Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Asah Keterampilan Menjahit, Diskoperindag Berau Buka Peluang Usaha bagi Warga

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    02 Agustus 2026 pukul 11:02 WITA

    Kegiatan pelatihan menjahit bagi masyarakat Kecamatan Tanjung Redeb. (Foto: Dok Diskoperindag Berau)

    Tanjung Redeb - Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau menggelar pelatihan menjahit bagi masyarakat Kecamatan Tanjung Redeb, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam membekali masyarakat dengan keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha.

    Sebanyak 20 peserta mengikuti pelatihan tersebut dan seluruhnya merupakan warga Kecamatan Tanjung Redeb. Mengingat para peserta masih berstatus pemula, materi pelatihan juga difokuskan pada pengenalan teknik dasar menjahit sebagai bekal awal untuk meningkatkan kemampuan.

    Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, mengatakan pelatihan menjahit merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Berau dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat melalui pengembangan keterampilan.

    "Peserta pelatihan berjumlah 20 orang dan seluruhnya merupakan warga Kecamatan Tanjung Redeb. Karena semuanya masih pemula, pelatihan yang diberikan merupakan pelatihan tingkat dasar," ujar Eva.

    Ia juga menyampaikan, keterampilan menjahit memiliki prospek yang menjanjikan karena kebutuhan masyarakat terhadap jasa jahit dan produk sandang terus ada. Karena itu, peserta diharapkan tidak hanya menguasai teknik dasar, tetapi juga mampu melihat peluang usaha dari keterampilan yang dimiliki.

    "Kami berharap pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan dasar dan teknik menjahit, tetapi juga menumbuhkan semangat berwirausaha, kreativitas, serta menghasilkan produk yang berkualitas dan memiliki daya saing. Keterampilan menjahit ini peluang usaha yang terus dibutuhkan, sehingga apabila ditekuni dengan baik dapat menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan," tuturnya.

    Oleh karena itu, Eva pun mengimbau seluruh peserta agar menjadikan pelatihan ini sebagai langkah awal untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Menurutnya, keterampilan akan berkembang apabila terus diasah melalui praktik yang berkelanjutan.

    "Kami berharap para peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar, berdiskusi, dan menggali pengalaman dari para instruktur. Ilmu yang diperoleh harus terus dikembangkan dan dipraktikkan setelah pelatihan selesai," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Diskominfo Kabupaten Berau

    Asah Keterampilan Menjahit, Diskoperindag Berau Buka Peluang Usaha bagi Warga

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    02 Agustus 2026 pukul 11:02 WITA

    Kegiatan pelatihan menjahit bagi masyarakat Kecamatan Tanjung Redeb. (Foto: Dok Diskoperindag Berau)

    Tanjung Redeb - Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau menggelar pelatihan menjahit bagi masyarakat Kecamatan Tanjung Redeb, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam membekali masyarakat dengan keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha.

    Sebanyak 20 peserta mengikuti pelatihan tersebut dan seluruhnya merupakan warga Kecamatan Tanjung Redeb. Mengingat para peserta masih berstatus pemula, materi pelatihan juga difokuskan pada pengenalan teknik dasar menjahit sebagai bekal awal untuk meningkatkan kemampuan.

    Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, mengatakan pelatihan menjahit merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Berau dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat melalui pengembangan keterampilan.

    "Peserta pelatihan berjumlah 20 orang dan seluruhnya merupakan warga Kecamatan Tanjung Redeb. Karena semuanya masih pemula, pelatihan yang diberikan merupakan pelatihan tingkat dasar," ujar Eva.

    Ia juga menyampaikan, keterampilan menjahit memiliki prospek yang menjanjikan karena kebutuhan masyarakat terhadap jasa jahit dan produk sandang terus ada. Karena itu, peserta diharapkan tidak hanya menguasai teknik dasar, tetapi juga mampu melihat peluang usaha dari keterampilan yang dimiliki.

    "Kami berharap pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan dasar dan teknik menjahit, tetapi juga menumbuhkan semangat berwirausaha, kreativitas, serta menghasilkan produk yang berkualitas dan memiliki daya saing. Keterampilan menjahit ini peluang usaha yang terus dibutuhkan, sehingga apabila ditekuni dengan baik dapat menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan," tuturnya.

    Oleh karena itu, Eva pun mengimbau seluruh peserta agar menjadikan pelatihan ini sebagai langkah awal untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Menurutnya, keterampilan akan berkembang apabila terus diasah melalui praktik yang berkelanjutan.

    "Kami berharap para peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar, berdiskusi, dan menggali pengalaman dari para instruktur. Ilmu yang diperoleh harus terus dikembangkan dan dipraktikkan setelah pelatihan selesai," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)