Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Bahas Kebutuhan Petani, DTPHP Berau Sosialisasikan e-RDKK dan Bantuan Alsintan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    12 Oktober 2026 pukul 13:15 WITA

    Kegiatan Rembuk Tani di Kampung Labanan Jaya, Kecamatan Teluk Bayur, beberapa waktu lalu. (Foto: DTPHP Berau)

    Tanjung Redeb - Sosialisasi pupuk bersubsidi dan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) menjadi salah satu agenda Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Berau dalam kegiatan Rembuk Tani di Kampung Labanan Jaya, Kecamatan Teluk Bayur, beberapa waktu lalu.

    Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala DTPHP Berau, Lita Handini, bersama jajaran Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian serta Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura dan di dampingi Kepala Kampung Labanan Jaya, Rokhmat Kholis.

    Kepala DTPHP Berau, Lita Handini, mengatakan pertemuan Rembuk Tani tersebut dimanfaatkan sebagai ruang diskusi antara pemerintah dan petani untuk membahas perkembangan sektor pertanian, termasuk penyampaian informasi mengenai program bantuan yang mendukung kebutuhan usaha tani.

    "Melalui Rembuk Tani, kami dapat berdiskusi dan bersilaturahmi bersama para petani, sekaligus membahas berbagai perkembangan sektor pertanian di Kampung Labanan Jaya," ujar Lita.

    Dalam kesempatan itu, ia pun menyampaikan sosialisasi terkait sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) untuk pupuk bersubsidi. Pembahasan juga mencakup penyaluran alsintan serta berbagai bantuan pemerintah lainnya bagi petani.

    "Informasi tersebut kami sampaikan agar petani memperoleh pemahaman mengenai program dan kebijakan pemerintah di sektor pertanian," tambahnya.

    Menurutnya, dengan adanya komunikasi yang terjalin, kebutuhan petani di lapangan juga dapat menjadi bagian dari pembahasan dalam mendukung pelaksanaan program pertanian. Sehingga, kegiatan seperti ini dapat memperkuat koordinasi pemerintah daerah dan petani, agar berbagai program yang dijalankan bisa tersampaikan dengan baik.

    Lita berharap kegiatan Rembuk Tani dapat menjadi sarana menjaga hubungan dan koordinasi dengan petani, juga mendukung pengembangan sektor pertanian agar semakin produktif dan berkelanjutan.

    "Kami berharap komunikasi dan sinergi antara pemerintah dan petani semakin baik. Dengan begitu, program dan kebijakan di bidang pertanian dapat tersampaikan serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani di Kabupaten Berau," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Bahas Kebutuhan Petani, DTPHP Berau Sosialisasikan e-RDKK dan Bantuan Alsintan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    12 Oktober 2026 pukul 13:15 WITA

    Kegiatan Rembuk Tani di Kampung Labanan Jaya, Kecamatan Teluk Bayur, beberapa waktu lalu. (Foto: DTPHP Berau)

    Tanjung Redeb - Sosialisasi pupuk bersubsidi dan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) menjadi salah satu agenda Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Berau dalam kegiatan Rembuk Tani di Kampung Labanan Jaya, Kecamatan Teluk Bayur, beberapa waktu lalu.

    Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala DTPHP Berau, Lita Handini, bersama jajaran Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian serta Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura dan di dampingi Kepala Kampung Labanan Jaya, Rokhmat Kholis.

    Kepala DTPHP Berau, Lita Handini, mengatakan pertemuan Rembuk Tani tersebut dimanfaatkan sebagai ruang diskusi antara pemerintah dan petani untuk membahas perkembangan sektor pertanian, termasuk penyampaian informasi mengenai program bantuan yang mendukung kebutuhan usaha tani.

    "Melalui Rembuk Tani, kami dapat berdiskusi dan bersilaturahmi bersama para petani, sekaligus membahas berbagai perkembangan sektor pertanian di Kampung Labanan Jaya," ujar Lita.

    Dalam kesempatan itu, ia pun menyampaikan sosialisasi terkait sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) untuk pupuk bersubsidi. Pembahasan juga mencakup penyaluran alsintan serta berbagai bantuan pemerintah lainnya bagi petani.

    "Informasi tersebut kami sampaikan agar petani memperoleh pemahaman mengenai program dan kebijakan pemerintah di sektor pertanian," tambahnya.

    Menurutnya, dengan adanya komunikasi yang terjalin, kebutuhan petani di lapangan juga dapat menjadi bagian dari pembahasan dalam mendukung pelaksanaan program pertanian. Sehingga, kegiatan seperti ini dapat memperkuat koordinasi pemerintah daerah dan petani, agar berbagai program yang dijalankan bisa tersampaikan dengan baik.

    Lita berharap kegiatan Rembuk Tani dapat menjadi sarana menjaga hubungan dan koordinasi dengan petani, juga mendukung pengembangan sektor pertanian agar semakin produktif dan berkelanjutan.

    "Kami berharap komunikasi dan sinergi antara pemerintah dan petani semakin baik. Dengan begitu, program dan kebijakan di bidang pertanian dapat tersampaikan serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani di Kabupaten Berau," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)