Dinas PMPD Prov Kaltim

    Inovasi Teknologi Desa: Langkah Baru DPMPD Kaltim untuk Pertanian dan Perkebunan

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    08 Desember 2023 pukul 13:17 WITA

    Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda DPMPD Kaltim, Muriyanto. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kalimantan Timur mengambil langkah progresif dengan mengintegrasikan teknologi inovatif dalam sektor pertanian dan perkebunan. Inisiatif ini diharapkan dapat mempercepat proses kerja dan meningkatkan hasil produksi di desa-desa.

    Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda, Muriyanto, menekankan pentingnya pengakuan terhadap teknologi yang dikembangkan oleh masyarakat desa itu sendiri. "Penghargaan terhadap karya mandiri masyarakat bukan hanya sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga sebagai motivasi untuk terus berinovasi," ujar Muriyanto di Samarinda, Jum'at (8/12/2023).

    Menurutnya, meskipun teknologi pabrik dapat direplikasi dari karya luar, karya inovatif yang asli memiliki nilai tambah karena lebih mudah dikembangkan dan disesuaikan dengan kebutuhan lokal. "Inovasi yang berasal dari pemikiran dan tangan-tangan kreatif masyarakat desa kita memiliki potensi yang luar biasa," tambahnya.

    Karya-karya teknologi yang berhasil masuk nominasi tidak hanya mendapatkan penghargaan, tetapi juga kesempatan untuk dipamerkan dalam ajang Temu Teknologi Guna (TTG) di tingkat nasional. Ini merupakan kesempatan bagi para inovator desa untuk menunjukkan kreativitas dan keunggulan teknologi mereka di hadapan audiens yang lebih luas.

    DPMPD Kaltim juga berencana untuk mendirikan Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) di setiap kecamatan. Posyantek ini diharapkan dapat menjadi pusat informasi dan pengembangan teknologi yang dapat diakses oleh masyarakat desa. "Dengan adanya Posyantek, proses inovasi dan pengembangan teknologi akan menjadi lebih efisien dan terjangkau," jelas Muriyanto.

    Penilaian dalam kompetisi TTG melibatkan berbagai pihak, termasuk perwakilan dari perguruan tinggi, pusat, dan DPMPD Kaltim sendiri. Hal ini menunjukkan komitmen penuh dari berbagai elemen masyarakat untuk mendukung kemajuan teknologi di desa.

    Acara TTG ke-9 yang berlangsung di Kota Bontang dari tanggal 9 hingga 13 Mei 2023 merupakan bagian dari Innovation Week 2023. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Kaltim untuk mendorong inovasi dan kreativitas di kalangan masyarakat desa.

    Dengan langkah-langkah ini, DPMPD Kaltim berharap dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan dan pengembangan teknologi desa, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan di Kalimantan Timur.

    (SF/RS/Adv)

    Dinas PMPD Prov Kaltim

    Inovasi Teknologi Desa: Langkah Baru DPMPD Kaltim untuk Pertanian dan Perkebunan

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    08 Desember 2023 pukul 13:17 WITA

    Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda DPMPD Kaltim, Muriyanto. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kalimantan Timur mengambil langkah progresif dengan mengintegrasikan teknologi inovatif dalam sektor pertanian dan perkebunan. Inisiatif ini diharapkan dapat mempercepat proses kerja dan meningkatkan hasil produksi di desa-desa.

    Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda, Muriyanto, menekankan pentingnya pengakuan terhadap teknologi yang dikembangkan oleh masyarakat desa itu sendiri. "Penghargaan terhadap karya mandiri masyarakat bukan hanya sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga sebagai motivasi untuk terus berinovasi," ujar Muriyanto di Samarinda, Jum'at (8/12/2023).

    Menurutnya, meskipun teknologi pabrik dapat direplikasi dari karya luar, karya inovatif yang asli memiliki nilai tambah karena lebih mudah dikembangkan dan disesuaikan dengan kebutuhan lokal. "Inovasi yang berasal dari pemikiran dan tangan-tangan kreatif masyarakat desa kita memiliki potensi yang luar biasa," tambahnya.

    Karya-karya teknologi yang berhasil masuk nominasi tidak hanya mendapatkan penghargaan, tetapi juga kesempatan untuk dipamerkan dalam ajang Temu Teknologi Guna (TTG) di tingkat nasional. Ini merupakan kesempatan bagi para inovator desa untuk menunjukkan kreativitas dan keunggulan teknologi mereka di hadapan audiens yang lebih luas.

    DPMPD Kaltim juga berencana untuk mendirikan Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) di setiap kecamatan. Posyantek ini diharapkan dapat menjadi pusat informasi dan pengembangan teknologi yang dapat diakses oleh masyarakat desa. "Dengan adanya Posyantek, proses inovasi dan pengembangan teknologi akan menjadi lebih efisien dan terjangkau," jelas Muriyanto.

    Penilaian dalam kompetisi TTG melibatkan berbagai pihak, termasuk perwakilan dari perguruan tinggi, pusat, dan DPMPD Kaltim sendiri. Hal ini menunjukkan komitmen penuh dari berbagai elemen masyarakat untuk mendukung kemajuan teknologi di desa.

    Acara TTG ke-9 yang berlangsung di Kota Bontang dari tanggal 9 hingga 13 Mei 2023 merupakan bagian dari Innovation Week 2023. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Kaltim untuk mendorong inovasi dan kreativitas di kalangan masyarakat desa.

    Dengan langkah-langkah ini, DPMPD Kaltim berharap dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan dan pengembangan teknologi desa, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan di Kalimantan Timur.

    (SF/RS/Adv)