Cari disini...
Dinas PMPD Prov Kaltim
Terdapat 5 kategori status desa. Eskalasi status desa di Kaltim, terus naik. Ilustrasi desa. (freepik.com)
Samarinda - Sebagai wilayah dengan geografis yang luas, Kaltim tercatat memiliki total 841 desa. Dari angka itu, belum semuanya berstatus maju. Kategorisasi ini, didasarkan kepada Indeks Desa Membangun (IDM).
Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Desa dan Kawasan Pedesaan Aswanda menyebut,
IDM dijadikan acuan untuk menentukan sebuah desa bisa dikategorikan dalam 5 kategori, yakni sangat tertinggal, tertinggal, berkembang, maju dan mandiri.
“Saat ini ada 841 desa yang terdiri dari 209 desa mandiri, 364 desa maju, 263 desa berkembang dan 5 desa tertinggal yang ada di Kaltim,” ujar Aswanda, Jumat (1/12/2023).
Aswanda menerangkan pada tiap tahun terdapat kemajuan. Di mana, menurut data DPMPD Kaltim di tahun 2019, ada sebanyak 23 desa sangat tertinggal. Tahun 2020 hanya empat, dan pada 2021 hanya tersisa satu, kemudian tidak ada sama sekali pada tahun-tahun berikutnya.
Sedangkan untuk desa berkembang pada 2019 ada 285 desa, tahun 2020 ada 128 desa, tahun 2021 ada 54 desa, tahun 2022 17 desa dan menyisahkan 5 desa pada tahun ini.
“Sementara untuk desa berkembang pada data 2019 menunjukkan ada 415 desa, tahun 2020 ada 456 desa, tahun 2021 ada 387, tahun 2022 ada 339 desa dan 2023 ada 263 desa,” urainya.
Untuk desa maju, Aswanda membeberkan bahwa ada 107 desa dengan status maju pad atahun 2019, tahun 2020 ada 202 desa, tahun 2021 ada 212 desa, tahun 2022 ada 349 desa dan 364 desa di tahun 2023 ini.
Khusus untuk desa mandiri ini baru ada 11 desa di tahun 2019, 51 desa di tahun 2020, 87 desa tahun 2021, 136 desa di tahun 2022 dan 209 desa pada tahun 2023.
“Tentu kami menginginkan semua desa bisa terus naik status, tetapi juga harus ada beberapa penunjang untuk menaikkan IDM yang harus dipenuhi, itu yang sedang kami dan pemerintah daerah sedang lakukan,” pungkasnya.(Sf/Rs/ADV)
Cari disini...
Dinas PMPD Prov Kaltim

Terdapat 5 kategori status desa. Eskalasi status desa di Kaltim, terus naik. Ilustrasi desa. (freepik.com)
Samarinda - Sebagai wilayah dengan geografis yang luas, Kaltim tercatat memiliki total 841 desa. Dari angka itu, belum semuanya berstatus maju. Kategorisasi ini, didasarkan kepada Indeks Desa Membangun (IDM).
Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Desa dan Kawasan Pedesaan Aswanda menyebut,
IDM dijadikan acuan untuk menentukan sebuah desa bisa dikategorikan dalam 5 kategori, yakni sangat tertinggal, tertinggal, berkembang, maju dan mandiri.
“Saat ini ada 841 desa yang terdiri dari 209 desa mandiri, 364 desa maju, 263 desa berkembang dan 5 desa tertinggal yang ada di Kaltim,” ujar Aswanda, Jumat (1/12/2023).
Aswanda menerangkan pada tiap tahun terdapat kemajuan. Di mana, menurut data DPMPD Kaltim di tahun 2019, ada sebanyak 23 desa sangat tertinggal. Tahun 2020 hanya empat, dan pada 2021 hanya tersisa satu, kemudian tidak ada sama sekali pada tahun-tahun berikutnya.
Sedangkan untuk desa berkembang pada 2019 ada 285 desa, tahun 2020 ada 128 desa, tahun 2021 ada 54 desa, tahun 2022 17 desa dan menyisahkan 5 desa pada tahun ini.
“Sementara untuk desa berkembang pada data 2019 menunjukkan ada 415 desa, tahun 2020 ada 456 desa, tahun 2021 ada 387, tahun 2022 ada 339 desa dan 2023 ada 263 desa,” urainya.
Untuk desa maju, Aswanda membeberkan bahwa ada 107 desa dengan status maju pad atahun 2019, tahun 2020 ada 202 desa, tahun 2021 ada 212 desa, tahun 2022 ada 349 desa dan 364 desa di tahun 2023 ini.
Khusus untuk desa mandiri ini baru ada 11 desa di tahun 2019, 51 desa di tahun 2020, 87 desa tahun 2021, 136 desa di tahun 2022 dan 209 desa pada tahun 2023.
“Tentu kami menginginkan semua desa bisa terus naik status, tetapi juga harus ada beberapa penunjang untuk menaikkan IDM yang harus dipenuhi, itu yang sedang kami dan pemerintah daerah sedang lakukan,” pungkasnya.(Sf/Rs/ADV)