Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Bukan Karena Bandwidth, Diskominfo Berau Sebut Ini Penyebab Internet di Pesisir Melambat

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rudianto
    14 Juli 2026 pukul 16:50 WITA

    Kepala Diskominfo Kabupaten Berau, Didi Rahmadi. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau memberikan penjelasan terkait keluhan masyarakat mengenai belum optimalnya atau lambatnya akses internet di sejumlah wilayah pesisir. Menurut Diskominfo, penyebab koneksi yang melambat tidak semata-mata disebabkan oleh kapasitas bandwidth yang tersedia.

    Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, mengatakan pemerintah daerah telah meningkatkan kapasitas internet gratis menjadi 30 Mbps untuk mendukung berbagai layanan publik. Namun, kapasitas tersebut digunakan secara bersamaan oleh banyak pengguna sehingga berdampak pada kecepatan akses.

    "Ketika koneksi itu harus dibagi untuk banyak pengguna dan beberapa layanan sekaligus, tentu kecepatannya akan berkurang," ujar Didi.

    Ia menjelaskan bahwa internet pemerintah saat ini diprioritaskan untuk menunjang operasional kantor kampung, sekolah, fasilitas kesehatan, hingga berbagai layanan publik lainnya. Namun, jika semakin banyak perangkat dan pengguna yang mengakses jaringan dalam waktu bersamaan, maka kecepatan internet akan menyesuaikan dengan beban penggunaan

    "Kalau hanya melihat angka, 30 Mbps sebenarnya sudah cukup untuk mendukung aktivitas pelayanan," tuturnya.

    Sementara itu, dirinya juga menjelaskan, selain jumlah pengguna, faktor teknis lain juga turut berpengaruh terhadap kualitas koneksi. Gangguan pada jaringan utama maupun tingginya trafik internet pada jam-jam tertentu juga dapat menyebabkan akses internet menjadi lebih lambat, meskipun kapasitas bandwidth telah ditingkatkan.

    "Karena itu masyarakat kadang merasakan internet lambat, padahal penyebabnya bukan hanya kapasitas bandwidth, tapi juga jumlah pengguna dan kondisi jaringan saat itu," katanya.

    Didi mengatakan, sebagian wilayah pesisir Berau telah terhubung dengan jaringan fiber optik. Namun, pengembangan infrastruktur telekomunikasi masih perlu terus dilakukan agar kualitas layanan internet semakin merata dan stabil di seluruh wilayah Kabupaten Berau.

    "Kami akan terus melakukan evaluasi dan mendorong peningkatan infrastruktur agar layanan internet bagi masyarakat semakin optimal," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Bukan Karena Bandwidth, Diskominfo Berau Sebut Ini Penyebab Internet di Pesisir Melambat

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rudianto
    14 Juli 2026 pukul 16:50 WITA

    Kepala Diskominfo Kabupaten Berau, Didi Rahmadi. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau memberikan penjelasan terkait keluhan masyarakat mengenai belum optimalnya atau lambatnya akses internet di sejumlah wilayah pesisir. Menurut Diskominfo, penyebab koneksi yang melambat tidak semata-mata disebabkan oleh kapasitas bandwidth yang tersedia.

    Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, mengatakan pemerintah daerah telah meningkatkan kapasitas internet gratis menjadi 30 Mbps untuk mendukung berbagai layanan publik. Namun, kapasitas tersebut digunakan secara bersamaan oleh banyak pengguna sehingga berdampak pada kecepatan akses.

    "Ketika koneksi itu harus dibagi untuk banyak pengguna dan beberapa layanan sekaligus, tentu kecepatannya akan berkurang," ujar Didi.

    Ia menjelaskan bahwa internet pemerintah saat ini diprioritaskan untuk menunjang operasional kantor kampung, sekolah, fasilitas kesehatan, hingga berbagai layanan publik lainnya. Namun, jika semakin banyak perangkat dan pengguna yang mengakses jaringan dalam waktu bersamaan, maka kecepatan internet akan menyesuaikan dengan beban penggunaan

    "Kalau hanya melihat angka, 30 Mbps sebenarnya sudah cukup untuk mendukung aktivitas pelayanan," tuturnya.

    Sementara itu, dirinya juga menjelaskan, selain jumlah pengguna, faktor teknis lain juga turut berpengaruh terhadap kualitas koneksi. Gangguan pada jaringan utama maupun tingginya trafik internet pada jam-jam tertentu juga dapat menyebabkan akses internet menjadi lebih lambat, meskipun kapasitas bandwidth telah ditingkatkan.

    "Karena itu masyarakat kadang merasakan internet lambat, padahal penyebabnya bukan hanya kapasitas bandwidth, tapi juga jumlah pengguna dan kondisi jaringan saat itu," katanya.

    Didi mengatakan, sebagian wilayah pesisir Berau telah terhubung dengan jaringan fiber optik. Namun, pengembangan infrastruktur telekomunikasi masih perlu terus dilakukan agar kualitas layanan internet semakin merata dan stabil di seluruh wilayah Kabupaten Berau.

    "Kami akan terus melakukan evaluasi dan mendorong peningkatan infrastruktur agar layanan internet bagi masyarakat semakin optimal," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)