Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Berau
Produk UMKM kampung di Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) terus berupaya membangun kemandirian ekonomi kampung melalui pengembangan produk unggulan.
Program tersebut menjadi salah satu strategi untuk memaksimalkan potensi lokal sekaligus memperkuat daya saing Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di setiap kampung.
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita mengatakan setiap kampung didorong memiliki sedikitnya satu produk unggulan yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Menurutnya, keberadaan produk unggulan akan memudahkan pemerintah dalam memberikan pembinaan, sekaligus memperkuat identitas ekonomi masing-masing kampung.
"Setiap kampung setidaknya memiliki satu produk unggulan yang bisa dimaksimalkan. Dengan begitu, potensi yang dimiliki akan lebih terarah untuk dikembangkan dan memiliki daya saing," ujar Eva.
Untuk merealisasikan program tersebut, pihaknya pun terus melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan guna memetakan potensi yang dimiliki setiap kampung.
"Pendampingan juga kami berikan kepada pelaku UMKM, mulai dari peningkatan kualitas produksi, desain kemasan hingga strategi pemasaran agar produk mampu menembus pasar yang lebih luas," tuturnya.
Dirinya menilai, selama ini banyak potensi ekonomi di kampung yang berkembang tanpa fokus, sehingga belum memberikan hasil yang optimal. Melalui program satu kampung satu produk unggulan, setiap wilayah diharapkan mampu mengembangkan komoditas terbaiknya secara lebih terarah.
"Dengan adanya produk unggulan, kampung akan lebih fokus dalam mengembangkan potensinya. Dari satu produk yang berhasil dikembangkan, akan tumbuh usaha-usaha lain yang ikut menggerakkan perekonomian masyarakat," katanya.
Ia juga menyoroti sektor perikanan yang masih menjadi salah satu kekuatan ekonomi Berau yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi berbagai produk olahan bernilai tambah. Potensi tersebut dinilai mampu meningkatkan pendapatan masyarakat apabila dikelola secara maksimal.
"Sektor perikanan kita cukup besar dan ke depan harus digarap lebih maksimal oleh kampung," jelasnya.
Eva berharap melalui pemetaan potensi yang tepat dan pendampingan secara berkelanjutan, program tersebut mampu melahirkan kampung-kampung yang mandiri secara ekonomi.
"Selain meningkatkan daya saing UMKM, kami juga berharap dapat membuka lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan," tandasnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Berau

Produk UMKM kampung di Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) terus berupaya membangun kemandirian ekonomi kampung melalui pengembangan produk unggulan.
Program tersebut menjadi salah satu strategi untuk memaksimalkan potensi lokal sekaligus memperkuat daya saing Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di setiap kampung.
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita mengatakan setiap kampung didorong memiliki sedikitnya satu produk unggulan yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Menurutnya, keberadaan produk unggulan akan memudahkan pemerintah dalam memberikan pembinaan, sekaligus memperkuat identitas ekonomi masing-masing kampung.
"Setiap kampung setidaknya memiliki satu produk unggulan yang bisa dimaksimalkan. Dengan begitu, potensi yang dimiliki akan lebih terarah untuk dikembangkan dan memiliki daya saing," ujar Eva.
Untuk merealisasikan program tersebut, pihaknya pun terus melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan guna memetakan potensi yang dimiliki setiap kampung.
"Pendampingan juga kami berikan kepada pelaku UMKM, mulai dari peningkatan kualitas produksi, desain kemasan hingga strategi pemasaran agar produk mampu menembus pasar yang lebih luas," tuturnya.
Dirinya menilai, selama ini banyak potensi ekonomi di kampung yang berkembang tanpa fokus, sehingga belum memberikan hasil yang optimal. Melalui program satu kampung satu produk unggulan, setiap wilayah diharapkan mampu mengembangkan komoditas terbaiknya secara lebih terarah.
"Dengan adanya produk unggulan, kampung akan lebih fokus dalam mengembangkan potensinya. Dari satu produk yang berhasil dikembangkan, akan tumbuh usaha-usaha lain yang ikut menggerakkan perekonomian masyarakat," katanya.
Ia juga menyoroti sektor perikanan yang masih menjadi salah satu kekuatan ekonomi Berau yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi berbagai produk olahan bernilai tambah. Potensi tersebut dinilai mampu meningkatkan pendapatan masyarakat apabila dikelola secara maksimal.
"Sektor perikanan kita cukup besar dan ke depan harus digarap lebih maksimal oleh kampung," jelasnya.
Eva berharap melalui pemetaan potensi yang tepat dan pendampingan secara berkelanjutan, program tersebut mampu melahirkan kampung-kampung yang mandiri secara ekonomi.
"Selain meningkatkan daya saing UMKM, kami juga berharap dapat membuka lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan," tandasnya. (Adv)
(Sf/Lo)