Cari disini...
Dinas PMPD Prov Kaltim
Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda DPMPD Kaltim, Muriyanto. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Sumber daya alam (SDA) menjadi modal utama dalam peningkatan desa di Kalimantan Timur (Kaltim).
Hal ini disampaikan oleh Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda, Muriyanto, di Kantor DPMPD Kaltim, Samarinda, Jumat (1/12/2023).
Menurut Muriyanto, SDA yang dimiliki oleh desa merupakan aset yang dapat dikelola dan dikembangkan untuk kesejahteraan dan keberlanjutan desa.
Ia mencontohkan beberapa SDA yang berpotensi di desa, seperti emisi karbon, pertanian, perkebunan, dan perikanan.
"Emisi karbon adalah salah satu SDA yang bisa dimanfaatkan oleh desa untuk terlibat dalam pengelolaan lingkungan dan mendapatkan insentif dari pemerintah. Selain itu, pertanian, perkebunan, dan perikanan juga merupakan sektor yang bisa menghasilkan pendapatan dan pangan bagi warga desa," jelasnya.
Ia mengatakan bahwa DPMPD Kaltim berperan dalam memberikan bantuan dan fasilitasi kepada desa-desa dalam mengelola SDA mereka.
Ia menambahkan bahwa DPMPD Kaltim juga berkolaborasi dengan berbagai pihak, seperti perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan organisasi masyarakat sipil, untuk memberikan dukungan teknis dan inovasi kepada desa-desa.
"Kami ingin desa-desa di Kaltim bisa mandiri dan maju dengan memanfaatkan SDA mereka secara optimal dan berkelanjutan. Kami juga ingin desa-desa bisa berkontribusi dalam menjaga dan melestarikan lingkungan Kaltim yang kaya dan indah," ujarnya.
Selain itu, Muriyanto mengatakan bahwa untuk mengelola SDA, desa-desa perlu mengetahui dan mengerti peluang dan tantangan yang ada di Kaltim. Ia mengingatkan bahwa desa-desa tidak boleh merusak atau menghabisi SDA mereka, karena hal itu akan berdampak buruk bagi lingkungan dan generasi mendatang.
"Desa-desa harus bijak dan bertanggung jawab dalam mengelola SDA mereka. Desa-desa harus menjaga keseimbangan antara pemanfaatan dan pelestarian SDA. Desa-desa harus mencintai bumi Kaltim, karena bumi Kaltim akan memberikan kekayaan dan kesejahteraan bagi mereka," tutur Muriyanto.
(SF/RS/Adv)
Cari disini...
Dinas PMPD Prov Kaltim

Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda DPMPD Kaltim, Muriyanto. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Sumber daya alam (SDA) menjadi modal utama dalam peningkatan desa di Kalimantan Timur (Kaltim).
Hal ini disampaikan oleh Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda, Muriyanto, di Kantor DPMPD Kaltim, Samarinda, Jumat (1/12/2023).
Menurut Muriyanto, SDA yang dimiliki oleh desa merupakan aset yang dapat dikelola dan dikembangkan untuk kesejahteraan dan keberlanjutan desa.
Ia mencontohkan beberapa SDA yang berpotensi di desa, seperti emisi karbon, pertanian, perkebunan, dan perikanan.
"Emisi karbon adalah salah satu SDA yang bisa dimanfaatkan oleh desa untuk terlibat dalam pengelolaan lingkungan dan mendapatkan insentif dari pemerintah. Selain itu, pertanian, perkebunan, dan perikanan juga merupakan sektor yang bisa menghasilkan pendapatan dan pangan bagi warga desa," jelasnya.
Ia mengatakan bahwa DPMPD Kaltim berperan dalam memberikan bantuan dan fasilitasi kepada desa-desa dalam mengelola SDA mereka.
Ia menambahkan bahwa DPMPD Kaltim juga berkolaborasi dengan berbagai pihak, seperti perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan organisasi masyarakat sipil, untuk memberikan dukungan teknis dan inovasi kepada desa-desa.
"Kami ingin desa-desa di Kaltim bisa mandiri dan maju dengan memanfaatkan SDA mereka secara optimal dan berkelanjutan. Kami juga ingin desa-desa bisa berkontribusi dalam menjaga dan melestarikan lingkungan Kaltim yang kaya dan indah," ujarnya.
Selain itu, Muriyanto mengatakan bahwa untuk mengelola SDA, desa-desa perlu mengetahui dan mengerti peluang dan tantangan yang ada di Kaltim. Ia mengingatkan bahwa desa-desa tidak boleh merusak atau menghabisi SDA mereka, karena hal itu akan berdampak buruk bagi lingkungan dan generasi mendatang.
"Desa-desa harus bijak dan bertanggung jawab dalam mengelola SDA mereka. Desa-desa harus menjaga keseimbangan antara pemanfaatan dan pelestarian SDA. Desa-desa harus mencintai bumi Kaltim, karena bumi Kaltim akan memberikan kekayaan dan kesejahteraan bagi mereka," tutur Muriyanto.
(SF/RS/Adv)