutnya, lahan di Kampung Melati Jaya sebenarnya telah selesai dicetak sekitar tujuh hingga delapan bulan lalu. Namun, proses penanaman baru dimulai sehingga menjadi momentum penting untuk mengoptimalkan seluruh areal sawah yang tersedia.
"Lahan ini sudah dicetak hampir tujuh sampai delapan bulan yang lalu, tetapi baru hari ini kita melakukan launching penanaman dua hektare. Alhamdulillah, ini menjadi awal yang baik karena selama ini 111 hektare tersebut menjadi perhatian kami agar segera dimanfaatkan," katanya.
Ia pun berharap komitmen pemerintah kampung bersama para petani dapat mempercepat pembukaan lahan sehingga seluruh areal sawah bisa ditanami dalam waktu bertahap. Menurutnya, apabila seluruh lahan tersebut produktif, maka akan memberikan kontribusi terhadap peningkatan cadangan beras Kabupaten Berau.
Gerakan Cetak Sawah Rakyat di Kampung Melati Jaya, Kecamatan Gunung Tabur. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
"Kalau 111 hektare ini bisa tertanam, walaupun belum langsung mencapai swasembada, paling tidak akan menambah cadangan beras Kabupaten Berau. Sedikit demi sedikit kita optimistis ketahanan pangan daerah akan semakin kuat," ungkapnya.
Lita juga menegaskan bahwa keberhasilan program cetak sawah membutuhkan dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Selain bantuan Brigade Pangan, Pemkab Berau juga telah menyediakan sarana pendukung seperti drone pertanian yang dibeli melalui APBD untuk membantu kegiatan budidaya.
"Kami berharap dukungan dari APBD maupun pemerintah pusat terus mengalir agar petani semakin termotivasi. Dengan kerja sama semua pihak, kami optimistis program cetak sawah rakyat dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung program strategis pemerintah di Kabupaten Berau," pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)