Cari disini...
Dinas PMPD Prov Kaltim
Sekretaris DPMPD Kaltim, Eka Kurniati. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Dalam upaya meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kalimantan Timur (Kaltim) menggandeng Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) untuk memperkuat program Literasi Desa.
Diketahui, program ini dirancang untuk menyediakan akses yang lebih luas terhadap berbagai sumber literatur bagi masyarakat desa di Kaltim.
Eka Kurniati, Sekretaris DPMPD Kaltim, menekankan pentingnya pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompetitif melalui peningkatan literasi. "Kami telah lama mengadvokasi pentingnya literasi bagi masyarakat desa. Banyak desa di Kaltim yang memerlukan kiriman buku untuk memicu minat baca warganya," ujar Eka pada di Samarinda, Kamis (7/12/2023).
Desa-desa di Kaltim diharapkan menjadi pusat kegiatan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik yang efisien, transparan, dan akuntabel.
"Menciptakan desa yang mandiri dalam pengelolaan pemerintahan bukanlah tugas yang mudah. Dibutuhkan kebijaksanaan dari pihak desa dan partisipasi aktif dari masyarakat," tambah Eka.
Perpustakaan Kaltim telah bertransformasi menjadi pusat pembelajaran kontekstual yang memfasilitasi pengembangan keterampilan masyarakat.
"Pemerintah Provinsi Kaltim, melalui dinas terkait, berkomitmen untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera dengan menyediakan layanan perpustakaan yang inklusif dan berorientasi sosial," jelasnya.
Program Literasi Desa ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam memajukan pendidikan dan literasi di Kaltim, sekaligus mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Dengan kolaborasi antara DPMPD dan DPKD, serta dukungan dari masyarakat, program ini diharapkan dapat menciptakan dampak positif yang signifikan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat desa di Kaltim.
(SF/RS/Adv)
Cari disini...
Dinas PMPD Prov Kaltim

Sekretaris DPMPD Kaltim, Eka Kurniati. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Dalam upaya meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kalimantan Timur (Kaltim) menggandeng Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) untuk memperkuat program Literasi Desa.
Diketahui, program ini dirancang untuk menyediakan akses yang lebih luas terhadap berbagai sumber literatur bagi masyarakat desa di Kaltim.
Eka Kurniati, Sekretaris DPMPD Kaltim, menekankan pentingnya pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompetitif melalui peningkatan literasi. "Kami telah lama mengadvokasi pentingnya literasi bagi masyarakat desa. Banyak desa di Kaltim yang memerlukan kiriman buku untuk memicu minat baca warganya," ujar Eka pada di Samarinda, Kamis (7/12/2023).
Desa-desa di Kaltim diharapkan menjadi pusat kegiatan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik yang efisien, transparan, dan akuntabel.
"Menciptakan desa yang mandiri dalam pengelolaan pemerintahan bukanlah tugas yang mudah. Dibutuhkan kebijaksanaan dari pihak desa dan partisipasi aktif dari masyarakat," tambah Eka.
Perpustakaan Kaltim telah bertransformasi menjadi pusat pembelajaran kontekstual yang memfasilitasi pengembangan keterampilan masyarakat.
"Pemerintah Provinsi Kaltim, melalui dinas terkait, berkomitmen untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera dengan menyediakan layanan perpustakaan yang inklusif dan berorientasi sosial," jelasnya.
Program Literasi Desa ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam memajukan pendidikan dan literasi di Kaltim, sekaligus mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Dengan kolaborasi antara DPMPD dan DPKD, serta dukungan dari masyarakat, program ini diharapkan dapat menciptakan dampak positif yang signifikan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat desa di Kaltim.
(SF/RS/Adv)