Dinas PMPD Prov Kaltim

    DPMPD Kaltim Sambangi Desa Loa Pari untuk Program FCPF-CF

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    24 November 2023 pukul 18:19 WITA

    Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda, Muriyanto. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kalimantan Timur akan mengunjungi beberapa desa di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pekan depan untuk melanjutkan program Forest Carbon Partnership Facility Carbon Fund (FCPF-CF).

    Untuk diketahui, Program FCPF-CF adalah program kerjasama antara pemerintah Indonesia dengan Bank Dunia untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dari sektor kehutanan dan perubahan penggunaan lahan.

    Kepala DPMPD Kaltim, Anwar Sanusi, melalui Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda Muriyanto, mengatakan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk mengadopsi program FCPF-CF di Desa Loa Pari, Kecamatan Tenggarong Seberang.

    "Di sana nanti sekitar tujuh hingga sembilan desa yang kita target mengadopsi program FCPF-CF," ujarnya kepada media ini, di Samarinda, Kamis (23/11/2023).

    Ia menambahkan, selain itu, pihaknya juga akan menjalankan kegiatan berjudul Mata Pencarian Berkelanjutan untuk masyarakat, yang merupakan salah satu komponen dari program FCPF-CF.

    "Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan alternatif penghidupan yang ramah lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar hutan," jelasnya.

    Menurut Muriyanto, program FCPF-CF terdiri dari lima komponen, yaitu pengelolaan hutan, pembinaan penguatan hutan dan lahan, pengurangan deforestasi dan degradasi hutan dalam perizinan, alternatif berkelanjutan untuk masyarakat, dan manajemen atau pemantauan program.

    "Komponen terakhir lebih kepada pelaporan saja. Misalnya kalau ada pengaduan bisa langsung masuk ke lima komponen ini," tutupnya. 

    (Sf/Rs/Adv)

    Dinas PMPD Prov Kaltim

    DPMPD Kaltim Sambangi Desa Loa Pari untuk Program FCPF-CF

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    24 November 2023 pukul 18:19 WITA

    Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda, Muriyanto. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kalimantan Timur akan mengunjungi beberapa desa di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pekan depan untuk melanjutkan program Forest Carbon Partnership Facility Carbon Fund (FCPF-CF).

    Untuk diketahui, Program FCPF-CF adalah program kerjasama antara pemerintah Indonesia dengan Bank Dunia untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dari sektor kehutanan dan perubahan penggunaan lahan.

    Kepala DPMPD Kaltim, Anwar Sanusi, melalui Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda Muriyanto, mengatakan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk mengadopsi program FCPF-CF di Desa Loa Pari, Kecamatan Tenggarong Seberang.

    "Di sana nanti sekitar tujuh hingga sembilan desa yang kita target mengadopsi program FCPF-CF," ujarnya kepada media ini, di Samarinda, Kamis (23/11/2023).

    Ia menambahkan, selain itu, pihaknya juga akan menjalankan kegiatan berjudul Mata Pencarian Berkelanjutan untuk masyarakat, yang merupakan salah satu komponen dari program FCPF-CF.

    "Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan alternatif penghidupan yang ramah lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar hutan," jelasnya.

    Menurut Muriyanto, program FCPF-CF terdiri dari lima komponen, yaitu pengelolaan hutan, pembinaan penguatan hutan dan lahan, pengurangan deforestasi dan degradasi hutan dalam perizinan, alternatif berkelanjutan untuk masyarakat, dan manajemen atau pemantauan program.

    "Komponen terakhir lebih kepada pelaporan saja. Misalnya kalau ada pengaduan bisa langsung masuk ke lima komponen ini," tutupnya. 

    (Sf/Rs/Adv)