Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Bapenda Berau Dekatkan Layanan Pajak, Bayar PBB-P2 Bisa Pakai QRIS di CFD

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    31 Agustus 2026 pukul 13:34 WITA

    Layanan pembayaran PBB-P2 di kawasan CFD Tepian Ahmad Yani setiap Minggu. (Foto: Bapenda Berau)

    Tanjung Redeb - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Berau terus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui program Bapenda Jemput Bola. Layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) kini hadir di kawasan Car Free Day (CFD) Tepian Ahmad Yani setiap Minggu.

    Kehadiran layanan tersebut memberikan pilihan yang lebih praktis bagi masyarakat untuk menunaikan kewajiban pajak. Warga tidak perlu datang ke kantor Bapenda maupun bank karena pembayaran PBB-P2 dapat dilakukan secara non-tunai menggunakan QRIS melalui telepon seluler.

    Kepala Bapenda Berau, Djupiansyah Ganie, mengatakan layanan di CFD merupakan bagian dari upaya mengingatkan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kemudahan pembayaran pajak.

    "Setiap minggu kita ada di CFD. Kita bukan semata-mata melakukan penagihan, tetapi mengingatkan masyarakat bahwa sekarang sistem pembayaran jauh lebih mudah. Tidak perlu datang ke kantor atau bank, cukup menggunakan HP," ujar Djupiansyah.

    Menurutnya, kemudahan sistem pembayaran menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar PBB-P2. "Selain layanan di CFD, kami juga melakukan pendekatan langsung ke kampung, kelurahan, hingga tingkat RT," tuturnya.

    Ia pun menyampaikan bahwa Bapenda juga menggandeng Bank Indonesia (BI) dan Bankaltimtara dalam mendorong penggunaan transaksi nontunai. Kerja sama tersebut sekaligus menjadi bagian dari edukasi dan literasi keuangan digital kepada masyarakat.

    "Ketika mereka menggunakan QRIS untuk membayar PBB, mereka merasa dimudahkan. Setelah mereka bisa, harapannya mereka juga mengajak keluarga dan tetangga. Jadi secara tidak langsung mereka ikut memberikan edukasi bahwa bayar PBB sekarang lebih mudah," katanya.

    Tak hanya itu, untuk menarik minat masyarakat, dalam kegiatan atau momen perayaan tertentu juga disiapkan hadiah bagi warga yang melakukan transaksi nontunai. Namun, dirinya menegaskan tujuan utama kegiatan tetap memberikan edukasi mengenai pembayaran digital.

    Selain itu, Bapenda memberikan stimulus berupa diskon pembayaran PBB-P2. Diskon sebesar 10 persen diberikan pada periode Juni-Juli, sementara Agustus-September sebesar 5 persen.

    Djupiansyah mengatakan bahwa Layanan Bapenda Jemput Bola tersebut diupayakan terus hadir di CFD Tepian Ahmad Yani, Tanjung Redeb. Tidak menutup kemungkinan, layanan serupa juga akan dibawa ke wilayah lain ketika terdapat kegiatan atau momentum tertentu.

    "Insyaallah, nanti kita akan ada terus di CFD. Dan kita akan muncul juga di momen-momen tertentu, ya mungkin ada hadiah, kayak kemarin perayaan 17-an, bikin kegiatan-kegiatan dan kita mungkin nanti akan pindah-pindah. Bukan hanya di situ, nanti kalau misalnya perlu kita hadir di Sambaliung, di Gunung Tabur atau lokasi lainnya pada saat event-event tertentu," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Bapenda Berau Dekatkan Layanan Pajak, Bayar PBB-P2 Bisa Pakai QRIS di CFD

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    31 Agustus 2026 pukul 13:34 WITA

    Layanan pembayaran PBB-P2 di kawasan CFD Tepian Ahmad Yani setiap Minggu. (Foto: Bapenda Berau)

    Tanjung Redeb - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Berau terus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui program Bapenda Jemput Bola. Layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) kini hadir di kawasan Car Free Day (CFD) Tepian Ahmad Yani setiap Minggu.

    Kehadiran layanan tersebut memberikan pilihan yang lebih praktis bagi masyarakat untuk menunaikan kewajiban pajak. Warga tidak perlu datang ke kantor Bapenda maupun bank karena pembayaran PBB-P2 dapat dilakukan secara non-tunai menggunakan QRIS melalui telepon seluler.

    Kepala Bapenda Berau, Djupiansyah Ganie, mengatakan layanan di CFD merupakan bagian dari upaya mengingatkan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kemudahan pembayaran pajak.

    "Setiap minggu kita ada di CFD. Kita bukan semata-mata melakukan penagihan, tetapi mengingatkan masyarakat bahwa sekarang sistem pembayaran jauh lebih mudah. Tidak perlu datang ke kantor atau bank, cukup menggunakan HP," ujar Djupiansyah.

    Menurutnya, kemudahan sistem pembayaran menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar PBB-P2. "Selain layanan di CFD, kami juga melakukan pendekatan langsung ke kampung, kelurahan, hingga tingkat RT," tuturnya.

    Ia pun menyampaikan bahwa Bapenda juga menggandeng Bank Indonesia (BI) dan Bankaltimtara dalam mendorong penggunaan transaksi nontunai. Kerja sama tersebut sekaligus menjadi bagian dari edukasi dan literasi keuangan digital kepada masyarakat.

    "Ketika mereka menggunakan QRIS untuk membayar PBB, mereka merasa dimudahkan. Setelah mereka bisa, harapannya mereka juga mengajak keluarga dan tetangga. Jadi secara tidak langsung mereka ikut memberikan edukasi bahwa bayar PBB sekarang lebih mudah," katanya.

    Tak hanya itu, untuk menarik minat masyarakat, dalam kegiatan atau momen perayaan tertentu juga disiapkan hadiah bagi warga yang melakukan transaksi nontunai. Namun, dirinya menegaskan tujuan utama kegiatan tetap memberikan edukasi mengenai pembayaran digital.

    Selain itu, Bapenda memberikan stimulus berupa diskon pembayaran PBB-P2. Diskon sebesar 10 persen diberikan pada periode Juni-Juli, sementara Agustus-September sebesar 5 persen.

    Djupiansyah mengatakan bahwa Layanan Bapenda Jemput Bola tersebut diupayakan terus hadir di CFD Tepian Ahmad Yani, Tanjung Redeb. Tidak menutup kemungkinan, layanan serupa juga akan dibawa ke wilayah lain ketika terdapat kegiatan atau momentum tertentu.

    "Insyaallah, nanti kita akan ada terus di CFD. Dan kita akan muncul juga di momen-momen tertentu, ya mungkin ada hadiah, kayak kemarin perayaan 17-an, bikin kegiatan-kegiatan dan kita mungkin nanti akan pindah-pindah. Bukan hanya di situ, nanti kalau misalnya perlu kita hadir di Sambaliung, di Gunung Tabur atau lokasi lainnya pada saat event-event tertentu," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)