Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Berau
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi. (Foto:Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau memastikan seluruh 100 kampung di wilayahnya kini telah terhubung dengan layanan internet. Program pemerataan jaringan yang telah rampung tersebut kini memasuki tahap peningkatan kualitas, dengan fokus utama menjaga stabilitas koneksi agar layanan tetap optimal.
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, mengatakan hingga 2026 telah terpasang sebanyak 1.502 titik interkoneksi dengan rata-rata kapasitas bandwidth mencapai 30 Mbps. Jaringan tersebut dibangun secara bertahap dengan memprioritaskan kantor pemerintahan kampung, sekolah, fasilitas kesehatan, hingga kantor kecamatan sebelum diperluas ke ruang publik.
"Rata-rata tahun 2026 kekuatan jaringan sudah 30 Mbps. Jadi kampung, kelurahan, kecamatan, sudah semua, alhamdulillah," ujar Didi.
Menurutnya, keberhasilan menjangkau seluruh kampung menjadi langkah penting dalam mendukung pemerataan layanan digital di Kabupaten Berau. Akses internet diharapkan mampu mempercepat pelayanan pemerintahan, mendukung proses belajar mengajar, pelayanan kesehatan, hingga memudahkan masyarakat memperoleh berbagai layanan berbasis digital.
Meski seluruh kampung telah terhubung internet, tantangan masih ditemui di sejumlah wilayah pedalaman. Beberapa titik masih bergantung pada panel surya sebagai sumber listrik karena belum terjangkau jaringan PLN. Kondisi cuaca yang kurang mendukung dapat memengaruhi pasokan daya sehingga berdampak pada operasional perangkat internet.
"Kalau cuaca mendung atau hujan dalam waktu yang cukup lama, daya dari panel surya berkurang sehingga bisa memengaruhi kinerja perangkat di lapangan," jelasnya.
Selain itu, ia menyampaikan luasnya wilayah Kabupaten Berau membuat sebagian distribusi jaringan masih menggunakan sistem radio nirkabel. Jarak antarlokasi yang cukup jauh menyebabkan kualitas sinyal tidak selalu stabil.
"Kalau yang pakai radio itu karena jaraknya terlalu jauh, kadang-kadang memang sinyal hidup tenggelam. Jadi itu beberapa tantangan yang masih kami hadapi," katanya.
Oleh karena itu, Didi mengatakan bahwa untuk mengatasi kendala tersebut, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan pemeliharaan jaringan secara berkala. Langkah ini dilakukan agar kualitas koneksi tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.
"Setelah pemerataan akses internet tercapai, fokus kami sekarang adalah memastikan jaringan tetap stabil dan andal sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu," tutupnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Berau

Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi. (Foto:Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau memastikan seluruh 100 kampung di wilayahnya kini telah terhubung dengan layanan internet. Program pemerataan jaringan yang telah rampung tersebut kini memasuki tahap peningkatan kualitas, dengan fokus utama menjaga stabilitas koneksi agar layanan tetap optimal.
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, mengatakan hingga 2026 telah terpasang sebanyak 1.502 titik interkoneksi dengan rata-rata kapasitas bandwidth mencapai 30 Mbps. Jaringan tersebut dibangun secara bertahap dengan memprioritaskan kantor pemerintahan kampung, sekolah, fasilitas kesehatan, hingga kantor kecamatan sebelum diperluas ke ruang publik.
"Rata-rata tahun 2026 kekuatan jaringan sudah 30 Mbps. Jadi kampung, kelurahan, kecamatan, sudah semua, alhamdulillah," ujar Didi.
Menurutnya, keberhasilan menjangkau seluruh kampung menjadi langkah penting dalam mendukung pemerataan layanan digital di Kabupaten Berau. Akses internet diharapkan mampu mempercepat pelayanan pemerintahan, mendukung proses belajar mengajar, pelayanan kesehatan, hingga memudahkan masyarakat memperoleh berbagai layanan berbasis digital.
Meski seluruh kampung telah terhubung internet, tantangan masih ditemui di sejumlah wilayah pedalaman. Beberapa titik masih bergantung pada panel surya sebagai sumber listrik karena belum terjangkau jaringan PLN. Kondisi cuaca yang kurang mendukung dapat memengaruhi pasokan daya sehingga berdampak pada operasional perangkat internet.
"Kalau cuaca mendung atau hujan dalam waktu yang cukup lama, daya dari panel surya berkurang sehingga bisa memengaruhi kinerja perangkat di lapangan," jelasnya.
Selain itu, ia menyampaikan luasnya wilayah Kabupaten Berau membuat sebagian distribusi jaringan masih menggunakan sistem radio nirkabel. Jarak antarlokasi yang cukup jauh menyebabkan kualitas sinyal tidak selalu stabil.
"Kalau yang pakai radio itu karena jaraknya terlalu jauh, kadang-kadang memang sinyal hidup tenggelam. Jadi itu beberapa tantangan yang masih kami hadapi," katanya.
Oleh karena itu, Didi mengatakan bahwa untuk mengatasi kendala tersebut, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan pemeliharaan jaringan secara berkala. Langkah ini dilakukan agar kualitas koneksi tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.
"Setelah pemerataan akses internet tercapai, fokus kami sekarang adalah memastikan jaringan tetap stabil dan andal sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu," tutupnya. (Adv)
(Sf/Rs)